MENUNGGU SENJA BERSAMAMU

MENUNGGU SENJA BERSAMAMU
Menemani di pesta pernikahan


__ADS_3

Keyra baru saja selesai mandi sore ketika ponselnya berbunyi, telpon dari Devano


"Halo mas"


"Key nanti malam mas jemput ya, temenin mas di acara pernikahan putri pak mentri"


"Pernikahan putri mentri mas?"


"Iya ada papa dan mamaku juga datang, dandan yang cantik ya banyak orang penting yang hadir"


"Iya mas"


Keyra menghela nafasnya setelah menutup telpon nya, kemudian dia membuka lemari pakaiannya agak bingung mau pakai baju apa, karena kebanyakan bajunya di jogja adalah baju casual untuk pergi ke kampus sedangkan gaun formalnya semua dia tinggal di rumah orang tuanya


Ketika dia membuka buka tumpukan bajunya dia melihat dress warna merah marun yang pernah dibelikan Rangga satu tahun lalu, akhirnya dia mengambil dress itu karena itu satu satunya dress yang ada di lemarinya saat ini


Keyra mulai merias wajahnya dengan make up natural, dress merah marun yang dibelikan Rangga sangat cantik dipakai keyra, dress ini panjangnya sebetis dengan lengan sesiku menampilkan sosok sopan dan anggun keyra sedangkan bagian lehernya berpotongan model V yang membuat leher keyra yang indah terlihat makin mempesona


Tepat jam setengah tujuh Devano sampai di kost keyra, dia tampak terpesona ketika melihat keyra keluar dari kamar nya, dress yang dikenakan keyra sederhana tapi tampak elegan, riasan wajah yang natural justru menambah kecantikan keyra


"Wah kamu cantik sekali key, orang orang pasti iri melihat gandenganku secantik ini" puji Devano saat keyra sudah mendekat


"Kita pergi sekarang mas?" tanya keyra tanpa memperdulikan rayuan Devano


Devano mengangguk senang sambil menggandeng keyra menuju mobil mewahnya

__ADS_1


Mereka sampai di sebuah hotel bintang lima yang termegah di jogja, mereka datang lebih awal jadi antrian tamu yang akan mengucapkan selamat pada mempelai belum panjang


Setelah selesai mengucapkan selamat pada pengantin dan keluarganya, keyra di ajak Devano menemui orang tuanya yang juga berada di pesta itu


Keyra menyalami kedua orang tua Devano dengan sopan


"Kamu cantik sekali malam ini keyra" puji tante Inggrit mamanya Devano


"Kalian berdua terlihat sangat cocok dan serasi" om Tomy juga ikut berkomentar melihat kedatangan keyra dan Devano


"Iya dong ma pa, keyra sangat cantik dia sudah jadi perhatian banyak orang begitu masuk ke dalam hotel ini tadi" jawab Devano bangga, keyra hanya tersenyum sopan


"Tante dengar kamu sudah mau diwisuda ya key?"


"Iya tante sekitar dua bulan lagi"


Sepasang suami istri dengan baju dari sutra motif couple menghapiri mereka menyapa om Tomi dan tante Inggrit mengobrol


"Ayo kita menyapa tamu lain"ajak Devano, keyra mengangguk


Devano mengajak keyra berkeliling menyapa beberapa koleganya sebagian besar dari mereka adalah pengusaha dan pejabat pemerintahan


Untuk keluarga Devano yang memiliki Bank swasta terkenal di negri ini tidak heran jika mereka mengenal banyak pengusaha besar dan pejabat pemerintahan dari mulai tingkat kota, provinsi bahkan pusat dan presiden pun mengenal keluarga Tomy wiguna


Ketika Devano menyapa mereka banyak dari mereka yang memuji kecantikan keyra dan itu membuat Devano bangga seperti orang yang tengah memamerkan sebuah pajangan

__ADS_1


Ketika mereka berdua lagi mengambil makanan, keyra merasakan perut bagian bawahnya sakit, dia ingat tadi sore waktu mandi dia baru saja mendapatkan haidnya dan karena setelah mandi mendapat telpon dari Devano menyuruhnya untuk bersiap siap datang ke acara ini dia lupa meminum obatnya.


Keyra memang selalu merasakan kram perut saat hari pertama haidnya datang dan untuk meringankan rasa sakitnya keyra terbiasa minum obat begitu dia tau haidnya datang, tetapi karena tadi dia lupa kini kram di perutnya mulai terasa sangat sakit


"Mas bisakah kita pulang lebih awal?"


Tanya keyra pada Devano ragu ragu


"Kenapa kita harus pulang lebih awal?" Devano balik bertanya dengan nada suara tidak suka


"Maaf mas, aku sakit perut, aku baru saja dapat haid sore ini tapi aku lupa minum obat, aku selalu kram perut saat hari pertama haid datang mas" jelas keyra sambil menahan sakit, wajahnya sudah tampak pucat


"Itu salahmu, sudah tau selalu kram perut kok bisa lupa minum obat" hardik Devano dengan nada yang makin marah


"Kita tidak bisa pulang lebih awal, disini banyak tamu penting datang ini saat yang bagus untuk mendekatkan diri dengan mereka, tahanlah rasa sakitmu sampai selesai acara" ujar Devano dingin


Keyra menggigit bibir bawahnya menahan sakit sementara tangan kirinya memegang perutnya yang terasa sakit, dia tidak habis pikir dengan keegoisan Devano tapi keyra memilih diam tidak ingin membuat keributan atau membuat Devano makin marah


Seorang pria tampan dengan setelan jas mahal datang berasama dengan seorang gadis cantik dengan riasan tebal dan gaun panjang seksi warna hitam, potongan leher yang rendah menyembulkan sebagian payudaranya yang montok berisi, gaunnya ketat melekat di tubuh gadis itu menonjolkan setiap lekuk tubuhnya. Pasangan itu menghampiri Devano


"Hai Devan, aku datang menepati janjiku" suara sang pria menyapa sementara gadis disampingnya tersenyum genit ke arah Devano


"Ah iya aku suka dengan orang yang selalu menepati janjinya" Devano menyalami kedua orang itu dan ketika menyalami si gadis mata Devano tampak meneliti gadis itu dari atas ke bawah kemudian tersenyum senang


"Jadi gimana?" tanya si pria sambil melirik ke arah keyra

__ADS_1


"Ada bisnis yang harus aku bicarakan dulu, tunggulah disini sebentar key" Devano berbisik pada keyra, keyra hanya mengangguk dia sudah sangat kepayahan menahan rasa sakitnya


"Ayo kita bicara di luar" ajak Devano pada kedua orang itu dan mereka bertiga pun melangkah menjauhi keyra


__ADS_2