
Hujan turun tidak begitu deras, sudah setengah jam Keyra duduk di kursi depan kamar kostnya melihat hujan sambil menggengam gelas berisi teh hangat, ini adalah hobi baru keyra selama satu tahun tinggal di jogja yaitu melihat hujan sambil minum teh hangat.
Kostnya siang ini sepi banget sebagian masih pergi kuliah sebagian lagi di dalam kamar masing masing, siang hari hujan begini memang paling enak untuk tidur siang seperti yang dilakukan Nadin adek bungsunya yang sudah tiga hari ini nginep di kostnya karena libur sekolah.
Tiba tiba ada montor masuk ke dalam halaman kostnya, setelah pengemudinya turun dan melepas helmnya, Keyra tertawa menghampirinya
"kasian!!! kehujanan lu?" teriak Keyra sambil berjalan mendekati Yuda yang basah kuyup menggigil di pojok pendopo kost Keyra
"nggak, gue kepanasan" Yuda menjawab ketus, Keyra makin tertawa senang melihatnya
"tunggu bentar ya, jangan duduk di sofa kamu basah" Keyra memperingatkan Yuda yang disambut umpatan kesalnya pada Keyra
Keyra keluar dari kamarnya membawa handuk, kaos dagadu dan celana olah raga
"kamu bisa pake ini dulu, masuk ke dapur itu disana ada kamar mandi" Keyra menyerahkannya pada Yuda, Yuda mengamati baju yang diberikan Keyra sebentar
"key, yang bener aja masak gue lu suruh pake kaos warna pink sih? protes Yuda
" adanya itu Yudaaa, kaos dagadu ku yang warna gelap masih dicuci adanya kaos cewek yang ngepas badan, udah pake aja lagian sekarang masih musim cowok pake baju pink" ujar Keyra sambil masuk ke dapur dan diikuti Yuda
"kenapa nggak ada dalemannya sekalian nih" Yuda iseng godain Keyra, Keyra menoleh dan melototkan mata indahnya
"gue mana punya daleman cowok!!!" ujar Keyra ketus, dia mulai merebus air dalam panci
"trus kenapa gue nggak ganti baju di kamar mandi kamarmu aja?" Yuda mendekati Keyra sambil melihat keyra mulai meracik teh dan gula ke dalam gelas
"ada adek gue lagi tidur siang, lagian tamu cowok dilarang masuk kamar, udah sana ganti baju bawel banget ntar gue siram air panas nih" ancam Keyra membuat Yuda terkekeh sambil masuk ke kamar mandi.
__ADS_1
Setelah Yuda selesai berganti pakaian diliatnya Keyra sudah tidak ada di dapur, ternyata Keyra sudah duduk di pendopo sambil menatap hujan
"serius banget liat hujannya, makanya cari pacar di jogja biar ada yang menghangatkanmu kalau hujan" celetuk Yuda sambil duduk di samping Keyra
"berisik lu, itu diminum tehnya biar anget" Keyra menujuk gelas teh di depan Yuda
"dari mana lu, hujan hujan begini?" tanya Keyra yang tersenyum mengamati penampilan Yuda memakai kaos pink sebenernya sih Yuda keliatan lebih bersih pakai kaos warna cerah gini tapi biasa cowok suka gengsi pake warna pink
"dari cari buku waktu pulang masih gerimis makin lama kok hujannya makin gede, gue inget deket kost lu ya gue mampir lah, untung lu di kost, Laras dimana?" Yuda menengok ke arah kamar Laras yang tertutup rapat, kamar Laras bersebelahan persis dengan kamar Keyra dan berada di samping pendopo.
