
"Nyonya, ada pak Nico datang ingin menemui anda" Kiki memberitahu Keyra lewat telpon
"suruh masuk saja Ki" jawab Keyra singkat
Kiki membuka pintu kantor Keyra dan mempersilahkan Nico untuk masuk
"hei, apa ada perkembangan baru Nic?" tanya Keyra langsung tanpa basa basi begitu Nico duduk di depan nya
"iya akhirnya setelah hampir dua tahun aku berusaha mencari cara untuk mendekati Cahaya Terang, aku dapat informasi yang mengejutkan" jawab Nico hati hati
"informasi apa? ayo katakan padaku" desak Keyra tidak sabar
Nico memandang Keyra cukup lama, menimbang dampaknya terhadap Keyra setelah dia mengetahui informasi yang dibawanya
"aku tidak yakin kau kuat mendengarnya, aku rasa mungkin kita juga harus memanggil Nathan, karena ini masalah yang rumit" akhirnya Nico menjawab dengan pelan
"ah, kau terlalu bertele tele, aku akan menguatkan diriku percayalah padaku" Keyra kembali mendesak Nico
Nico menggeleng, "kau harus panggil Nathan juga baru aku akan memberikan informasi nya agar kita bisa berdiskusi langkah apa yang akan kita ambil"
Keyra menghela nafas kesal, "baiklah aku panggil Nathan"
Keyra segera melakukan panggilan ke ruangan Nathan dan dengan segera Nathan datang
"hei bro, kau ada disini juga" Nathan menyapa Nico dan duduk di samping Nico
"ada apa Key? sepertinya ada yang penting" tanya Nathan pada Keyra
"Nico punya informasi tentang Cahaya terang, tapi dia ingin kau juga ikut mendengar informasi tersebut, Jadi Nico sekarang ayo katakan pada kami apa yang kau dapat?" Keyra semakin tidak sabar
"oke, tapi aku harap kau bisa tenang dan kuat Key" Nico mengeluarkan flash disk dan diserahkannya pada Keyra
__ADS_1
Keyra mengangguk dan mulai memasangnya di komputernya
Suara sepatu hak tinggi terdengar semakin mendekat
"sedang apa dia?"
"seperti biasa sedang menikmati jatah nya"
"hmm dia pasti sekarang sedang senang, buka pintunya aku akan menemui nya"
Suara kunci dan pintu yang terbuka dan suara sepatu hak tinggi itu kembali terdengar
"bagaimana kabarmu cintaku?"
"baik"
"ah aku senang sekali akhirnya kau menjawab ku dengan kelembutan, jika aku tau kau selembut ini setelah menikmati jatahmu maka aku pastikan aku akan selalu mendatangimu setiap kau selesai menikmati jatahmu"
"hahaha kau tenang saja cintaku aku tidak mengurangi nya justru aku akan menambahnya tetapi kau akan mendapatkannya sehari dua kali pagi dan petang"
"kau tau perusahaan kita berkembang pesat, kau memang jenius, bos senang dengan kemajuan kita, karena beban kerjamu makin berat maka bos menyuruhku untuk memberimu lebih banyak lagi agar kau semakin bersemangat"
"terima kasih, pergilah aku tidak suka kau sentuh"
"kenapa? sudah hampir tiga tahun apa kau tidak menginginkannya? kau setia pada istrimu padahal belum tentu Keyra setia padamu"
"pergilah aku sedang tidak ingin berbicara kasar padamu"
"aku tersanjung kau begitu lembut padaku hari ini, tapi Rangga kau tau aku selalu ingin lebih, aku selalu menunggumu"
"aku sudah bilang jangan menyentuh ku, menyingkirlah"
__ADS_1
"kau takut tergoda? wajar jika kau tergoda cintaku, kau laki laki normal dan kau menahannya selama tiga tahun ini"
"aku tidak akan tergoda olehmu"
"hahaha aku semakin iri dengan Keyra, di luar sana dia dikelilingi pria pria tampan mungkin dia sudah tidur dengan Nathan asisten terpercayamu itu atau mungkin juga dengan pria yang bernama Jaka yang menurut media dia sangat dekat dengan anakmu tapi kau disini masih juga memelihara kesetiaanmu untuk nya, Keyra tidak pantas mendapatkan kesetiaanmu, dia wanita ****** yang selalu memberi harapan pada semua pria"
"tutup mulutmu, dari dulu Keyra selalu seperti itu selalu menjadi impian semua pria karena dia begitu istimewa tetapi aku tau Keyra hanya milikku dan dia bisa menjaga dirinya untuk ku, enyahlah sana"
'braakkk' suara tubuh menghantam sebuah benda
"kau menyakitiku !!!"
"karena kau menghina Keyra!!!"
"dengarkan aku, apa kau pikir Keyra masih mau denganmu? seorang pecandu Narkoba, hidupmu sangat menyedihkan hanya menjadi budak narkoba"
"aku pastikan kau akan menderita beberapa hari kedepan, kau tidak akan mendapat jatahmu dan aku akan menikmati saat kau sekarat"
"Tomo kunci kembali pintunya!!! awasi lebih ketat lagi jangan biarkan dia melihat sinar matahari sekalipun"
"baik nona"
Suara pintu ditutup dan dikunci
"Tomo jangan berikan jatah nya besok pagi tepat waktu, biarkan dia sekarat dan memohon dulu baru berikan jatah nya"
"siap nona, saya akan senang hati bermain main dengannya"
"tapi ingat jangan sampai kelewatan dia tidak boleh mati karena bos membutuhkan kejeniusannya untuk mengelola perusahaan"
"aku pergi dulu"
__ADS_1