MENUNGGU SENJA BERSAMAMU

MENUNGGU SENJA BERSAMAMU
Selingkuhan yang paling baik


__ADS_3

Keyra tersenyum ketika dia bangun mendapati Rangga tertidur di sampingnya sambil memeluknya, ini pertama kalinya dia tidur begitu nyenyak setelah sekitar tiga minggu ini dirinya nyaris tidak tidur dan makan dengan benar.


Perlahan dia menyingkirkan tangan Rangga untuk berusaha bangun dari tidurnya tapi pelukan Rangga menjadi makin erat


"Selamat pagi sayang, mau kemana?" bisik Rangga masih dengan suara serak khas orang bangun tidur


"Aku mau ke kamar mandi sebentar, Rangga aku lapar" rengek keyra manja


Rangga tertawa mendengarnya "itu di atas meja tadi malam aku belikan roti keju kesukaan mu, aku tau kalau kamu bangun pasti lapar karena dari kemarin siang aku menjemputmu di kampus kamu nggak makan apapun, kamu sibuk menangis dan tidur" goda Rangga


"Yang bikin aku menangis juga kamu" keyra cemberut digoda Rangga


"Eh nangis sendiri kok aku yang disalahkan" Rangga terkekeh tidak terima disalahkan oleh keyra


"Iya memang gitu, tapi kamu perngertian banget deh tau aku bakal kelaparan"


"Apa sih yang aku nggak tau tentang kamu" jawab Rangga sombong seperti biasanya dan keyra hanya mencibir kemudian pergi ke kamar mandi


Setelah sikat gigi dan cuci muka keyra melihat Rangga kembali tertidur, keyra duduk di sofa dan mulai makan roti keju yang sudah disiapkan Rangga


Setelah kenyang keyra membuka pintu untuk melihat lihat karena semalam dia sama sekali tidak memperhatikan tempat ini, seperti kata Rangga semalam dia hanya menangis dan tidur


Tempat ini rupanya berupa bungalow di pinggir pantai gunung kidul, bungalow ini terbuat dari kayu bergaya jepang klasik, tidak besar tapi begitu apik berjajar ada sekitar 8 bungalow, bungalow yang ditempati keyra adalah yang paling ujung dan menghadap langsung ke pantai


Keyra duduk di teras bungalow menatap pantai yang masih gelap, masih jam 5 pagi udara juga masih dingin, keyra menyedekapkan tangannya karena kedinginan tapi dia enggan untuk masuk, masih asyik melihat ombak dari kejauhan


Rangga mendekapnya dari belakang dan mencium ceruk leher keyra yang indah, keyra tersenyum dan menoleh


"Sudah bangun? Kita ke pantai yuk lihat sun rise" ajak keyra


"Sebentar lagi ya, masih pengen kaya gini, kangen" Rangga terus memeluk keyra sambil berulang kali mencium pipu keyra


"Kalau diciumi terus ntar pipiku jadi kempot nih" keyra cemberut


"Kalau pipimu kempot aku juga tetep cinta kok" Rangga tertawa sambil kembali mencium pipi keyra lebih lama


"Ah gombal, ayuk dong kita ke pantai ntar keburu mataharinya keluar" rengek keyra manja, hanya pada Rangga keyra merengek manja seperti itu, biasanya di depan orang lain keyra selalu tampak anggun, sopan dan cenderung dingin


"kamu kedinginan ya? Bentar aku ambilkan jaket di dalam mobil" Rangga mengambilkan jaketnya di dalam mobil dan memakaikannya pada keyra kemudian mereka berdua berjalan menyusuri pantai


"Duduk sini" ajak Rangga setelah menemukan tempat yang nyaman untuk melihat matahari terbit, keyra segera duduk di samping Rangga menyenderkan kepalanya di bahu Rangga dan Rangga memeluknya

__ADS_1


"Rangga"


"Hmm"


"Mungkin tidaknya suatu hari nanti kita seperti ini terus?"


