MENUNGGU SENJA BERSAMAMU

MENUNGGU SENJA BERSAMAMU
Kau memerasku sayang


__ADS_3

Gendis dan Andrew baru pulang nyaris tengah malam, Gendis tersenyum melihat Rangga tertidur dengan terduduk dan pangkuannya dibuat bantal oleh putri angkat tersayangnya


"Lihat dad, mereka so sweet ya" bisik Gendis pada Andrew


"Iya putri kita terlihat sangat bahagia, Rangga juga terlihat sangat menyayanginya" Andrew menghampiri Rangga, menepuk pelan bahu Rangga beberapa kali


Rangga terbangun karena tepukan di bahunya "ohh dad, kau sudah pulang" gumam Rangga sambil meluruskan punggungnya


"Dad akan memindahkan keyra ke kamarnya, kau pindahlah tidur di kamarmu, badanmu akan pegal semua jika kamu tidur seperti ini sampai pagi" kata Andrew


"Biar aku saja yang memindahkan keyra ke kamarnya dad" pinta Rangga


"Baiklah hati hati" Andrew kemudian mengajak Gendis masuk ke dalam kamar


Rangga menggendong keyra dan meletakkannya dengan hati hati ke kasur, mengecup keningnya kemudian kembali ke kamarnya sendiri


🌻🌻🌻🌻🌻


Esok harinya keyra membantu mommy nya memasak sarapan


"Kau terlihat sangat bahagia nak, apakah kau akan ikut pulang Rangga ke Indonesia? " tanya mommy sambil sibuk mengaduk bubur di atas kompor


"Menurut mommy aku harus bagaimana? " keyra berbalik bertanya


Gendis mematikan kompor dan mengajak keyra duduk


"Nak, kau tau mommy dan daddy akan sangat kesepian tanpa kamu disini tapi kami juga sangat bahagia ketika melihatmu bersama Rangga"


"Sebaik apapun kami padamu, kami bisa membuatmu tertawa tapi kami tidak bisa membuat hatimu bahagia seutuhnya, Rangga adalah hidupmu"


"Kalian sudah terlalu lama menderita, kini saatnya kalian berbahagia, jika kamu kembali ke Indonesia kami akan kembali ke kota hidup bersama dengan Ayu dan Jaka, kamu tau anak anak mas Rendra juga selalu menjadi anak anak kami" Gendis mengatakan semua perkataannya dengan mata yang terpancar bahagia


Dia sungguh tidak ingin keyra menahan kebahagiaannya hanya karena memikirkan mommy dan daddy nya yang akan kembali kesepian


"Aku sungguh lega mendengarnya mom, mommy dan daddy adalah orang tua terhebat untukku, aku sungguh merasa tidak enak jika harus berbahagia diatas kesepian kalian" mata keyra berkaca kaca sambil memeluk mommy nya


"Jangan pernah berpikir seperti itu, jika kau bahagia maka kamipun jauh lebih bahagia karena kau adalah putri kesayangan kami" Gendis menangkupkan kedua tangannya di samping pipi keyra dan kemudian mengecup sayang keningnya

__ADS_1


"Semua sudah matang, biar mommy yang melanjutkannya, kau lihatlah Rangga dan ajak dia sarapan" perintah Gendis pada keyra


"Oke mom" jawab keyra melangkah menuju kamar Rangga


keyra mengetuk pintu kamar Rangga, karena tidak ada jawaban keyra membuka pintunya


Ternyata Rangga sedang melakukan panggilan video, melihat keyra membuka pintu kamarnya Rangga memberi kode agar keyra duduk di sampingnya


Keyra duduk di pinggir kasur Rangga tepat di sebelah Rangga dan dia melihat Nathan di layar ponsel Rangga


"Hai bule keyra" sapa Nathan dengan usil


"Hai juga Nathan, gimana kabar lu?" keyra membalas menyapa Nathan


"Buruk, gue disini sedang disiksa pria yang duduk di samping lu itu" jawab Nathan ketus


Keyra menoleh ke arah Rangga yang terkekeh mendengar jawaban Nathan


"Gini aja deh kalau lu bisa bujuk keyra untuk pulang bersama gue, gue akan segera pulang dan lu gue kasih bonus sepuluh kali gaji lu" nada suara Rangga penuh dengan tantangan


