Menjadi Pria Sejati Dengan Bantuan System

Menjadi Pria Sejati Dengan Bantuan System
Chp 69: Kesombongan Merlin


__ADS_3

"Ekhem ... kami senang jika putri kami bahagia dengan hadiah pemberian kalian, Nona Ashlee dan Nona Katharine."


Setelah terlepas dari keterkejutannya, Evelyn mengucapkan rasa terima kasihnya yang terdalam kepada Ashlee dan Katharine.


Dia senang melihat putri satu-satunya bahagia, sebenarnya dia dan Daniel juga tidak terlalu menyukai hadiah pemberian tamu lainnya yang berupa barang-barang mahal tersebut.


Mereka telah memiliki banyak barang-barang mewah yang tidak ternilai harganya, jadi hadiah dari para tamu tidak akan bisa memuaskan mereka.


Sejauh ini hanya Ashlee dan Katharine yang berani memberikan hadiah sederhana, terlebih lagi itu kepada putrinya langsung.


"Terima kasih Nona Evelyn, Tuan Daniel!" ucap Ashlee dan Katharine bersamaan.


Mereka berdua kemudian pergi dan kembali ke sisi Aldo yang menatap mereka dengan bangga.


"Apa yang kami lakukan sudah benar? Sepertinya semua orang menatap kita..." tanya Ashlee sedikit ragu.


"Kalian sudah benar, lihat saja anak itu, sepertinya dia sangat menyukai hadiah pemberian kalian." Aldo melihat Lia yang senantiasa memeluk boneka pemberian Ashlee dan Katharine.


"Dia sangat imut, aku harap aku bisa mempunyai anak seimut dia..." gumam Katharine lembut.


Aldo mengelus kepala Katharine dengan lembut lalu berkata, "Tentu, anak kita akan sangat imut seperti dirimu."


"Dan Ashlee, apa sudah ada perkembangan tentang kehamilanmu?"


"Sepertinya sudah, pagi tadi aku sempat merasa mual. Lebih jelasnya nanti kita periksakan di dokter."


Aldo tersenyum lembut, "Syukurlah kalau begitu."

__ADS_1


"Ekhem, A- Aldo ... ngomong-ngomong apa hubunganmu dengan Ashlee dan Katharine?" tanya Aria yang sedari tadi memperhatikan komunikasi Aldo dan kedua wanitanya yang terkesan aneh.


"Ah, kami? Untuk sekarang Ashlee dan Katharine adalah pacarku." ungkap Aldo dengan bangga sambil merangkul pinggul Ashlee dan Katharine.


Aria sangat terkejut hingga tidak bisa berkata-kata karena Aldo dengan bangganya mengatakan kalau dia memiliki dua pacar, dan sepertinya kedua pacarnya itu sangat akrab satu sama lain.


"Aku tidak yakin ini ... tapi apakah Ashlee dan Katharine setuju dengan hubungan ini? Apa tidak ada rasa keberatan dalam diri kalian?" Aria bertanya setelah lepas dari keterkejutannya.


"Tidak sama sekali, aku dan Kak Ashlee senang bisa berbagi satu sama lain!" ungkap Katharine bangga.


"Aku juga!" imbuh Ashlee.


Aria hanya bisa menghela nafas panjang melihat hubungan aneh yang terjalin di depan matanya itu, "Terserah kalian selama itu tidak melanggar hukum."


"Terima kasih banyak kalau kau sudah mengerti."


Tidak lam lagi hubungan poligami mereka pasti akan diketahui oleh publik, dan Aldo tidak peduli apa tanggapan publik terhadap hubungannya itu.


Lagipula poligami di negara ini diperbolehkan selama disetujui oleh kedua belah pihak wanita.


"Tiga buah mobil Lamborghini Aventador untuk Tuan Daniel dan Nyonya Evelyn, kuharap dengan ini bisa membahagiakan kalian!"


Suara seseorang yang memberikan hadiah kepada Daniel dan Evelyn terdengar menggema di ruangan pesta dan mengalihkan perhatian semua orang termasuk Aldo.


*Apa-apaan orang itu? Apa dia mau sombong*? - batin Aldo.


Bagaimana tidak, umumnya orang-orang hanya memberikan satu hadiah kepada Daniel dan Evelyn, tapi orang itu memberikan 3 hadiah sekaligus dengan cara yang sangat sombong.

__ADS_1


Setelah melihat orang yang memberikan hadiah dengan cara sombong itu, Aldo akhirnya paham.


*Merlin Northern, sepertinya dia ingin menyaingi hadiah pemberian Ashlee dan Katharine* - batin Aldo lagi.


Disisi lain Merlin dengan senyuman bangganya menatap Aldo dan kedua wanitanya, "Menakjubkan bukan? Hadiah pemberianku. Tidak seperti orang yang hanya memberikan mainan murahan." sindirnya.


Sebenarnya Merlin sangat kesal ketika melihat semua orang yang sepertinya sangat kagum dengan hadiah sederhana pemberian Ashlee dan Katharine. Oleh karena itu dia kembali memesan dua mobil Lamborghini Aventador sebagai saingan hadiah pemberian Ashlee dan Katharine.


"Maaf tuan Merlin, tapi sepertinya hadiahmu terlalu berlebihan. Untuk apa juga kami menggunakan 3 mobil sekaligus? Selain itu kami sudah memiliki banyak mobil."


"Dan satu lagi, jangan menghina hadiah pemberian Nona Ashlee dan Nona Katharine karena putri kami sepertinya sangat menyukai hadiah itu. Aku tidak akan memaafkan siapapun yang berani membuat putri berharga kami menangis..."


Dengan tatapan mendelik tajam, Evelyn mengancam Merlin dan membuat pria itu sedikit tertegun. Wanita cantik nan anggun itu mendadak menjadi sangat menyeramkan ketika mainan putrinya dihina.


"Ekhem, sepertinya kami tidak bisa menerima hadiahmu Tuan Merlin. Tolong berikan kepada orang lain saja." kata Daniel menyambung perkataan istrinya, Evelyn.


Merlin merasa sangat malu, harga dirinya benar-benar direndahkan hingga ke dasar neraka saat ini. Dia tidak bisa mendapatkan promosi oleh Daniel karena hadiahnya yang di tolak, terlebih lagi dia telah menyinggung pasangan suami-istri itu.


*Tch! Mereka berdua sama saja, mereka tidak pernah menghargai hadiahku padahal aku sudah membelinya dengan harga yang sangat mahal* - pikir Merlin merasa sangat kesal.


Di tengah keterpurukan Merlin, ia tiba-tiba melihat sosok wanita yang sangat cantik dan membuat semangatnya kembali bergejolak. Wanita itu adalah Melody.


*Kalau tidak salah dia adalah adik dari wanita bodoh yang aku bunuh beberapa tahun lalu* - pikirnya.


Sebuah ide gila tiba-tiba muncul dalam kepalanya seiring dengan seringai terlukis di wajahnya.


*Ini bagus ... jika aku bisa mendapatkan kakaknya berarti aku juga bisa mendapatkan adiknya* - pikir Merlin penuh kelicikan.

__ADS_1


__ADS_2