
"System, apa kau memiliki benda magis yang bisa melacak keberadaan seseorang atau semacamnya?"
[Ada Tuan!]
----------πΎπππππ----------
γKompas Pelacakγ
Peralatan magis Lv1
Dapat melacak keberadaan seseorang dalam radius 500 kilometer sesuai yang diinginkan sang pengguna.
[Harga: 100 Poin Magis]
----------πΎπππππ----------
"Ini akan sangat berguna, jadi aku membelinya!" ucap Aldo lalu membeli Kompas Pelacak dengan harga yang terbilang murah.
Tak berselang lama kemudian sebuah kompas yang terkesan antik tiba-tiba muncul di udara dan jatuh tepat di depan mata Aldo, tanpa pikir panjang ia langsung mengambil kompas tersebut dan menggunakannya untuk mencari pimpinan musuh.
Jarum kompas berputar kencang terlebih dahulu sebelum ujungnya berhenti di arah Utara yang menunjukkan jika pimpinan musuh ada di sebelah utara mansion.
Aldo kemudian langsung bergegas pergi ke arah Utara sambil terus memperhatikan kompas miliknya yang terus menuntunnya ke arah yang benar. Beberapa musuh menghadang jalannya namun dengan cepat dapat diatasi olehnya.
Sambil menuju arah Utara, Aldo juga mengabari Scarlet dan Rey soal keberadaan pimpinan musuh yang sudah dia ketahui. Scarlet dan Rey kemudian ikut bergegas ke arah Utara mansion yang sangat luas itu.
Hingga tiba di tempat dimana pimpinan musuh berada, tanpa basa-basi Aldo langsung mendobrak pintu yang terbuat dari baja keras itu dengan cara memukulnya hingga melengkung, butuh 2 pukulan bagi Aldo untuk menghancurkan pintu baja itu saking kerasnya.
"Sudah kuduga kau bukanlah orang biasa jika dilihat dari kekuatanmu..." suara seorang pria terdengar sangat berat berasal dari dalam ruangan.
Ketika debu yang dihasilkan dari hancurnya pintu baja hilang, Aldo dapat melihat seorang pria kekar dengan wajah sangarnya yang dibaluti kumis dan jenggot tebal. Dia adalah pimpinan musuh, Gerald namanya.
"Bisa kau beritahu rahasiamu menjadi sangat kuat?" tanya Gerald masih santai dalam situasi kelompoknya yang porak poranda tidak karuan. Itu sangat tidak normal.
"Tidak ada yang perlu diketahui dari orang yang akan segera mati.." balas Aldo datar lalu menodongkan pistolnya.
__ADS_1
Gerald masih tak gentar menghadapi todongan pistol Aldo, malahan dia tersenyum meremehkan, "Tetap menggunakan senjata api ketika kekuatan fisikmu sudah melampaui manusia biasa? Tidak ada yang lebih konyol dari itu..." ejeknya.
Alis Aldo sedikit berkedut mendengar ejekan Gerald, apakah dia ingin menantang Aldo dalam pertarungan satu lawan satu tanpa senjata api?
"Kalau itu maumu maka akan kuladeni kau sebelum ajal menjemputmu." kata Aldo menerima tantangan Gerald lalu menjatuhkan kedua pistol Desert Eagle miliknya ke lantai lalu berjalan menghampiri Gerald.
Gerald tersenyum tipis lalu ikut berjalan menghampiri Aldo hingga mereka berdua berhenti dalam jarak 1 meter dan saling menatap satu sama lain dengan wajah yang masih santai.
Dari ukuran badan saja Aldo sudah jauh kalah karena Gerald memiliki tinggi badan melebihi orang dewasa pada umumnya sementara otot-otot di lengannya membuat tubuhnya tampak semakin besar layaknya biarawan.
Sementara Aldo walaupun memiliki otot tubuh yang terbilang besar tapi itu masih dalam batas normal seorang pria.
"Mulailah..." Gerald memulai pertarungan dengan perkataannya.
Tak lama setelah itu Aldo mengepalkan tangannya dan langsung melayangkan tinju ke perut Gerald yang berada tepat di hadapan matanya karena tinggi mereka yang berbeda.
Awalnya Aldo mengira bisa mengalahkan Gerald hanya dengan satu pukulan seperti pria sebelum yang ia bunuh hanya dengan satu pukulan, tapi ternyata itu salah karena rupanya Gerald berhasil menghalau serangan cepat Aldo dengan kedua tangannya yang menyilang di antara perutnya.