"Lu serius bos? Bonus sepuluh kali gaji oke" Nathan menyahut dengan sumringah dan kemudian menatap keyra dengan pandangan memohon


Keyra dan Rangga tertawa melihatnya, "ayo dong key ikut pulang ya, jangan diketawain ini persoalan kesejahteraan hidup gue" mohon Nathan lagi tapi kali ini dengan nada suara setengah jengkel karena ditertawakan oleh keyra dan Rangga


"Aku belum bisa ikut pulang Nathan, masih ada pekerjaan yang harus aku selesaikan" jawab keyra masih dengan tertawa


"Ayolah key, lu dengar soal bonus itu? Bonus itu bisa membantu gue untuk persiapan pernikahan gue dengan Norma" kali ini Nathan merubah strategi merayunya dengan membawa nama Norma berharap keyra akan tersentuh


"Kalian berdua? Lu dengan Norma akan menikah?" tanya keyra dengan wajah terkejut dan senang


"Yup betul kami sedang mempersiapkan pernikahan kami, jadi bonus itu sangat penting so pulanglah bersama Rangga" Nathan semakin bersemangat merayu keyra karena merasa sedikit lagi rayuannya akan berhasil


Rangga hanya senyum senyum melihat usaha Nathan merayu kekasihnya agar mau pulang bersamanya


"Gue sungguh belum bisa pulang, tapi lu tidak usah khawatir Nathan gue pastikan Rangga tetap akan menyumbang untuk pernikahan lu dan Norma sebesar bonus yang tadi dia janjikan" keyra tersenyum sambil mengerlingkan matanya


"Hei sayang apa kamu baru saja memerasku?" sela Rangga tidak terima dengan perkataan keyra

__ADS_1


Nathan tertawa keras diikuti keyra "kau lihat bos betapa lihainya gue dalam urusan merayu? Terima kasih keyra cantik"


"Lu dipecat!" umpat Rangga kesal yang membuat Nathan tertawa makin keras


"Jadi bos, gue akan perintahkan Kiki untuk mengurus kepulanganmu besok sehingga senin lu sudah kembali di kantor, gue tidak sanggup mengurus semua pekerjaan lu" kata Nathan masih dengan tertawa


"Hei disini gue bos nya kenapa lu yang ngatur gue? Lagipula lu baru saja gue pecat" jawab Rangga dengan jengkel


"Lu akan merindukan gue jika lu memecat gue, bye bos gue hubungi Kiki dulu" Nathan menutup telponnya sebelum Rangga sempat menjawabnya


"Huh dasar!!! Kau juga sayang tega memerasku demi si Nathan" gerutu Rangga


"Jangan marah marah masih pagi" keyra tertawa sambil mengelus pipi Rangga


"Rangga, siapa Kiki yang disebut sebut Nathan tadi?" tanya keyra sambil memeluk Rangga menikmati aroma sabun dari tubuh Rangga


"Kiki itu sekretarisku sayang" Rangga membereskan laptopnya yang tergeletak di kasur


"Apakah cantik?" Rangga tersenyum geli mendengar pertanyaan keyra


"Iya Kiki sangat cantik dan sangat baik" jawab Rangga sengaja memancing keyra cemburu


"Ah kau pintar cari sekretaris" keluh keyra sambil melepaskan pelukannya


"Apa kau cemburu?" tanya Rangga menggoda


"Cemburu? Tentu saja tidak" jawab keyra sambil cemberut membuat Rangga terkekeh


"Jangan cemburu sayang, Kiki sangat profesional dan sangat baik, dia ditugaskan Nathan untuk mengatur makanan ku setiap hari karena aku pernah jatuh sakit disebabkan banyak bekerja dan makan yang buruk"


"Nathan dan Kiki adalah karyawan andalanku, mereka membantu pekerjaanku dan mengurusku dengan baik selama ini" jelas Rangga


"Hidupmu sulit karena harus mengalahkan Devano" gumam keyra sedih


"Kau juga mengalami kesulitan, jangan bersedih sayang" Rangga mengusap lembut rambut keyra


"Kalian ditunggu mommy sarapan" daddy keyra berdiri di depan pintu

__ADS_1


"Ah iya aku lupa, aku kesini untuk mengajakmu sarapan tapi malah mengobrol" keyra menarik tangan Rangga mengikuti daddy nya ke meja makan


__ADS_2