MENUNGGU SENJA BERSAMAMU

MENUNGGU SENJA BERSAMAMU
aku pulang duluan


__ADS_3

Nathan sudah sampai di rumah Rangga pagi pagi sekali, hari ini mereka akan pergi ke Surabaya


"ayo sarapan dulu Nathan" Keyra mengambilkan piring untuk Nathan


"oke nih, aku nggak bakal nolak, kebetulan belum sarapan tadi Norma bangun kesiangan" Nathan tanpa sungkan ikut bergabung sarapan dengan Rangga dan Keyra


Setelah sarapan, Keyra mengambilkan tas kerja Rangga sedangkan Nathan membawakan tas pakaian Rangga


"aku berangkat dulu sayang, ingat jangan pergi kemana mana ya" pesan Rangga mengecup kening Keyra


"siap bos, jangan lupa telpon aku" keyra merapikan dasi Rangga


"ck cuma tiga hari, kalian ini seperti mau berpisah lama saja" gerutu Nathan melihat kedua temannya itu tampak enggan saling berpisah


"sewot aja lu" celetuk Rangga dengan ketus, Keyra hanya tertawa melihat tingkah laku Rangga dan Nathan


*****


Rangga dan Nathan baru saja mendarat di Surabaya, mereka dijemput oleh seorang sopir dengan mobil mewah yang sudah diatur Kiki sebelumnya


"apa jadwal kita selanjutnya?" Rangga masuk ke dalam mobil diikuti Nathan


"kita akan mengecek lokasi proyek dulu setelah itu ke hotel memantapkan draft kontrak, nanti malam kita bertemu dengan pak Broto untuk pembahasan awal, besok seharian kita akan fokus ke proses negosiasi kontraknya" jelas Nathan


"oke berarti ini kita langsung pergi ke lokasi" Rangga menganggukkan kepalanya dan mulai melakukan panggilan video pada keyra


'halo suami' sapa keyra di telpon dengan riang


'sayang, aku baru saja sampai, bagaimana denganmu?' Tanya Rangga


' syukurlah kalau sudah sampai dengan selamat, aku bengong di rumah cuma maen game saja' keyra menunjukkan game di laptopnya


Rangga tertawa, 'gadis baik, bermainlah game sepuasmu, ingat jangan keluar rumah dulu'

__ADS_1


'iya suamiku yang cerewet, tenang saja aku ini istri yang penurut' keyra mengerlingkan matanya


'iya istriku memang penurut membuatku makin cinta deh' goda Rangga


'huh gombal' cibir Keyra cemberut


'oke sayang nanti aku telpon kamu lagi, ini aku akan menuju ke lokasi proyek' pamit Rangga


'oke, hati hati ya, bye suami' Keyra melambaikan tangannya dan menutup telponnya


Rangga tersenyum setelah mengakhiri panggilan videonya dan menyimpan kembali ponselnya


"kau tidak telpon Norma?" tanya Rangga melirik ke arah Nathan


"aku sudah mengirim pesan tadi dan belum dijawab, mungkin istriku tidur lagi, semalaman muntah muntah terus kehamilan awalnya agak merepotkan tapi ada mertuaku yang menemaninya" jawab Nathan yang hanya mendapat respon anggukan kepala dari Rangga


"bagaimana informasi lanjutan dari Niko, bro?" tanya Nathan


"wah bahaya bro, kita tidak bisa tau apa yang akan mereka rencanakan" desis Nathan kesal


"itu yang membuatku semakin khawatir, musuh kita kembali dalam gelap dan yang jelas mereka semakin kuat" Rangga memijit pelipisnya


"tapi Keyra dalam keadaan aman, penjagaan di rumah sangat kuat, keyra juga hanya di rumah saja saat kau pergi" Nathan berusaha menenangkan sahabatnya itu


Rangga mengangguk, "iya aku berharap Keyra selalu aman"


*****


Rangga dan Nathan sangat sibuk sepanjang sore dan setelah selesai pertemuan malam mereka berdua masih lembur di hotel untuk menyelesaikan draft kontrak kerjasama untuk keesokan paginya


Pagi pagi sekali Rangga dan Nathan sudah bersiap siap karena setelah sarapan mereka akan langsung menuju ke perusahaan mitra kerjasama mereka


"besok apa acara kita Nathan?" tanya Rangga sambil memotong rotinya

__ADS_1


"besok hanya acara ceremoni aja bos, seperti perayaan untuk kerjasama kita, tengah hari sudah selesai dan besok sore kita sudah bisa sampai jogja" jawab Nathan yang juga ikut mengoles selai ke rotinya


"acara besok kau saja yang menghadirinya, setelah penandatangannan kontrak sore ini aku akan pulang duluan ke Jogja, aku mengkhawatirkan keyra, tolong hubungi Kiki agar mengurus tiketku sore ini" perintah Rangga


"oke bos, aku hubungi Kiki sekarang" Nathan meletakkan rotinya dan langsung menelpon Kiki


Setelah sarapan, Rangga dan Nathan langsung pergi untuk bernegosiasi bisnis dan baru berakhir sekitar jam tiga sore


Nathan mengantar Rangga ke bandara, "apa aku perlu menelpon rumahmu agar pak Min menjemputmu di bandara Jogja?" Nathan membantu menurunkan tas Rangga


"tidak perlu, aku akan naik taksi saja dari bandara menuju rumah, semua dokumen kerjasama yang baru saja ditandatangani segera kirim lewat email pada Kiki dan salinannya kau bawa ke Jogja besok" Rangga meminta tasnya dari tangan Nathan dan menepuk bahu sahabatnya itu


"oke, hati hati bro" jawab Nathan, Rangga mengangkat jempol tangannya ke atas dan melangkah masuk ke dalam bandara


Di dalam mobil Nathan melakukan panggilan video pada Norma


'hai gimana pekerjaanmu?' tanya Norma begitu melihat wajah suaminya


'capek yang, hari ini jadwalku dan Rangga padat sekali dari pagi, ini baru saja selesai dan langsung mengantar Rangga ke bandara' jawab Nathan lesu


'memangnya Rangga mau pergi kemana lagi?' tanya Norma heran


'Rangga pulang duluan, dia khawatir dengan Keyra sedang aku masih ada satu pertemuan lagi besok pagi, mungkin besok sore aku nyampe rumah'


jelas Nathan


'jangan lupa oleh oleh untukku yang banyak ya say' Norma begitu semangat mendengar suaminya akan pulang besok


'iya iya malam ini aku akan berkeliling mencari oleh oleh untukmu, apa kau masih terus muntah muntah?' tanya Nathan penuh perhatian


Norma menggelengkan kepalanya, 'sudah tidak sering muntah, dua hari ini aku hanya muntah di pagi hari saja'


'baguslah kalau begitu, nanti aku telpon kamu lagi ya' Nathan berpamitan pada istrinya dan menutup telponnya kemudian melajukan mobilnya ke tengah kota mencari oleh oleh untuk Norma sebelum dia kembali ke hotel untuk tidur

__ADS_1


__ADS_2