MENUNGGU SENJA BERSAMAMU

MENUNGGU SENJA BERSAMAMU
awal masalah


__ADS_3

Keyra baru saja masuk ke kamarnya, menyimpan tas sekolahnya di meja belajar dan membuka lemari pakaian mencari baju ganti, mendengar suara ponselnya berdering Keyra segera menuju kasur, dilihat nama Rangga di layar ponselnya


"halo Rangga"


"halo pacar, nonton yuk ada film baru, aku sudah ada di Atrium bareng anak anak KEPALA, kamu langsung kesini aja ya, udah aku belikan tiket"


Keyra diam bimbang, seharusnya dia harus pergi les bahasa inggris nya tapi dari tadi pikirannya memang lagi suntuk dan merasa malas pergi les, seperti nya tawaran Rangga mulai mempengaruhinya


"baiklah Rangga, aku kesana"


"oke pacar, aku tunggu"


Setelah berganti baju dan membawa tas kecilnya Keyra keluar kamar dan mencari bi Siti untuk pamitan


"Bi aku mau pergi nonton dengan temanku ya, pulangnya mungkin agak mepet magrib" bi siti mematikan kran dan berhenti menyiram bunga begitu mendengar Keyra berbicara padanya


"nggak makan siang dulu non?" tanya bi Siti karena dia tau Keyra baru saja pulang sekolah langsung masuk kamar sebentar dan sekarang sudah di depannya dengan baju rapi berpamitan pergi

__ADS_1


"ntar aku makan diluar aja bi" sahut Keyra dengan senyum, bi Siti udah seperti ibu baginya karena bi Siti lah yang merawat dia dari umur 5 tahun dan selalu ada untuk nya bahkan bi Siti yang mengajarinya sholat dan mengaji, Keyra selalu jujur dengan bi Siti apapun yang dia lakukan


"nonton sama siapa lu? sama Rangga ya?" tanya Juna, adeknya itu tiba tiba udah berada di belakangnya


"apaan sih lu! kepo banget" Keyra bersungut sungut, sebenernya dia kaget kenapa adeknya ini tau tentang Rangga tapi Keyra berusaha menutupinya karena dia punya firasat kalau adeknya tau tentang Rangga bisa jadi masalah


"ya udah kalau nggak mau jawab" sahut Juna tersenyum miring sambil berlalu dengan cuek. Keyra pun tidak menanggapinya takut jadi panjang urusannya.


"ya udah Bi, key pergi sekarang ya" Keyra menepuk bahu bi Siti ringan kemudian berjalan menuju mobilnya


"ati ati ya non, jangan sampai magrib pulangnya ntar dimarahi ayah" bi Siti mengingatkan yang disambut anggukan Keyra.


"hey pacar, ayuk masuk aku udah beli tiketnya 10 menit lagi dimulai" Rangga menghampirinya dengan senyum lembut, Rangga memakai celana dengan saku yang banyak di samping kanan dan kirinya ciri khas celana para pendaki gunung dipadu dengan kaos hitam, dia terlihat santai.


Sedangkan Keyra mengenakan celana panjang warna krem yang di padu kaos lengan panjang warna hitam rambut pendek sebahunya dia selipkan di belakang telinga membuat dia terlihat manis. Mereka berdua jalan beriringan meskipun tidak bergandengan tangan seperti muda mudi lainnya yang berpacaran tetapi mereka tetap terlihat serasi dan orang orang yang mereka lewati pun akan langsung tau kalau mereka adalah pasangan kekasih walaupun mereka tidak mengumbar kemesraan tapi gestur tubuh Rangga yang berjalan disamping Keyra terlihat sekali kalau dia sangat melindungi ceweknya itu.


Film yang mereka tonton selesai dalam 2 jam,

__ADS_1


"pergi makan dulu yuk pacar" tawar Rangga setelah mereka berdua berada di pintu keluar Atrium


"aku langsung pulang aja, udah jam 5 takut sampai rumah lewat magrib ntar ayah marah" tolak keyra nggak enak hati, dia sadar dia lebih sering menolak ajakan Rangga, dia tidak bisa bebas berpergian seperti gadis lain walaupun sebenernya saat ini dia laper banget dari pulang sekolah Keyra belum sempat makan nasi, tadi di dalam Atrium Rangga membelikannya kue pastel dan jus mangga kesukaannya tapi sekarang dia sudah merasa lapar lagi.


"ya udah deh pacar, sorry aku tadi tidak jemput kamu, tadi tuh nggak sengaja lagi lewat sini liat film baru, anak anak KEPALA spontan ngajak nonton bareng langsung deh aku telpon kamu" Rangga menjelaskan kenapa tadi dia mendadak mengajak Keyra nonton


"iya nggak apa apa kok, aku pulang sekarang ya" pamit Keyra


"iya ati ati ya ini aku juga langsung pulang biasa mau lembur cetak orderan kertas ulangan" Rangga tersenyum sambil mengacak rambut Keyra asal.


Sampai di rumah entah kenapa hati keyra berasa nggak enak seperti sesuatu buruk akan segera terjadi.


"assalamualaikum" sapa Keyra masuk ke dalam rumah nya sang ayah dan ibunya sudah duduk di sofa ruang tamu menatap keyra tajam bahkan salam Keyra pun tidak mereka jawab.


"dari mana kamu? duduk sini!" perintah ibunya, Keyra duduk di depan ibunya, hati keyra makin nggak enak


"tadi saya pergi nonton bioskop bareng temen temen ibu" jawab Keyra pelan, sekarang Keyra benar benar merasa ciut nyali.

__ADS_1


"pergi nonton? bukannya harus kamu pergi les? orang tua kerja keras biar kamu bisa sekolah, les dengan baik, kamu malah main main" ibunya mulai ngomel, Keyra hanya menunduk karena dia tau ibunya nggak suka dijawab kalau sedang marah.


"kata Juna kamu pacaran dengan Rangga, udah berapa lama? anak siapa dia?" interograsi ibunya sambil menatap tajam ke arah Keyra, pertanyaan itu lagi keluh Keyra dalam hati, orang tuanya selalu menempatkan status sosial seseorang di urutan nomer satu untuk melihat layak atau tidak nya mereka berhubungan dengan keluarganya. Ini yang selalu ditakutkan Keyra bahwa orang tuanya tidak akan menyetujui Rangga menjadi pacarnya. Keyra menimbang kata kata apa yang akan disampaikan pada orang tuanya, dia nggak mau salah ucap yang bisa mengakibatkan orang tuanya tambah murka.


__ADS_2