
Keesokan harinya, Aldo terbangun di kediaman barunya yaitu Mansion atas bukit indah. Ia meregangkan tubuhnya sejenak sebelum pergi ke wastafel untuk mencuci wajahnya.
Selesai membilas wajah, Aldo menatap cermin di depannya dan sekilas bayangan perempuan berambut panjang dengan wajah menyeramkan terlihat di belakangnya.
"Scene klasik di film-film horor..." gumam Aldo lalu menghadap ke sosok wanita di belakangnya yaitu Maria, roh yang baru menjadi bawahannya.
"Bisakah kau berhenti melakukan jumpscare seperti ini? Aku tidak ingin kedua wanitaku ketakutan karenamu." kata Aldo menasehati.
Maria mengangguk patuh sebelum menghilang dari hadapan Aldo.
Bagaimanapun Maria masihlah seorang Roh, seseorang memang tidak akan bisa melihatnya dengan mata biasa namun ada kalanya sosok roh bisa dilihat dengan tanpa kesengajaan.
Satu hal yang pasti, jika Maria menyentuh seseorang maka tubuhnya akan tembus namun sensasi merinding akan terasa jelas oleh orang yang disentuh oleh roh halus.
Aldo tidak ingin Ashlee dan Katharine ketakutan selama tinggal di tempat itu, jadi dia meminta kepada Maria agar bisa menjaga jarak dengan kedua wanita tersebut.
...
...
...
Setelah mempersiapkan dirinya dengan jas elegannya, Aldo langsung beranjak untuk keluar dari kediamannya tersebut dengan mengendarai mobil Venom GT yang ia beli kemarin.
Sebelum pergi tak lupa Aldo menyuruh Maria untuk tetap waspada dalam menjaga Mansion tersebut.
Mengendarai mobilnya sesaat, Aldo kemudian dihubungi oleh Aria. Aldo menerima panggilan telepon tersebut dan mendekatkannya ke telinganya.
"Hai, apa urusanmu di Amerika sudah selesai?" tanya Aldo sesaat setelah panggilannya terhubung.
"Semuanya selesai dengan baik. Ngomong-ngomong tujuanku menelponmu karena ada urusan yang cukup penting."
"Tolong katakan."
"Sekarang namamu sudah sangat terkenal berkat kesuksesanmu menjadi aktor terbaik tahun ini, banyak orang juga mulai mengidolakanmu tapi kau sama sekali belum punya akun media sosial resmi. Jadi bisakah kau membuatnya?" ungkap Aria.
"Akun media sosial ya ... setelah dipikir-pikir aku memang belum punya akun media sosial, dan sepertinya akan menyenangkan jika aku bisa membagikan kegiatanku dalam media sosial." gumam Aldo.
Bersamaan dengan itu, seperti biasa System memberikan Aldo sebuah misi.
----------𝔐𝔦𝔰𝔰𝔦𝔬𝔫----------
[Misi Normal]
Membuat Akun Instagram
Membuat Akun Facebook
Membuat Akun Twitter
Membuat Akun YouTube
Mendapatkan masing-masing 5 juta pengikut dalam waktu 1 bulan!
Hadiah: 5 juta Poin System, 5 juta Poin Kemampuan, +50 Kharisma.
__ADS_1
----------𝔐𝔦𝔰𝔰𝔦𝔬𝔫----------
"Aku menerima saranmu untuk membuat akun media sosial, Nona Aria."
Setelah berbincang-bincang sejenak, panggilan telepon kemudian ditutup.
Melihat layar transparan yang masih melayang di depan matanya membuat Aldo sedikit antusias untuk membuat akun media sosial dan menyelesaikan misi yang tertera disana.
"Padahal aku masih mempunyai Poin yang cukup melimpah. System perlihatkan statusku!"
[Baik Tuan!]
----------𝕾𝖞𝖘𝖙𝖊𝖒----------
Nama: Aldo【☆☆】《Manusia Magis III》
Usia: 27 tahun
Jenis kelamin: Laki-laki
Kesehatan: 100%
Stamina: 100%
-Stat-
Kekuatan: 344
Ketahanan: 460
Kecerdasan: 260
Kharisma: 490
Pasangan: 《Ashlee》《Katharine》
Kemampuan Spesial: 《Taekwondo Lv3》《Tentara Lv5》《Gitar Lv1》《Memasak Lv1》《Menyanyi Lv1》》《Berjudi Lv1》《Akting Lv5》《Karate Lv1》《Medis Lv 5》《Bahasa Lv2》《Piano Lv1》《Berenang Lv1》《Mengemudi Lv1》《Lari Lv1》《Gulat WWE Lv3》《Bercinta Lv1》
Kemampuan Magis: 《Regenerasi Lv10》《Mata Batin Lv10》《Royal Heart Sutra Lv10》
Poin System: 1.200.000
Poin Kemampuan: 1.300.000
Poin Magis: 1500.000
[Lucky Spin] [Inventory] [Store]
----------𝕾𝖞𝖘𝖙𝖊𝖒----------
"Sebagian besar Poin yang aku dapatkan berasal dari hadiah penyelesaian misi memberantas kelompok mafia El Causse, dan sisanya adalah dari hadiah pembunuhanku."
