
(Bagian 4 dari chapter panas, happy reading~)
"Slurrp slurrp slurrp"
Suara jilatan, kecupan dan hisapan becek terdengar begitu menggoda membangkitkan gairah dengan jelas menghiasi seluruh kamar tidur dengan atmosfer mesum nan erotis.
Aldo, seorang lelaki berusia 27 tahun yang telah banyak melalui pahitnya hubungan percintaan lantaran telah diputuskan oleh pacarnya lebih dari 100 kali saat ini sedang menikmati layanan panas yang diberikan oleh dua orang perempuan cantik yang sedang menunggingkan tubuh indah mereka dengan pose yang begitu nakal dan menggoda.
Katharine dengan penuh perhatian menjepit tombak panas bukti kelelakian Aldo yang sedang berbaring di atas ranjang, benda panas itu diapit oleh dua bongkah gunung besar dengan puncaknya yang berwarna merah muda menggoda bagaikan kelopak bunga mawar.
Sementara itu, Ashlee dengan sepasang gunungnya yang sedikit lebih besar dari Katharine juga ikut mengapit pilar kebanggaan sang lelaki yang terasa begitu panas berkedut - kedut di tengah himpitan lembah kehangatan miliknya.
Dengan penuh ketelatenan, Katharine dan Ashlee mencurahkan seluruh kemampuan lidah, tangan dan dada mereka untuk memberikan Aldo layanan Super Special Twins **** *** plus plus mereka berdua lakukan.
Kedua gadis itu merasakan org4sme ringan dan selang**kangan mereka berdua pun kembali becek secara bersamaan, meneteskan cairan nektar beraroma khas seorang gadis.
Mereka berdua bertumpu di atas ranjang dan tanpa sadar mereka semakin membusurkan punggung mereka untuk memperbesar tekanan di dada dan memusatkan titik gravitasi di tempat tersebut agar dapat memberikan daya serang yang lebih besar kepada batang tombak panas milik sang lelaki yang kini sudah berada di ambang puncak dan siap untuk meletus kapan saja.
"Ugghhhh.... Huummmmhhhh...! Uggghhhhh...!!"
Aldo mengeram nikmat, dan dengan sekuat tenaga ia berusaha menahan puncak kenikmatan yang sudah berada di ujung tanduk (atau tombak:v) demi mengumpulkan momentum yang besar agar dapat memberikan sebuah ledakan dahsyat.
Sementara itu, Katharine dan Ashlee juga sedang dalam kondisi yang tidak lebih baik daripada Aldo.
__ADS_1
Panas yang menjalar dari tombak pusaka milik sang lelaki semakin ganas mengobarkan hawa napsu yang melahap segenap jiwa dan raga mereka.
Sementara kedua pasang gunung dan bukit di dada mereka terus mengapit tombak panas Aldo dengan penuh kelembutan dan kehangatan, bibir, mulut dan lidah mereka berdua tanpa henti - henti nya juga turut menyerang ujung tombak sang lelaki dari kedua sisi kiri dan kanannya.
Hingga akhirnya pada saat ini, dari bagian ujung tombak panas milik Aldo tersebut telah mulai mengeluarkan cairan panas dan aroma yang membuat kedua wanita tersebut merasakan sensasi mabuk kepayang di pikiran mereka.
"Slurp slurppp Slurpp Shlurppp... Hmmm hmmm hmm nggghhh.."
Katharine yang sedang menjilati ujung tombak milik Aldo adalah yang pertama merasakan betapa luar biasa nikmatnya cairan kental dan bening yang keluar dari bagian ujung tombak kelelakian Aldo.
Hingga dirinya ketagihan dengan sensasi rasa yang nikmat itu segera melahap seluruh bagian kepala dan batang sang lelaki sambil menjilat dan menghisapinya bagaikan seorang anak kecil yang baru merasakan manisnya permen lolipop untuk pertama kalinya.
"Happ... Hmmm hmmm hmm nggghhh...! Slurppp SlurppSlurppp...!"
