MENUNGGU SENJA BERSAMAMU

MENUNGGU SENJA BERSAMAMU
aku ingin kau dan Valea memilihnya sendiri


__ADS_3

"key....keyra" panggil suara mommy nya sambil mengetuk pintu kamar Keyra


"iya mom" Keyra dengan hati hati menidurkan Valea di dalam box nya, kemudian dengan pelan dia membukakan pintu kamarnya


"Valea sedang apa?" tanya mommy nya begitu melihat Keyra keluar dari kamarnya


"Valea baru saja tidur mom"


"baguslah kalau begitu, ayo lihatlah siapa yang datang mengunjungi kita" Gendis menarik tangan Keyra menuju ruang tamu


Sosok pria tampan sedang berbincang akrab dengan daddy Andrew duduk berhadapan di ruang tamunya


"kak Jaka!!!" teriak Keyra senang menghampiri kakak angkat nya itu dan duduk di sampingnya


"hei key, gimana kabarmu? dimana keponakan cantikku?" Jaka mengacak rambut Keyra dengan lembut


"aku baik dan sehat, keponakanmu sudah tertidur kenapa kau datang kemari malam hari? besok datanglah siang atau sore hari agar kau bisa bermain dengan Valea" jawab Keyra senang


"hmm aku pasti akan punya banyak waktu bermain dengannya karena aku akan kembali menetap di Jogja" Jaka mengerlingkan sebelah matanya penuh arti


Keyra terkejut senang melirik ke arah daddy dan mommy nya yang juga tersenyum penuh arti, "benarkah? kau akan menetap disini? lalu bagaimana kantor di Sidney?"

__ADS_1


"kantor di Sidney akan diurus kak Ayu dan Charles dan aku diminta ayah untuk membuka kantor cabang disini, bagaimana pun orang tuaku sudah tua mereka ingin ada salah satu anaknya yang tinggal bersama mereka" jelas Jaka


"ooh iya memang sebaiknya begitu jadi ada yang mengurus paman Rendra dan tante, aku minta maaf ya kak tidak bisa menghadiri pernikahan kak Ayu dan Charles"


"tidak masalah Key, kami mengerti waktu pernikahan Ayu bertepatan dengan kamu melahirkan, oh iya Ayu dan Charles menitipkan ini untuk Valea" Jaka menyerahkan sebuah bingkisan indah kepada Keyra


"terima kasih kak, Valea pasti senang memakainya" Keyra menerima bingkisan itu dan meletakkannya di pangkuannya


"Jaka, karena mas Rendra ingin kau tinggal menemaninya jadi seharusnya kau mencari istri gadis sini saja" goda Gendis pada keponakan laki laki nya itu


"itu masih dalam rencana tante, perempuan yang aku suka sudah ada tinggal melakukan pendekatan saja, tidak terburu buru karena aku juga harus mulai mengurus kantor akuntan publik yang akan dibuka disini" jawab Jaka dengan penuh senyum


"perempuan yang kau suka, apakah temen sekolah mu dulu kak? ayo beritahu aku, aku akan membantumu untuk mendapatkannya" Keyra mengguncang lengan Jaka dengan cengengesan


"dua tahun lalu kalian dekat di Sidney, berarti waktu itu aku juga sedang berada di sana kan? siapa kak? kok selama disana aku tidak melihat kau dekat dengan siapa siapa kecuali denganku dan kak Ayu" Keyra mengerutkan keningnya mencoba mengingat ingat


"nanti suatu hari kamu akan tau key" jawab Jaka dengan senyum penuh arti


"kalau kau sudah tau nanti jangan kaget ya honey" ujar daddy nya juga dengan senyum penuh arti


Keyra melirik ke arah daddy, mommy dan Jaka yang penuh senyum bergantian, "ah kalian tidak asyik, kalian menyembunyikan rahasia dariku" gerutu Keyra dengan cemberut

__ADS_1


Daddy Andrew tertawa dan mencubit pipi putrinya dengan gemas, "kau ini sekarang sudah jadi seorang mama tapi kenapa masih suka cemberut begini, tidak ada pria yang menyukai cewek yang suka cemberut"


"ah kau dad yang suka sekali membuatku kesal, tapi Rangga tetap menyukaiku meski aku sering cemberut" jawab Keyra merajuk


Jawaban Keyra membuat suasana berubah menjadi agak canggung


"yah...Rangga memang menantu daddy yang terbaik" jawab daddy Andrew mencoba mengurangi suasana canggung yang ada


"baiklah sudah malam, aku pamit dulu besok aku kesini lagi untuk bermain dengan Valea" Jaka berdiri dari duduknya


"beneran ya kak, Valea pasti senang bertemu dengan om nya" Keyra mengantar Jaka keluar rumah


"pasti, aku janji dan oh iya aku belum memberikan kado untuk Valea aku ingin kau dan Valea memilihnya sendiri"


"wah kalau begitu kami berdua siap menguras habis isi dompetmu" goda Keyra


Jaka terkekeh mendengar perkataan Keyra, "tidak masalah untuk keponakanku tersayang"


"aku pulang dulu" Jaka sekali lagi mengusap lembut rambut Keyra sebelum dia masuk ke dalam mobilnya


Keyra tersenyum dan melambaikan tangannya ke arah Jaka, dan menunggu sampai mobil Jaka keluar dari gerbang rumahnya

__ADS_1


Jaka dan Keyra selisih usia hanya lima tahun, mereka berdua sangat akrab ketika mereka tinggal di Sidney


Jaka selalu menjaga Keyra dengan baik, dia akan selalu menjadi yang pertama membantu Keyra di saat Keyra membutuhkan bantuan, bahkan di saat awal kedatangan Keyra di Sidney Jaka adalah orang yang tidak henti menghibur Keyra yang sangat itu terpuruk sedih berpisah dari Rangga, Jaka yang selalu mengantar Keyra konsultasi pada psikolog untuk membantu mengatasi depresi dan rasa takut nya pada teror yang terus menerus dilakukan Devano.


__ADS_2