"Pasti bisa kalau kita tidak pernah lelah memperjuangkan kebahagiaan kita"


"Maafkan aku, aku terlalu mudah menyerah"


"Kamu terlalu lelah menghadapi semua tekanan dan tugasku yang memperjuangkan mu sayang"


"Terima kasih untuk tidak lelah bersamaku"


"Aku tidak akan lelah karena aku bahagia bersamamu, stt aku tidak ingin kamu menangis lagi, lihatlah mataharinya mulai terbit"


"Indah sekali" gumam keyra sambil mengeratkan pelukannya ke tubuh Rangdi


Setelah matahari agak tinggi mereka kembali ke kamar


"Mandi dulu sayang, tadi malam aku belikan kamu baju ganti"


"Tadi malam kamu keluar kemana?" tanya keyra sambil mengintip isi paper bag yang baru saja diberikan Rangga


Keyra mengangguk kemudian pergi mandi, setelah selesai mandi gantian Rangga yang mandi


"Sudah lapar belum?" tanya Rangga setelah selesai mandi, keyra tampak bermalas malasan di tempat tidur


"Belum, aku ngantuk lagi, aku tidur lagi sebentar ya" jawab keyra malas sambil mulai memejamkan matanya


"Dari kemarin kamu tidur terus, disini aku cuma nemenin orang tidur" gerutu Rangga sambil merebahkan tubuhnya di samping keyra


"Akhir akhir ini aku tidur dan makan dengan buruk Rangga" keluh keyra sambil memeluk tubuh Rangga yang masih wangi sabun mandi


"Siapa suruh sok menjauh dariku" goda Rangga sambil mencium ujung hidung keyra


Keyra cemberut mendengar Rangga terus menggoda nya, melihat bibir keyra yang cemberut membuat Rangga gemas dan tergoda untuk melumat lembut bibir keyra, makin lama ciuman mereka makin dalam dan panas, tubuh Rangga pun sudah berada di atas tubuh keyra, ciuman mereka semakin bergairah dan keyra pun merasa ada sesuatu yang keras milik Rangga menekan intinya, keyra berusaha menyudahi ciumannya dengan terengah engah


"Rangga"


"Hmm"

__ADS_1


"Kita tidak boleh terlalu jauh" bisik keyra


Rangga segera menjatuhkan tubuhnya kembali tidur di sebelah keyra


"Iya sayang, aku akan menepati janjiku tidak lebih dari berciuman, sekarang kita tidur dulu nanti kita jalan jalan lagi"


Rangga memeluk keyra dan matanya mulai terpejam, keyra mengikutinya dengan mulai tidur


Keyra bangun sudah menjelang sore, ketika bangun Rangga berada di sampingnya masih memandanginya


"Aku tidur lama ya?"


"Kamu tidur seperti orang pingsan" jawab Rangga terkekeh


"Kamu dari tadi tidak tidur Rangga?"


"Tidur sebentar, aku pesenin teh panas buat kamu mungkin sekarang sudah ditaruh di meja teras" Rangga merapikan rambut keyra yang berantakan


"Sekarang hujan ya?"


"Iya hujan baru saja, karena itu aku pesenin teh panas, biasanya kamu suka lihat hujan sambil minum teh"


"Ih tau aja" keryra mencubit hidung Rangga


"Apa sih yang aku nggak tau tentang mu" Rangga dan keyra mengucapkan kalimat sakti nya Rangga itu bersamaan dan mereka tertawa


"Lihat hujan yuk, kalau disini terus ntar aku tergoda lagi" bisik Rangga membuat wajah keyra memerah malu


"Ayo kita kedepan" ajak keyra bangkit dari tidurnya disusul oleh Rangga


Mereka duduk berdampingan melihat hujan sambil menikmati teh panas


"Kita seperti orang bulan madu ya sayang" Rangga merengkuh tubuh keyra ke pelukannya


"Bulan madu gimana, kita ini pasangan selingkuh yang takut ketauan" gerutu keyra manja membuat Rangga tertawa


"Nanti kalau aku ke jogja lagi kita pergi ke gunung ya" ajak Rangga dan keyra mengangguk setuju


"Tapi besoknya lagi kalau kamu menemuiku lagi kita pergi ke solo yuk, aku belum pernah main ke solo"rajuk keyra manja


"Oke, apa sih yang nggak buat kamu, jarang jarang kan ada selikuhan sebaik aku" goda Rangga terkekeh

__ADS_1


"Iya kamu memang selingkuhanku yang paling baaaaiiiikkkk" keyra menjawab dengan centil


__ADS_2