Menjadi Pria Sejati Dengan Bantuan System

Menjadi Pria Sejati Dengan Bantuan System
Chp 43: Janji


__ADS_3

Aldo benar-benar terkesima melihat jumlah poin statistik yang dia dapatkan setelah meningkatkan kemampuan Mata Batin, Regenerasi, dan Royal Heart Sutra miliknya mencapai level maksimalnya.


Bukan hanya dari segi statistik yang di dapatkan, tapi juga dari segi kekuatan kemampuan-kemampuan itu yang sangat luar biasa seperti Regenerasi super miliknya.


"Bisa menumbuhkan bagian tubuh yang terpotong, apakah ini artinya aku abadi?"


[Tidak tuan, anda masih bisa mati jika jantung anda yang menjadi pusat kehidupan dihancurkan.]


System sukses menurunkan ekspetasi Aldo akan hidup abadi, tapi meskipun begitu dia senang jika dirinya yang sekarang ini sudah kebal akan peluru kecuali jika peluru itu menembus jantungnya.


"Kalau begitu tolong perlihatkan kembali statusku."


[Baik Tuan!]


----------𝕾𝖞𝖘𝖙𝖊𝖒----------


Nama: Aldo【☆☆】《Manusia Magis II》


Usia: 27 tahun


Jenis kelamin: Laki-laki


Kesehatan: 100%


Stamina: 100%


-Stat-


Kekuatan: 300


Ketahanan: 402


Kelincahan: 192


Kecerdasan: 255


Kharisma: 476


Pasangan: 《Ashlee》《Katharine》


Kemampuan Spesial: 《Taekwondo Lv3》《Tentara Lv5》《Gitar Lv1》《Memasak Lv1》《Menyanyi Lv1》》《Berjudi Lv1》《Akting Lv5》《Karate Lv1》《Medis Lv 5》《Bahasa Lv2》《Piano Lv1》《Berenang Lv1》《Mengemudi Lv1》《Lari Lv1》《Gulat WWE Lv3》《Bercinta Lv1》

__ADS_1


Kemampuan Magis: 《Regenerasi Lv10》《Mata Batin Lv10》《Royal Heart Sutra Lv10》


Poin System: 3345


Poin Kemampuan: 2550


Poin Magis: 6570


[Lucky Spin] [Inventory] [Store]


----------𝕾𝖞𝖘𝖙𝖊𝖒----------


"Ngomong-ngomong system, berapakah jumlah statistik yang aku perlukan untuk mendapatkan bintang 3?"


[Semakin banyak jumlah bintang maka semakin banyak statistik yang diperlukan. Untuk menambah bintang 3 anda setidaknya harus memiliki 500 poin di masing-masing statistik anda.]


Aldo tidak heran lagi dengan system yang akan memberikan hal sulit seiring dirinya terus bertambah kuat.


Dari persoalan bintang Aldo kemudian pindah ke menu toko system atau Store yang belum pernah dia sentuh sekalipun semenjak mendapatkannya.


Aldo ingin memeriksa toko system namun tidak sempat karena Katharine dan Ashlee yang sudah selesai membersihkan diri dan datang ke meja makan.


Meskipun mereka sudah bisa berjalan normal tapi mereka berjalan dengan pelan dan penuh kehati-hatian yang menjadi pertanda jika masih ada rasa sakit yang tertinggal di area pribadi mereka.


"Sepertinya sangat lezat!!" imbuh Katharine dengan mata berbinar.


"Aku tahu kalian pasti lapar setelah kegiatan kemarin, jadi aku berinisiatif untuk memasak makanan sendiri. Jangan diam saja disana dan ayo kita makan!" ajak Aldo mempersilahkan Katharine dan Ashlee untuk duduk.


Tanpa banyak tanya lagi Katharine dan Ashlee langsung duduk menghadap sekumpulan makanan yang sebenarnya terlalu banyak untuk mereka bertiga.


Aroma dari makanan lezat buatan Aldo membuat perut mereka yang dari awal sudah lapar semakin kelaparan. Tanpa basa-basi lagi mereka bertiga langsung menyantap makanan yang sudah tersaji dengan elegannya.


Dan benar saja rasa nikmat yang tak tertahankan bisa mereka rasakan dari masakan Aldo yang membuat selera makan mereka semakin meningkat, bahkan Aldo sendiri sedikit tak percaya dirinya bisa memasak seenak itu. Jika dibandingkan maka rasa masakan Aldo setara dengan masakan Pak Suman.


