
Satu minggu kemudian adalah hari pernikahan Norma dan Nathan, Keyra sudah bersiap siap sejak pagi
Setelah selesai berdandan, keyra membangunkan Rangga
Rangga hanya membuka matanya sebentar memeluk Keyra dan kembali menutup matanya "lima belas menit lagi ya sayang" gumam Rangga
"eh suami, kau sudah bilang begitu sejak dua jam yang lalu, ayo bangun aku udah siap ini" keyra menggoyang goyang bahu Rangga
"ayolah lima belas menit lagi, aku masih ngantuk" gumam Rangga sambil mempererat pelukannya
"suami, bajuku bisa kusut lagi, ayo bangun" rajuk keyra memukul dada Rangga pelan
Keyra berdiri dan menarik tangan Rangga, Rangga dengan malas duduk di tempat tidur "ah kejam sekali istriku ini" gerutu Rangga
Keyra terkekeh dan menarik tangan Rangga lagi "ayo cepat mandi, nanti keburu siang kita terlambat sampai sana"
"beri aku ciuman dulu" Rangga menunjukkan pipinya
"tidak, mandi dulu baru ada ciuman" sahut Keyra mendorong tubuh Rangga agar menjauhinya
"huh iya nyonyaaa, aku mandi" seru Rangga melangkah ke dalam kamar mandi
Setelah sarapan mereka berdua pergi ke kota asal Norma, butuh waktu dua jam untuk sampai kesana
Sampai di sana prosesi akad nikah hampir saja dimulai, Keyra masuk ke dalam kamar pengantin menemui Norma sedangkan Rangga duduk di samping Nathan mendampinginya mengucapkan ijab kabul
Keyra menyalami ibu Norma dan memeluk Norma dengan haru "kau cantik sekali Norma, nggak nyangka kau bisa juga pakai kebaya, biasanya gayamu selalu tomboy" bisik Keyra
Norma tertawa mendengar ucapan keyra "iya nih sebenernya nggak tahan aku pake kebaya, kalau jalan lama"
keyra terkekeh mendengarnya, kemudian dari arah luar terdengar suara pembawa acara yang mengatakan jika acara akad nikah akan segera dimulai
__ADS_1
Norma menggenggam tangan keyra, keyra bisa merasakan tangan sahabatnya itu dingin "jangan gugup, berdoa saja agar semuanya lancar"
keyra mencoba menghibur Norma
Setelah upacara akad nikah selesai, keyra menuntun Norma berjalan keluar menemui Nathan yang kini sudah sah menjadi suaminya
Norma mencium tangan suaminya dan Nathan mengecup kening istrinya kemudian Norma dan Nathan bersama sama melakukan sungkeman pada kedua orang tua mereka secara bergantian
Setelah semua prosesi akad nikah selesai Norma dan Nathan berganti pakaian dan menuju ke sebuah hotel bintang lima untuk mengadakan resepsi
Resepsi pernikahan Norma dan Nathan berlangsung meriah, mereka mengundang seribu tamu undangan
Keyra dan Rangga duduk di salah satu meja yang paling dekat dengan tempat pengantin, keyra menyentuh bahu Rangga "suami, lihat Wulan datang dengan seorang pria" bisik Keyra pada Rangga
Rangga melirik ke arah yang ditunjukkan Keyra, terlihat Wulan baru saja mengucapkan selamat kepada Norma dan Nathan, Wulan berjalan dengan menggadeng tangan seorang pria berusia sekitar 40 tahun berjalan menuju meja Keyra dan Rangga
"hai, kalian sudah datang lama?" sapa Wulan sambil duduk di samping Keyra
"iya kami datang dari sebelum prosesi akad nikah karena Rangga menjadi saksi dari pihak Nathan" jawab Keyra
Keyra tersenyum risih melihat Wulan dan teman prianya itu sementara Rangga sibuk dengan ponselnya
Rangga membaca berita berita di internet dan tubuhnya merasa kaku, dia menegakkan duduknya membaca lebih teliti judul judul berita yang baru saja beredar itu
[Devano putra pemilik ex Crown bank melarikan diri], [Narapidana kasus Narkoba Devano kabur dari penjara tadi malam], [polisi menetapkan Devano sebagai buronan setelah berhasil melarikan diri semalam] dan masih banyak lagi judul berita yang serupa
Rangga melirik ke arah keyra yang sedang memakan puding tapi tidak mengatakan apapun pada Keyra
Keyra merasakan suaminya menjadi gelisah "ada apa suami? kenapa gelisah?"
"sayang, kita pulang sekarang yuk, aku ada pekerjaan mendadak" bisik Rangga
__ADS_1
Keyra mengira Rangga mengajak pulang cepat karena tidak nyaman dengan kedatangan Wulan jadi keyra langsung menyetujuinya
"Wulan, aku pamit pulang duluan" keyra menepuk lembut bahu Wulan
"eh aku baru datang kok kalian sudah mau pulang" tanya Wulan sambil menatap ke arah Rangga
Rangga yang menyadari tatapan Wulan kepadanya mengacuhkannya dan berdiri menunggu Keyra di dekat panggung pengantin
"Rangga mendadak ada pekerjaan, lagipula kita sudah berada di sini dari tadi pagi, yuk ya aku pulang dulu" Keyra tersenyum kepada Wulan dan mengangguk sopan ke arah pria yang datang bersama Wulan
Setelah Rangga dan Keyra berpamitan pada Norma dan Nathan, mereka langsung pulang kembali menuju Jogja
Di tengah perjalanan, Rangga berulang kali melirik ke arah istrinya mempertimbangkan apa yang harus dikatakan pada istrinya
"ada apa sih suami? seperti ada yang ingin kau katakan" tanya Keyra yang merasakan kegelisahan suaminya
"sayang coba kau buka internet, baca berita terbaru" ujar Rangga lembut
Keyra mematuhi suaminya dan segera membuka ponselnya, wajah keyra menjadi pucat, tangannya menutupi bibirnya seolah menahan untuk tidak menangis
Rangga melihat ekspresi Keyra yang menyedihkan, dia segera menepikan mobilnya
Rangga menghela nafas berat "aku sebenarnya tidak ingin kau tau berita ini, takut kau jadi seperti ini tapi aku pikir nanti atau besok kau pasti juga akan mengetahuinya sendiri"
Rangga mengusap lembut rambut Keyra
"sayang, jangan khawatir kita akan pikirkan bersama cara melindungi diri kita" Rangga menghibur Keyra
"aku tidak mau kita terpisah lagi Rangga" keyra memeluk suaminya dan mulai menangis
"aku juga tidak mau sayang, kita akan lebih waspada, mari kita pulang dulu kita pikirkan persoalan ini dengan tenang" Rangga menciumi pelipis keyra beberapa kali
__ADS_1
Keyra mengangguk dan kembali duduk dengan tenang.
Melihat istrinya sudah mulai tenang, Rangga kembali meneruskan perjalanan mereka