"Laras kuliah dari pagi belum balik" jawab Keyra sambil menyesap tehnya
"kakak" Keyra dan Yuda bersamaan menoleh ke arah Nadin yang berdiri di depan pintu kamar Keyra
"iya dek, udah bangun? makan siang dulu gih tadi kakak udah beliin kamu makan tapi belum dibawa ke kamar masih ada di meja dapur ambil aja sana dek" Nadin mengangguk dan melangkah menuju dapur
"ogah" jawab Keyra malas, yang disambut cibiran Yuda
Melihat Nadin keluar dari dapur sambil bawa box makan, Keyra memanggilnya
"dek sini dulu bentar, nih temen kakak mau kenalan" tangan Keyra melambai ke arah Nadin, dan dituruti oleh Nadin
"kenalin gue Yuda" yuda langsung mengulurkan tangannya yang disambut Nadin sopan sambil menyebutkan namanya
"dek Nadin kelas berapa?" tanya Yuda dengan senyum manis yang langsung dicibir Keyra
"kelas 9 SMP kak" jawab Nadin malu malu, Keyra yang melihat itu tertawa kecil
__ADS_1
"dek jangan termakan rayuan dia, dia agak stress setelah gue tolak cintanya, udah sana makan dulu" Keyra langsung menyelamatkan Nadin dari niat Yuda merayunya
"lu yang stress key nolak cowok ganteng kayak gue, dek Nadin makannya disini aja sambil suapin aku" celetuk Yuda yang masih saja berusaha merayu Nadin, Keyra tertawa senang melihat Nadin cuek saja langsung masuk kamar
"sirik aja lu key, nggak iklas banget jadi kakak ipar gue" gerutu Yuda yang membuat keyra makin tertawa
Sebuah mobil biru masuk ke halaman kost, terlihat Laras turun dari mobil sambil membawa tas dan beberapa buku
"idiiih pake kaos pink, kirain tadi tumben banget si Rangga pake baju pink ternyata lu Yuda" sapa Laras menggoda yang membuat Yuda cemberut dan melirik ke arah Keyra yang masih saja tertawa
"ini nih kerjaan temen lo yang ngasih gue kaos pink karena tadi baju gue basah kehujanan" Laras ikut tertawa mendengar penjelasan Yuda
"eh ngomong soal mas Rangga mu itu nggak apel key?" tanya Yuda seperti diingatkan soal Rangga dengan perkataan Laras tadi
"baru 2 minggu lalu doi datang, eh Yuda jangan keras keras ntar adek gue denger" bisik Keyra yang disusul anggukan dari Laras
"makanya jangan suka dengan hubungan gelap, coba lu ma gue pasti direstuin oleh keluarga lu" jawab Yuda asal yang langsung dihadiahi injakan Keyra pada kakinya.
Sama seperti waktu di SMA Keyra tetap jadi primadona di kampusnya banyak yang mendekatinya berusaha menjadi pacarnya termasuk Yuda, tapi semua ditolaknya.
Keyra dan Rangga memang berhubungan jarak jauh setiap harinya mereka berkomunikasi lewat ponsel dan dalam satu bulan sekali Rangga akan mengunjungi Keyra di jogja selama tiga hari.
Keyra sudah banyak berubah setelah tinggal di jogja, dia kini bukan gadis dingin lagi, dia punya banyak teman baru di jogja, dia juga tidak terlalu pendiam lagi, dia udah mulai sering iseng ke teman temannya kalau kata Rangga keyra udah ketularan dirinya.
Karena dia hanya boleh pulang ke rumah orang tuanya 6 bulan sekali, maka setiap akhir pekan dia akan menghabiskan waktu untuk jalan jalan keliling jogja dan sekitarnya bersama teman temannya, Keyra benar benar menikmati hidup di jogja ini lepas dari segala aturan, celaan dan makian dari orang tuanya
Tapi pembawaan Keyra tetaplah kalem dan anggun ketika teman temannya tertawa ngakak dia tidak pernah tertawa sampai ngakak, dia juga tetap berpakaian sopan dan sederhana ala anak kuliahan walau banyak dari teman temannya yang berdandan menor jika sudah di luar kampus.
__ADS_1
Pembaca yang budiman jangan lupa tap jempolnya ya......koment, kritik dan saran juga ditunggu