
Keyra dan Rangga menunggu laras sambil berbincang ringan, tangan Rangga sambil terus menggenggam tangan keyra
Ketika mobil Laras datang, Rangga segera turun untuk membukakan pintu untuk keyra, membantunya turun dan mengantarkannya ke mobil Laras
"Hei para gadis titip cewek gue ya" sapa Rangga setelah membuka pintu mobil Laras
"Siap, pasti selamat sampai tujuan" ujar Laras dari belakang kemudi
"Lu payah Rangga berani culik anak orang nggak diselesaikan sampai rampung" cela Norma pada Rangga
"Lah ini anak orangnya yang nggak mau diselesaikan" sahut Rangga tertawa usil sambil menunjuk keyra dengan ujung matanya
Keyra cuma tertawa, "udah yuk berangkat, kamu ngikutin kita dari belakang?" tanya keyra pada Rangga
Rangga mengangguk kemudian menutup pintu mobil Laras dan mengikuti mobil Laras
🌻🌻🌻🌻🌻
"Itu mobil kak Laras datang" tunjuk Nadin saat melihat mobil Laras memasuki halaman kampus
"Mobil jeep merah di belakang mobil kak Laras itu aku kok seperti sering lihat di kota kita" gumam Juna merasa tidak asing ketika melihat mobil Rangga
"Siapa?" tanya ayahnya yang mendengar percakapan kedua anaknya
"Nggak tau juga yah tapi Juna sering lihat mobil itu di kota kita" Juna masih terus memperhatikan mobil Rangga dan Laras yang masih cari tempat untuk parkir
__ADS_1
"Eh liat tuh kak key turun dari mobil kak Laras" tunjuk Nadin lagi ke arah mobil Laras
"Kok mobil jeep merah disebelahnya, penumpangnya nggak turun ya?" Juna masih sangat tertarik dengan mobil itu
"Ih kak Juna kepo aja, siapa tau itu memang anak kota kita yang juga sekolah di sini, yang penting kak key udah datang" celetuk Nadin heran melihat kakak laki lakinya
Keyra menghampiri keluarganya, teman temannya menyalami kedua orang tua keyra. Nadin memeluk satu persatu teman teman keyra yang memang cukup akrab dengannya karena setiap libur sekolah Nadin sering main ke jogja. Juna juga memperkenalkan diri ke teman teman kakaknya dengan ramah
Dari arah toilet Devano datang menghampiri "kok lama banget kamu datangnya key?" tanya Devano agak ketus tanpa memperdulikan teman teman keyra
"Tadi di salon antri mas" jawab keyra seadanya
"keyra tuh kebanyakan maen, nggak mikirin nak Devano udah dari tadi pagi datang ke hotel" gerutu ibunya
"Ya udah, yuk cari tempat duduk, ayah udah pegel" ajak ayahnya diikuti ibunya masuk ke dalam ruang wisuda, Devano dan adik adik keyra masuk di ruang sebelahnya yang memang diperuntukkan untuk tamu selain orang tua di sana mereka bisa melihat jalannya acara wisuda lewat layar proyektor
"Udah nggak usah dipikirin, kita datang buat lu kok bukan buat keluarga lu" jawab Wulan menghibur yang segera disusul dengan anggukan Laras dan Norma
"Lu masuk sekarang deh key, kita ntar nunggu Rangga, Nathan dan Ivan baru cari tempat duduk" saran Laras dan keyra menurut langsung berpamitan dan masuk lewat pintu khusus wisudawan
Norma dan Wulan masuk ke ruang yang tadi dimasuki Devano dan adik adik keyra, mereka sengaja mengecek dulu di sebelah mana Devano dan adik adik keyra duduk
Ternyata Devano dan adik adik keyra duduk di dekat pintu masuk sebelah timur, akhirnya Norma dan Wulan mencari tempat duduk yang dekat dengan pintu masuk sebelah barat
Setelah mendapat kabar dari Wulan tentang tempat duduk, Laras yang sudah bersama Ivan langsung menghubungi Rangga
__ADS_1
Rangga datang menghampiri Laras dan Ivan bersama dengan Nathan yang baru saja datang, kemudian mereka bersama menuju pintu barat untuk bergabung dengan Norma dan Wulan
"Lu yakin Rangga aman nggak bakal ketauan?" tanya Laras bagitu duduk di samping Norma
"Yakinlah, aula ini muat seribu orang, mereka di ujung sana kita di ujung sini" jawab Norma menyakinkan
"Eh Rangga kapan kamu ganti kemeja perasaannya tadi masih pake kaos oblong?" tanya Wulan iseng
"Tadi di mobil, tadi pagi dibawain keyra kemeja katanya couplean sama kebaya dia" jawab Rangga sambil nyengir nggak pede karena nggak terbiasa pakai kemeja batik
"Keren kok Rangga, ntar keyra liat pasti seneng" sahut Norma liat Rangga nggak pede
"Iya Rangga, kamu tuh harusnya lebih sering berpakaian rapi gini biar ibu keyra terpesona dengan mu" celetuk Laras dengan senyum jahil
"Kita tuh kaum kaos oblong dan sandal jepit, mana betah dia berpakaian rapi gini" sahut Nathan
"Iya gue pernah dikatain nyokap keyra, apel ke cewek yang disukai pake sandal jepit gimana dia bisa menghargai ceweknya kalau menghargai diri sendiri aja nggak bisa, gitu katanya" Rangga cerita sambil cengengesan disambut ketawa teman temannya
"Ntar lu foto Rangga nathan, trus kirim ke keyra pasti seneng bajunya dipake" saran Laras yang langsung disetujui Nathan
"Ntar kita cariin kesempatan Rangga dan keyra foto bareng juga" celetuk Norma
"Gampang lah itu, gue yang penting bisa datang kesini aja udah syukur" jawab Rangga ringan tapi membuat ngenes hati teman temannya
Acarapun di mulai, keyra tampak beberapa kali tertangkap kamera dan wajah cantiknya muncul di layar proyektor di ruang itu, karena keyra adalah lulusan termuda dan terbaik jadi dia mendapat tempat duduk bagian depan
__ADS_1
Rangga terus memperhatikan layar proyektor itu dengan seksama seperti tidak ingin terlewat satupun ketika wajah keyra tertangkap kamera, begitu cantik dan anggun tapi juga dingin tidak bahagia. Itu adalah keyra yang ditemui beberapa tahun lalu di SMA, karena keyra yang beberapa tahun ini di jogja adalah keyra yang hangat dan mudah tersenyum
Beberapa kali Rangga terlihat menghela nafas beratnya melihat kekasihnya itu tampak begitu tidak bahagia di sana, hatinya terasa sangat sakit melihatnya.