Bugh....
*Dia bisa menghalau seranganku meskipun aku tidak mengeluarkan 100% kekuatanku, setidaknya dia memiliki poin statistik mencapai 100 atau di atasnya* - pikir Aldo menganalisis kekuatan lawannya.
Sementara itu Gerald yang sudah merasakan tangannya sudah membaik usai mengalami mati rasa yang sangat hebat mulai melangkah untuk menyerang Aldo.
Pukulan demi pukulan dapat dihindari oleh Aldo berkat kelincahannya yang sangat tinggi, namun beberapa serangan mendadak yang tidak bisa dihindari dapat Aldo tangkis dengan lengannya yang memiliki Ketahanan tinggi.
"Hyaaa!!"
Meskipun serangan Gerald terlihat membabi-buta, tapi nyatanya semua serangan itu ditujukan untuk membunuh lawannya dengan sangat efisien.
Beberapa kali ia menargetkan organ vital Aldo seperti jantung, paru-paru, dan lain sebagainya namun dapat diatasi oleh Aldo karena ia sadar akan menyakitkan kalau organ vitalnya terluka.
Bugh...
Satu pukulan dari Gerald membuat tubuh Aldo terpental namun masih berdiri tegak sambil menyilangkan tangannya untuk menangkis pukulan barusan.
__ADS_1
Nafas Gerald terengah-engah saking lelahnya, ia menatap Aldo dengan tajam sembari menganalisis tubuhnya yang mendapat pukulan bertubi-tubi darinya.
*Tidak mungkin, dia bahkan tidak mendapat luka gores apapun dari seranganku barusan*! - Gerald sangat terkejut dalam batinnya karena mendapati Aldo tidak mengalami luka sekecil apapun.
Bahkan luka memar dari pukulan pertama Aldo masih berbekas di lengan berotot Gerald, bagaimana mungkin Aldo masih belum menerima luka apapun?
Tentu saja itu berasal dari kemampuan regenerasi milik Aldo yang sudah mencapai Level 10, jadi dengan itu semua luka sekecil apapun akan langsung disembuhkan secara otomatis.
"Sepertinya kau sudah kelelahan." ejek Aldo sambil tersenyum tipis, ada kesenangan tersendiri ketika Aldo melihat musuhnya tersiksa secara batin.
"... bagaimana mungkin kau melakukan semua itu?" ucap Gerald setelah diam sejenak.
"Maksudmu?"
"Kau kira aku tidak memperhatikanmu selama ini? Aku sudah menyelidikimu semenjak kau membunuh anggotaku dengan satu pukulan. Kau hanyalah orang biasa yang menyedihkan sebelumnya tapi sekarang bisa menjadi sekuat ini sampai-sampai bergabung dengan kepolisian Prancis."
"Kau tidak normal, tidak ada yang normal dari dirimu, Aldo! Kau pasti memiliki rahasia yang kau sembunyikan kan? Cepat atau lambat rahasiamu itu akan terungkap sebentar lagi!"
Gerald mengungkapkan segala yang dia ketahui tentang diri Aldo dengan arogansi yang cukup tinggi, dia percaya diri bisa menekan Aldo dengan kata-katanya dan itu sukses besar membuat Aldo tertegun.
----------ππ¦π°π°π¦π¬π«----------
[Misi Darurat!]
Jangan biarkan seorangpun tahu jika Anda memiliki System atau system akan memutuskan hubungan dengan tubuh Anda!
Hadiah: Tidak Ada!
----------ππ¦π°π°π¦π¬π«----------
Sekali lagi Aldo dibuat terkejut dengan misi Darurat yang diberikan system kepadanya.
Beberapa saat kemudian Aldo menyeringai dingin dengan matanya yang berubah menjadi warna emas menyala, "Sepertinya aku harus membungkam mulutmu yang berisik itu...."
*Apakah aku salah lihat*? - pikir Gerald sambil mengerjapkan matanya berkali-kali ketika melihat mata Aldo yang bersinar terang.
__ADS_1
Namun rupanya dia tidak salah lihat karena Aldo dengan sangat jelas memperlihatkan kemampuan mata batinnya dengan niat untuk membunuh Gerald dengan satu sentuhan yang akan menyerap habis auranya.