MENUNGGU SENJA BERSAMAMU

MENUNGGU SENJA BERSAMAMU
kita harus periksa ke dokter


__ADS_3

Keyra mulai disibukkan dengan kegiatan mengajarnya sebagai dosen dan di sela sela waktu luangnya dia akan pergi ke rumah Norma untuk membantu persiapan pernikahan Norma dan Nathan karena Laras sudah hamil tua jadi mereka sepakat melarang Laras membantunya


Sore ini keyra sedang di rumah Norma membantu mengetik nama nama undangan ketika tiba tiba telponnya berbunyi dari nomor yang tidak dikenalnya


"hallo"


"hei key, lu di mana? gue main ke rumah lu tapi kata orang rumah lu nggak ada di rumah"


"eh lu Yuda? kok lu bisa tau nomor telpon dan rumah gue?"


"gue dikasih tau Wulan, lu di mana sih?"


"gue di rumah Norma, ada apa nyariin gue?"


"gue susul lu ya, gue pengen ketemu lu"


"eh nggak usah, ini gue udah dijemput suami gue kok"


"oh ya udah deh lain waktu aja ketemunya"


Keyra menutup telpon dengan wajah tidak suka


"tadi yang telpon Yuda? kenapa lu bilang udah dijemput suami lu?" tanya Norma yang dari tadi nyimak pembicaraan Keyra dan Yuda di telpon


"gue risih aja, Yuda bilang mau nyusul ke sini, gue nggak mau terlalu dekat dengan cowok, gue nggak mau Rangga salah paham" keyra merasa ada yang aneh dengan sikap Yuda


"iya gitu lebih baik key" jawab Norma manggut manggut-manggut


"Norma, gue pulang sekarang ya, besok jadwal gue padat mungkin gue tidak bisa kesini" Keyra merapikan undangan yang berserakan di lantai dan menyusunnya di atas meja


"nggak apa apa key, ini juga udah hampir rampung semua lusa gue udah pulang kampung mulai dipingit dan mempersiapkan yang disana" Norma membantu keyra menata undangan di meja


Setelah semua rapi keyra mengambil tas nya dan melangkah ke luar menuju mobilnya, "gue balik dulu ya, bye" pamit keyra kemudian masuk ke dalam mobilnya

__ADS_1


"hati hati, jangan ngebut" teriak Norma yang disambut anggukkan dari keyra


Keyra sampai di rumah hampir magrib tapi Rangga belum juga pulang, keyra meletakkan tas nya dan menelpon Rangga


"iya sayang" suara Rangga terdengar lembut mulai menjawab telpon


"kok belum pulang, suami?"


"pekerjaanku belum selesai sepertinya aku lembur sayang"


"kenapa tidak memberitahuku sebelumnya" suara keyra terdengar kesal merajuk


"maafkan aku sayang, aku benar benar lupa, makan malamlah dulu tidak usah menungguku, oke?" Rangga berusaha membujuk istrinya


"baiklah tapi jangan pulang terlalu malam" suara keyra masih terdengar kesal


"iya aku tidak pulang terlalu larut, sampai nanti"


karena masih kesal Keyra tidak menjawab suaminya lagi tapi langsung menutup telponnya


Keyra menuju kantor Rangga, sesampainya di sana keyra disambut oleh satpam yang berjaga di depan


Setelah melihat mobil Rangga masih terparkir di tempat parkir khusus presdir, keyra menyuruh pak Min pulang


Karena kantor sudah sepi, keyra ke lantai atas dengan ditemani seorang satpam


Setelah terdengar jawaban dari Rangga agar satpam yang mengetuk pintunya masuk, keyra menyuruh satpam itu kembali dan dirinya sendiri yang membuka pintu ruangan Rangga


Rangga terkejut melihat istrinya yang membuka pintu "eh sayang, kau menyusul kesini?" Rangga segera bangkit dari duduknya dan menghampiri Keyra


"aku malas makan sendiri di rumah jadi aku bawa makanannya bi Jum kesini untuk makan bersamamu, kau belum makan kan?" keyra meletakkan tas berisi rantang makanan dan termos kecil berisi kopi untuk Rangga


Rangga duduk di sofa di samping keyra, merengkuh tubuh istrinya ke dalam pelukannya dan menciumi pelipis juga rambut keyra

__ADS_1


"kau tidak capek terus bekerja?" keyra merajuk sambil membenamkan wajahnya di dada suaminya


"capekku hilang setelah menciummu" Rangga berhenti menciumi istrinya ketika mendengar ponselnya berbunyi, itu adalah panggilan dari ibunya


Keyra tetap berada di pelukan Rangga saat suaminya itu berbicara dengan ibunya di telpon


Ibu Rangga lagi lagi menanyakan apakah keyra sudah hamil dan terdengar kecewa begitu Rangga menjawab kalau istrinya belum hamil


Begitu selesai menerima telpon dari ibunya, Rangga melihat wajah istrinya yang berubah muram "hei kenapa wajahnya jelek gini?" goda Rangga


"suami apa kita harus periksa ke dokter kenapa aku belum hamil juga?" tanya keyra


Rangga terkekeh dan mencubit ujung hidung keyra "sayang kita baru menikah beberapa bulan, jangan terlalu cemas, oke?"


"tapi suami, tidak hanya ibu yang menanyakan hal itu padamu, banyak orang menanyakan hal yang sama padaku, Laras saja setelah menikah cuma haid sekali setelah itu langsung hamil" wajah keyra semakin muram


Rangga memeluk istrinya menepuk lembut bahunya "setiap orang kan kondisinya berbeda sayang, jangan terlalu dipikirkan, ayo kita makan"


keyra tersenyum, membuka makanan nya dan menyuapi suaminya dan dirinya bergantian


"suami, setelah makan pulanglah selesaikan pekerjaanmu di rumah daripada bekerja sendirian di sini" pinta keyra


"aku sudah terbiasa lembur sendirian sayang" Rangga meminum kopi yang baru saja dituangkan keyra untuknya


"tapi sekarang kau sudah punya istri, Rangga" gerutu keyra dengan cemberut


"iya iya sayang, kita pulang akan aku selesaikan pekerjaanku di rumah" Rangga mengecup kening keyra dan berdiri dari duduknya menuju meja kerjanya membereskan laptopnya


keyra membereskan peralatan makannya dan menunggu Rangga membereskan pekerjaannya yang akan dibawa pulang


"ayo kita pulang sekarang sayang, kau tidak bawa mobil kan?" Rangga membukakan pintu dan membiarkan keyra berjalan keluar duluan


"aku diantar pak min tadi terus pak min aku suruh pulang" jawab keyra masih dengan suara lesu

__ADS_1


Rangga yang tahu suasana hati istrinya yang sedang buruk berjalan sambil memeluk istrinya sampai menuju mobil


__ADS_2