
Kurang lebih sekitar 20 menit Aldo telah sampai di mal terbesar yang ada di kota Jakarta.
Ia berjalan memasuki mal besar dan mewah tersebut lalu menuju tempat penjualan mobil, tempat yang megah tersebut memamerkan ratusan mobil dari berbagai merek terkenal seperti BMW, Ferarri, Mercedes, dan lain sebagainya.
Dengan ditemani oleh seorang sales wanita, Aldo berjalan mengitari ruangan tersebut sambil melihat-lihat mobil yang menurutnya paling cocok untuk dirinya. Harga tidak masalah bagi Aldo.
Hingga tak lama kemudian Aldo menemukan sebuah mobil Venom GT berwarna hitam metalik yang sedikit menarik perhatiannya.
Melihat Aldo yang sepertinya tertarik dengan mobil mewah tersebut, sales wanita itupun berkata untuk meyakinkan pilihan Aldo, "Sepertinya mobil ini sangat cocok dengan gaya anda, selain itu mobil ini sangat cepat dan bisa dinaiki maksimal oleh 4 orang. Sangat cocok untuk bergaya bersama dengan keluarga anda."
"Sempurna, aku ambil yang ini saja." kata Aldo lalu mengambil kartu kredit miliknya.
"Baik tuan, mohon tunggu sebentar sambil melihat-lihat mobil yang anda pilih sementara saya akan mengola pembelian terlebih dahulu." kata sales tersebut ramah menghadapi pelanggan yang berpenampilan biasa namun nyatanya sangat kaya raya itu.
Setelah wanita itu pergi, Aldo ingin melihat-lihat mobilnya namun suara perdebatan seseorang terdengar sangat nyaring di telinga Aldo sampai mengalihkan perhatiannya.
"Pokoknya aku mau mobil yang ini untuk hadiah ulang tahunku!"
"Pilih yang lain saja yank, mobil ini terlalu mahal..."
Itu adalah perdebatan sepasang kekasih yang sedang kebingungan dengan mobil pilihan mereka, dan sepertinya sang wanitalah yang bersikeras memilih untuk membeli mobil yang mahal.
*Sepertinya aku pernah mendengar suara wanita itu* - pikir Aldo lalu mencari sumber suara yang tidak jauh dari dirinya.
Disana terlihat sepasang kekasih yang sedang berdebat, seorang pria yang terlihat biasa-biasa saja namun kaya dan seorang wanita cantik namun keras kepala.
Dan Aldo mengenal wanita itu.
"Alyssa..." gumam Aldo kecil namun bisa di dengar oleh kedua orang tersebut.
"Aldo!" balas Alyssa kaget melihat keberadaan mantannya tersebut.
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan di tempat ini?" tanya Alyssa lagi.
Aldo tidak menjawab pertanyaan Alyssa melainkan melihat pria yang sekarang menjadi pacar Alyssa, ia memiliki ekspresi aneh di wajahnya ketika tahu jika Alyssa mengenal laki-laki lain.
"Yank, apa hubunganmu dengan laki-laki ini?" tanya pria itu sambil mengerutkan keningnya dan menatap Aldo kesal.
Alyssa tidak tahu harus menjawab seperti apa, jadi Aldo-lah yang menjawab pertanyaan pria itu.
"Dia pacarku beberapa bulan yang lalu dan sekarang sudah menjadi mantan." ucap Aldo.
Aldo masih ingat dengan jelas bagaimana cara wanita itu mencampakkannya di pinggir jalan yang dingin dengan alasan 'kamu terlalu baik buat aku'
Padahal nyatanya apa yang diinginkan wanita itu hanyalah seorang pria yang kaya raya dan selalu bisa membelikan dirinya barang-barang mewah.
"Oh, jadi kau adalah mantannya. Aku ingin tahu seberapa hebat orang yang pernah menjadi pacar wanita secantik Alyssa. Minggu depan Alyssa akan berulang tahun dan kau akan diundang dalam pesta tersebut. Biar kulihat apakah kau bisa membelikan hadiah sebuah mobil kepadanya." ucap pria itu sombong.
Aldo tidak menghiraukannya dan berkata, "Kami sudah tidak memiliki hubungan lagi, jadi untuk apa aku harus membelikannya hadiah?"