Hingga beberapa menit kemudian masakan yang jumlahnya sangat banyak itu habis tak tersisa di lahap oleh tiga orang yang sangat kelaparan usai melakukan kegiatan panas selama berjam-jam tersebut.


Meskipun sudah selesai sarapan tapi tidak ada seorangpun yang berniat meninggalkan meja makan sampai Katharine membuka pembicaraan.


"Ngomong-ngomong soal perkataanmu terakhir kali, Aldo..."


Mendengar perkataan Katharine, Aldo berpikir sejenak sebelum menjawab, "Maksudmu saat aku bilang kalau di masa depan nanti bukan hanya kalian berdua wanita yang menjadi pasanganku?"

__ADS_1


Katharine menganggukkan kepalanya dengan malu-malu, "Bukannya aku ingin menentangnya, sebaliknya aku bersedia jika kau memiliki pasangan selain kita. Hanya saja kau harus berjanji tidak akan mengabaikan kita setelah kau punya yang baru."


"Jangan lupakan harus adil dalam memberikan kasih sayang dan jatah setiap malamnya." imbuh Ashlee bergabung dalam perkataan Katharine.


Aldo tersenyum, "Aku janji tidak akan mengabaikan kalian dan memberikan kasih sayang yang adil kepada kalian."


Mereka bertiga tersenyum bahagia yang menjadi pertanda kebersamaan mereka mulai hari itu juga akan terjalin dengan damai...


...


...


...


> 5 Hari kemudian.


"Semuanya sudah ada di sini?" tanya Aria menghadap seluruh anggota timnya termasuk Ashlee dan Leon.


"Sudah siap Nona!" balas Dinda tegas selaku asisten Aria.


"Baiklah sebelumnya aku ingin memperkenalkan seseorang yang akan bergabung dengan tim kita. Dia adalah Ashlee, wanita yang sangat pintar dan mampu melakukan pekerjaan apapun." lanjut Aria memperkenalkan Ashlee yang bergabung dalam tim 3.


Aria sudah melihat kemampuan Ashlee secara langsung dan hasilnya memang sangat luar biasa, ia bahkan memiliki ijazah dari sekolah-sekolah ternama yang menjadi bukti kepintarannya.


Sebenarnya Aria sedikit heran dan bertanya-tanya darimana Aldo bisa mengenal wanita seperti Ashlee, tapi ia tidak memikirkannya terlalu jauh karena akan sangat beruntung timnya memiliki orang sepintar Ashlee.


Jadi tanpa pikir panjang Aria langsung menerima Ashlee bergabung dalam timnya dan memberikannya jabatan khusus yang setara dengan dirinya sebagai produser.


Bergabungnya Ashlee dalam tim disambut dengan baik oleh seluruh anggota tim kecuali Laura yang bisa melihat kedekatan Ashlee dan Aldo. Bahkan saat mereka mengadakan pesta minum untuk menyambut bergabungnya Ashlee, Laura masih menaruh rasa curiga di hatinya.


Hal ini membuat pikiran Laura gelisah, ia tidak bisa tenang sebelum bercengkrama dengan Ashlee secara empat mata.


Hingga momen yang tepat akhirnya tiba saat Ashlee jauh dengan kerumunan tim yang sedang asyik berpesta, Laura mendekati wanita itu.


"Bolehkah aku bertanya kepadamu?" tanya Laura begitu menghampiri Ashlee dengan wine di tangannya.


Dari tadi Ashlee sudah mendapatkan banyak pertanyaan dari anggota tim lainnya yang ingin akrab dengan dirinya, jadi Ashlee tidak terlalu heran dengan kedatangan Laura.


Namun apa yang ditanyakan Laura sukses membuat Ashlee sedikit tertegun, "Apa kau punya hubungan khusus dengan Aldo?"


Tatapan mata Ashlee sontak menjadi lebih serius dari yang awalnya hanya santai.

__ADS_1


"Kenapa kau berpikir begitu?" tanya Ashlee pelan namun pasti.


"Dari melihat caramu bertingkah di depan Aldo aku sudah merasakan ada yang aneh, terlebih lagi yang memperkenalkanmu kepada nona Aria adalah Aldo. Jadi itu sudah jelas bukan?"


__ADS_2