Ashlee yang melihat perubahan sikap Katharine yang dengan tiba - tiba menjadi begitu agresif dan dengan rakus menjilati dan menghisap ujung tombak milik Aldo merasa ada yang tidak beres dan secara insting mencoba memagut bibir Katharine.
"Happ.. Slurppp Slumrpp... Hmmm hmmm hmm nggghhh..."
Ashlee melahap bagian kepala batang panas milik Aldo ke dalam mulutnya dan secara refleks menyeruput sirup kental manis yang meleleh keluar dari ujungnya sebagai pertanda awal puncak kenikmatan yang akan segera dialami oleh sang lelaki.
Tubuh tanpa sehelai benang milik Ashlee dibuat bergetar hebat tatkala merasakan betapa nikmatnya cairan yang sedang diminumnya kini.
"Aaahnnn... Ahh...! Slurppp Slurpp shlurpp..! Ahn Hmmm ahnnh nggghhh!!"
__ADS_1
Dengan penuh kerakusan Ashlee menyedot dan menelan sebanyak - banyak nya cairan memabukkan yang keluar dari tombak panas Aldo, membuat wanita itu begitu terkesima akan nikmatnya sensasi rasa dari cairan kental manis yang meleleh keluar dari ujung tombak sang lelaki tersebut.
Sementara itu, Katharine dengan sabar menunggu kesempatan untuk bergantian menelan dan menghisap batang tombak milik Aldo.
Sebuah kesempatan yang datang tidak lama kemudian, tatkala Ashlee melepaskan batang kelelakian Aldo untuk mengambil nafas, maka saat itu juga giliran Katharine yang menyambar ujung tombak pusaka milik Aldo dan menelannya dalam - dalam ke ujung kerongkongannya seperti yang dilakukan oleh Ashlee tadi.
Cairan kental manis yang keluar dari ujung tombak sang lelaki semakin banyak yang meleleh keluar dan batang nya yang telah menjadi begitu panas kini berkedut - kedut bagaikan sebuah bom yang siap untuk meledak kapan saja.
Ia kemudian melepaskan sepongannya lalu beralih menjepit benda pusaka yang siap meledak tersebut di antara sepasang dadanya yang dia gerakan maju - mundur ke atas dan ke bawah, bergesekan dengan batang tombak milik Aldo sementara lidah sang gadis keluar menjulur menjilat - jilat bagian ujung tombak milik sang lelaki tersebut.
Ashlee yang tidak mau kalah juga ikut menjepit batang pusaka milik sang lelaki di tengah - tengah kedua gundukan bukit di dadanya yang hangat dan elastis tersebut.
Ia ikut bergerak naik - turun ke depan dan ke belakang menyesuaikan ritme dan iramanya dengan pergerakan Katharine.
Pada akhirnya, tiada pertahanan yang tidak bisa ditembus....
Aldo yang sampai saat ini masih menjadi juara bertahan itu pun akhirnya tidak sanggup untuk menahan gejolak hasr4t yang telah menumpuk bagaikan reaktor nuklir yang sudah berada di tahap kritis akibat kelebihan muatan.
"Katharine... Ashlee... Sayangg., aku mau keluarrrr..!"
Dan dengan tanpa bisa ditahan lagi, maka muncrat lah Aldo dan meletus lah segala apa yang selama ini telah disimpan dan dihimpun oleh dirinya di dalam kantung harta karun dan tombak pusaka yang dimiliki olehnya.
Cairan bening, kental, dan beraroma khas yang sangat memabukkan milik sang lelaki kini menyembur keluar bagaikan semburan air mancur yang begitu deras dan kencang menerpa wajah Ashlee dan Katharine yang sedikit tersentak kaget.
__ADS_1
Cairan kental berwarna putih tumpah ruah membanjiri dada mereka hingga menenggelamkan gundukan gunung milik kedua orang wanita tersebut, mengubah belahan lembah di dada penuh berisi hamparan lautan susu.
Mulai rambut hingga leher, tidak ada yang luput dari tembakan cairan kental dan panas milik sang lelaki hingga membuat sekujur tubuh bu**gil tela**jang bulat milik Katharine dan Ashlee berlumuran cairan kenikmatan milik Aldo.