"Orang yang aku bunuh dengan cara biasa akan mendapatkan hadiah berupa 1000 Poin System dan 1000 Poin Kemampuan, sementara orang yang kubunuh dengan cara menyerap habis auranya akan mendapatkan 3000 Poin Magis."
Setelah bergumam dengan sendirinya, Aldo melirik kemampuan kemampuannya yang rata-rata masih memiliki level 1.
__ADS_1
"Kurasa meningkatkan beberapa kemampuan akan sangat berguna." gumamnya lagi lalu meningkatkan beberapa kemampuan yang menurutnya penting seperti bercinta, menyanyi, akting, dan tentara.
[Memotong 4500 Poin Kemampuan untuk meningkatkan kemampuan menyanyi Lv1 ke Lv10. BERHASIL! Kemampuan menyanyi Lv1 kini naik menjadi Lv10]
[Memotong 4500 Poin Kemampuan untuk meningkatkan kemampuan bercinta Lv1 ke Lv10. BERHASIL! Kemampuan bercinta Lv1 kini naik menjadi Lv10]
[Memotong 3500 Poin Kemampuan untuk meningkatkan kemampuan akting Lv5 ke Lv10. BERHASIL! Kemampuan akting Lv5 kini naik menjadi Lv10]
[Memotong 3500 Poin Kemampuan untuk meningkatkan kemampuan tentara Lv5 ke Lv10. BERHASIL! Kemampuan tentara Lv5 kini naik menjadi Lv10]
[Poin Kemampuan yang tersisa: 1.284.000]
"Kurasa cukup sampai disini, aku bisa meningkatkannya lagi jika membutuhkan suatu kemampuan tertentu." gumam Aldo kembali melajukan mobilnya setelah mengecek poin statistiknya yang belum sepenuhnya mencapai 500 poin.
Dengan begitu dia belum bisa mendapatkan tambahan satu bintang lagi. Tidak masalah, lagipula Aldo tidak terburu-buru untuk mendapatkan bintang ke tiga.
Kriyuukk...
Tak lama kemudian perut Aldo tiba-tiba berbunyi keroncongan.
Aldo sedikit berpikir dan menyadari kalau sebenarnya dia belum makan sejak kemarin tiba di Indonesia, banyak hal dan masalah yang terjadi sehingga membuatnya lupa untuk makan.
Karena itu Aldo memilih untuk berhenti di salah satu restoran yang ada di pinggir jalan, ia memarkirkan mobil mewahnya sehingga mengundang banyak perhatian dari orang-orang yang kagum sekaligus.
Namun setelah melihat siapa yang keluar dari dalam mobil mewah tersebut, mereka semua sontak melototkan matanya.
"Bukankah itu adalah Aldo, artis yang viral baru-baru ini!"
"Sepertinya itu memang dia!"
"Tolong berikan tanda tanganmu kepadaku, Aldo!"
Suasana restoran yang awalnya khusyuk dengan semua orang yang fokus makan langsung jadi ribut karena kemunculan sosok terkenal.
Mereka semua mengerumuni Aldo dan berniat untuk mendapatkan tanda tangannya atau sekedar berfoto dengan sang idola.
Beberapa petugas kemanan yang bertugas di restoran tersebut langsung melerai kerumunan dan membiarkan Aldo memasuki restoran dengan tenang.
"Haihh ... untuk makan saja aku harus menghadapi semua masalah ini ..." gumam Aldo yang sedikit gerah.
Dia mulai berpikir-pikir bagaimana mungkin para artis-artis terkenal dan penyanyi-penyanyi terkenal bisa betah dengan semua keributan ini. Kemanapun mereka pergi pasti akan menimbulkan kerumunan dan jepretan kamera yang tidak punya akhlak.
Aldo duduk si mejanya dengan beberapa petugas keamanan yang mengelilingi dirinya agat tidak ada satupun orang yang mendekati Aldo dan menganggu sarapan paginya.
Ia mengambil menu makanan dan memesan makanan sederhana seperti rendang ayam, jus buah, dan lain sebagainya.
Para pelayan dengan gugup melayani pesanan Aldo yang membuat Aldo sedikit terganggu, ia kemudian memfokuskan dirinya pada handphone miliknya sambil menunggu pesanannya tiba.
"Lebih baik aku membuat akun media sosial terlebih dahulu..." gumam Aldo lalu mengawali kegiatannya dengan mengunduh aplikasi Facebook, Twitter, dan Instagram karena ia memang belum pernah menggunakannya.
"Sepertinya kau sedang kesulitan, Aldo..." sebuah suara khas seorang pria terdengar ketika Aldo tengah menginstal aplikasi yang diinginkan.
Ia mengalihkan pandangannya ke atas dan melihat seorang pria tampan dengan rambut pirang oranye sedang berdiri di hadapannya.
Aldo sedikit menyipitkan matanya untuk mengingat-ingat orang di depannya hingga tak lama kemudian ia akhirnya sadar siapa orang di depannya itu.
__ADS_1
"Kau Johan kan? Teman SMA ku dulu?"