Menjadi Pria Sejati Dengan Bantuan System

Menjadi Pria Sejati Dengan Bantuan System
Chp 75: Pecahan Jiwa


__ADS_3

Alexa selesai menjelaskan, sementara Aldo hanya bisa memijit pelipisnya karena tidak tahu harus memberikan tanggapan seperti apa setelah tahu fakta tentang dirinya yang sebenarnya.


Setelah menghela nafas panjang beberapa kali dan meyakinkan dirinya sendiri, Aldo bertanya kepada system atau yang sekarang bernama Alexa.


"Apakah Ashlee dan Katharine bagian dari pecahan jiwa istriku di masa lalu?" tanyanya.


[Itu benar.]


Alexa menjawab, namun masih belum memuaskan rasa ingin tahu Aldo.


"Lalu kenapa aku harus gagal dalam hubungan asmara ratusan kali?"


[Dahulu, Anda pernah bersumpah setia kepada istri anda, sang ratu. Jadi di kehidupan manapun anda tidak akan bisa menjalin hubungan dengan wanita manapun selain sang ratu, hubungan yang anda jalani dengan wanita lain akan selalu berakhir dengan buruk.]


Aldo sekarang sedikit mengerti.


"Lalu tugasmu?"


[Tugas saya adalah menyatukan kembali anda dengan pecahan jiwa istri anda di masa lalu. Itu adalah tugas yang anda berikan sewaktu menciptakan saya.]


"... Berapa banyak pecahan jiwa istriku?"


[7]


System memberikan jawaban singkat, seolah dia tidak ingin menyinggung hal itu lebih jauh lagi.


Aldo sekarang memikirkan siapa saja wanita yang hubungannya di dukung oleh system. Untuk sekarang sudah ada 4 orang, yaitu Ashlee, Katharine, Myra, dan Novita.


Jadi hanya tinggal 3 orang - batin Aldo.


"Lalu apa yang terjadi ketika ketujuh wanita tersebut sudah menjalin hubungan denganku?" Aldo kembali melemparkan pertanyaan.


[Anda akan kembali mendapatkan ingatan anda di kehidupan sebelumnya, begitupun dengan seluruh kekuatan anda. Sejujurnya apa yang anda dapatkan dari system sampai saat ini adalah bagian dari kekuatan anda di masa lalu, dan saat semua kekuatan sudah berada di tangan anda maka kerajaan Artex akan kembali bangkit.]


"Aldo saatnya makan malam!" dari sebrang pintu terdengar suara Ashlee yang menyuruhnya untuk makan malam.

__ADS_1


"Baik, tunggu sebentar." respon Aldo.


Sebelum beranjak pergi, Aldo kembali berbicara kepada Alexa.


"Akan kupikirkan tentang membangkitkan kerajaanku kembali."


...


...


...


> Keesokan harinya.


Aldo pergi dari kediamannya dengan alasan bekerja, meninggalkan Ashlee dan Katharine di mansion bersama dengan para pelayan.


Sebelum pergi tidak lupa ia memasang sebuah jimat yang melindungi sekitaran mansion dari bahaya yang ada di luar.


Aldo melakukan itu karena tidak ada Maria di kediamannya tersebut karena wanita itu tengah asyik membalaskan dendamnya kepada musuhnya, Merlin.


Ketika Aldo melihat pria yang menjadi sahabatnya selama masa SMA tersebut, ada sebuah kebahagiaan yang tampak dengan jelas di wajahnya.


"Sepertinya ada yang sedang senang." ledek Aldo.


Johan tersenyum menanggapi candaan Aldo lalu berkata, "Coba tebak apa yang membuatku sangat senang?"


"Entahlah, mana aku tahu." Aldo pura-pura tidak tahu.


Johan kembali tersenyum lalu mengungkapkan apa yang membuatnya sangat senang walaupun Aldo sudah tahu dengan jelas.


"Istriku akhirnya mengandung!"


Itu benar, yang membuat Johan sangat bahagia adalah akhirnya Sukari berhasil mengandung anaknya setelah beberapa tahun tidak bisa mengandung.


Bahkan dokter yang merawatnya dulu juga mengatakan jika Sukari tidak akan pernah bisa hamil lagi karena kecelakaan yang di deritanya dulu, namun sekarang kenyataannya sangat berbalik.

__ADS_1


"Tuhan sepertinya mendengar doa kami sehingga mewujudkannya!" Johan mengutarakan kesenangannya.


Aldo juga ikut bahagia dengan kebahagiaan sahabatnya, dia tahu bagaimana rasanya ketika mengetahui orang yang dicintainya mengandung anaknya.


Beberapa bulan lalu Aldo juga hanyalah manusia biasa yang tidak tahu arah hidupnya harus kemana, dia bahkan tidak tahu bagaimana harus menjalani hubungan asmara dan putus asa karena selalu gagal dalam hubungan percintaan.


Tapi sekarang, ia memiliki dua orang wanita yang sedang mengandung anaknya. Sungguh hal yang tidak terduga.


"Oh ... aku harus merayakan hal baik ini, Aldo, maukah kau menemaniku minum?"


"Tentu."


"Bagus, aku akan menyuruh seseorang untuk menyiapkan ruangannya."


Mereka berdua kemudian minum bersama hingga Johan merasa sudah tidak kuat lagi meneguk segelas alkohol dalam mulutnya.


Pada akhirnya ia tertidur di gelas ke-10 sementara Aldo masih bugar meskipun telah meneguk sebanyak 20 gelas alkohol.


Bagaimana tidak, berkat kemampuan magis regenerasi miliknya, segala zat buruk yang dapat mempengaruhi tubuhnya akan segera di netralisir. Dengan kata lain Aldo tidak akan pernah bisa mabuk.


"Tolong bawa Johan ke ruangannya." Aldo meminta para staf untuk membawa Johan beristirahat di ruangannya seusai minum.


Sementara ia pergi ke kasir untuk membayar minuman yang dia habiskan, meskipun kata Johan itu gratis namun Aldo berniat untuk membayarnya sendiri.


Aldo ingin segera pergi setelah membayar tagihannya, namun seorang wanita yang tengah minum sendirian sempat mengalihkan perhatiannya.


Aldo sedikit mengenal wanita itu.


"Apa yang dia lakukan di tempat ini." gumamnya lalu menghampiri wanita itu.


Wanita yang tengah mengenakan kerudung itu mengangkat segelas alkohol dan langsung meneguknya hingga habis, meskipun menggunakan kerudung namun Aldo masih mengenalnya dengan jelas.


"Boleh aku duduk." tanya Aldo meminta izin terlebih dahulu sebelum duduk di sebelahnya.


Wanita itu sedikit melirik Aldo sebelum ia menganggukkan kepalanya dan kembali mengisi gelasnya dengan alkohol meskipun wajahnya sudah memerah karena mabuk.

__ADS_1


Ia tampak tidak menghiraukan Aldo yang tengah menatapnya dengan lekat sebelum membuka mulutnya, "Jadi, apa yang dilakukan seorang penyanyi terkenal di tempat ini, Nona Melody?"


__ADS_2