"Selain itu aku tahu jika kau tidak bisa membelikan Alyssa mobil keinginannya jadi kau ingin menipuku untuk membelikannya mobil, kau kira aku sebodoh itu sampai bisa ditipu oleh orang bodoh?" lanjut Aldo mencibir pria itu.
"Sudahlah! Kau belum menjawab pertanyaanku, Aldo! Untuk apa kau datang ke tempat ini?"
"Aku ingin membeli mobil, apakah tidak boleh?" jawab Aldo dengan nada yang merendahkan Alyssa.
Alyssa tidak terima dengan perlakuan Aldo kepadanya.
Alyssa sangat kesal, ini adalah pertama kalinya ia diperlakukan dengan rendah oleh Aldo padahal sebelumnya ketika mereka berdua masih pacaran, Aldo akan sangat royal kepadanya dan rela melakukan apapun untuk membuat dirinya senang.
"Membeli mobil? Kau bahkan tidak memiliki uang yang cukup untuk tempat tinggalmu, bagaimana bisa kau membeli sebuah mobil?" cibir Alyssa.
Tak berselang lama kemudian sales yang melayani Aldo datang menghampiri Aldo dengan senyuman lebar di bibirnya karena hari ini mendapatkan pelanggan yang luar biasa.
__ADS_1
Tidak hanya tampan, tapi Aldo juga telah menghabiskan sekitar 30 Miliyar untuk membeli satu buah mobil.
"Terima kasih atas kerjasamanya tuan, ini kunci mobil Venom GT yang anda beli beserta dengan berkas-berkasnya!" ucapnya senang sambil memberikan semua barang itu kepada Aldo.
Tanpa berlama-lama lagi Aldo memasuki mobil Venom GT yang dia beli lalu mengendarainya dan berhenti di depan Alyssa dan pacarnya yang keringat dingin dan membelalakkan matanya tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.
"Semoga kau mendapatkan mobil yang jauh lebih baik dariku." ejek Aldo sombong karena sejatinya tidak ada mobil yang lebih bagus lagi daripada Venom GT miliknya.
Aldo beralih ke sales wanita yang memandangnya dengan kagum lalu berkata, "Tolong Blacklist kedua orang ini dari tempat ini, atau apa perlu aku membicarakannya dengan manajermu?"
"Tidak usah tuan! Saya akan melaksanakan perintah anda dengan baik!"
"Bagus kalau begitu." kata Aldo lalu melakukan mobilnya dengan gagah ke luar ruangan.
Meninggalkan Alyssa dan pacarnya yang masih diam membatu karena tidak percaya dengan apa yang ia lihat, hingga sebuah berita di monitor televisi yang ada di dekat mereka memberitakan sesuatu yang sangat mengejutkan.
"Pemenang piala Oscar untuk penghargaan aktor terbaik tahun ini adalah Aldo dengan film yang diperankannya yaitu Cinta Bersemi Satu Malam Di Prancis!"
Kira-kira seperti itulah yang diberitakan dalam televisi dan membuat Alyssa semakin menyesal karena telah mencampakkan orang sehebat Aldo.
"Baiklah kalian berdua pergi dari tempat ini untuk selamanya..."
...
...
...
"Hah ... bagaimana mungkin aku bisa jatuh cinta pada rubah lick seperti itu..." gumam Aldo sambil menghela nafas panjang mengingat pertemuannya dengan Alyssa barusan.
Aldo melajukan mobil mewahnya di jalan raya dengan cepat dan membuat rasa kagum di hati orang-orang yang melihatnya, namun tak sedikit juga yang mengumpat Aldo karena terlalu kencang di jalan raya.
__ADS_1
Mengabaikan semua umpatan yang terjadi di jalan raya, Aldo tetap mengemudi dengan arah tujuan yaitu mansion di wilayah bukit indah.
Tak butuh waktu lama bagi Aldo untuk sampai di kaki bukit indah, mulai dari sini jalanan sudah mulai sepi dengan sedikitnya pengendara yang lewat. Pepohonan tampak sangat rindang di sisi kiri dan kanan jalanan yang menambah sensasi angker di tempat itu...