MENUNGGU SENJA BERSAMAMU

MENUNGGU SENJA BERSAMAMU
Kau tidak ingin menyuapiku?


__ADS_3

"Huk huk" suara batuk yang dibuat buat membuat Rangga segera melepaskan pelukannya dan keyra langsung berdiri dari duduknya dengan wajah tersipu memerah


"Mommy, daddy, kenalkan ini Rangga" keyra memperkenalkan Rangga pada mommy dan daddy nya


Mereka semua kecuali keyra tersenyum geli "kita sudah saling mengenal honey, Rangga datang dari tadi siang, dia menunggumu dan kami bercerita banyak" jelas mommy Gendis


"Oohh kalian sudah saling kenal tapi kenapa mommy dan daddy tidak menemani Rangga?" tanya keyra


"Begitu melihatmu datang kami masuk agar kalian bisa berbicara, oh ya mommy dan daddy mau pergi kami akan pulang agak larut" Gendis terlihat anggun dengan blouse model kebaya warna biru muda


"Ah kalian selalu berkencan dan meninggalkan ku sendiri di rumah" gerutu keyra sambil cemberut


"Ada Rangga nak, jangan cemberut gitu nanti Rangga tidak mau lagi dengan mu jika kamu jelek seperti ini" Andrew tertawa dan mencubit ujung hidung keyra


"Rangga sudah pernah melihatku lebih jelek lagi dad, tapi lihatlah dia selalu mencariku" sombong keyra sambil bergelanyut manja di lengan Rangga


"Ckck anakmu terlalu percaya diri mom, beri tahu dia jika pria akan bosan dengan cewek yang terlalu percaya diri dan suka cemberut" Andrew berharap istrinya mau membantunya dalam perdebatannya dengan keyra


"Saya tidak akan pernah bosan dengan keyra dad" ujar Rangga sambil merangkul bahu keyra


"Iya mom tau karena putri mom adalah yang terbaik" Gendis juga membela keyra


"Ah sepertinya sekutu putri ku makin banyak saja"gerutu Andrew pasrah


"Ayolah dad, daddy harus selalu mengalah padaku" keyra tertawa penuh kemenangan


"Iya aku harus mengalah pada putriku" Andrew mengacak lembut rambut keyra


"Ajak Rangga makan malam, mommy sudah memasak gado gado kesukaanmu dan jangan lupa kunci pintunya, daddy sudah bawa kunci cadangannya" pesan Gendis sambil memakai sepatunya


"Siap mom" jawab keyra patuh


"Ayo kita makan malam Rangga, aku lapar" ajak keyra pada Rangga setelah mommy dan daddy nya pergi


Rangga mengikuti keyra yang mengajaknya ke ruang makan yang penuh dengan perabotan kuno khas jogja


Keyra mengambil gado gado yang sudah disiapkan mommy nya ke sebuah piring kemudian dia berikan pada Rangga


"Sayang"


"Iya" keyra menghentikan kegiatannya mengambil gado gado ke piring kedua

__ADS_1


"Apa kau tidak ingin menyuapiku seperti biasa?" tanya Rangga dengan menggoda


"Hmm baiklah" keyra menyimpan piringnya dan duduk di sebelah Rangga kemudian meraih piring di depan Rangga


Keyra mulai menyuapi Rangga dan dirinya sendiri bergantian, "nah kalau gini kan aku bisa makan sambil meluk kamu" Rangga memeluk bahu keyra dan keyra hanya mencibir


"Biar aku yang nencuci piringnya sayang" Rangga meminta piring dan gelas kotor yang baru saja mereka pakai dan membawanya ke tempat cuci piring


Keyra tersenyum melihat Rangga masih seperti dulu tidak pernah ragu membantu pekerjaan wanita


"Ayo aku tunjukkan kamarmu Rangga" ajak keyra setelah Rangga selesai mencuci piring


"ini kamarmu Rangga, mandilah dulu" keyra menunjukkan kamar mandi yang berada di dalam kamar tersebut


"Sayang" panggil Rangga ketika keyra hendak melangkah pergi


"Iya" keyra membalikkan badannya dan langsung direngkuh Rangga


"Aku kangen" bisik Rangga dan kemudian mencium bibir keyra


"Mandilah dulu, aku juga akan mandi di kamarku setelah itu kita ngobrol di ruang tv, oke?" ujar keyra setelah Rangga melepaskan ciumannya, Rangga hanya mengangguk


🌻🌻🌻🌻🌻


"Sayang, ikutlah aku pulang ke jogja" ujar Rangga sambil mengusap rambut keyra


"Aku belum bisa pulang sekarang Rangga, ada beberapa pekerjaan yang harus aku selesaikan" jawab keyra


"Limpahkan pekerjaanmu pada temanmu yang lain sayang" Rangga kembali membujuk keyra


"Tidak semudah itu Rangga, proses audit sebaiknya ditangani dari awal sampai akhir oleh orang yang sama" jelas keyra


"Jadi berapa lama kamu menyelesaikan pekerjaanmu" tanya Rangga dengan kecewa


"Sekitar tiga bulan" jawab keyra


"Tiga bulan? Lama sekali" gumam Rangga


Keyra tersenyum geli melihat raut kecewa di wajah Rangga


"Rangga" panggil keyra

__ADS_1


"Hmm" jawab Rangga sambil mengecup kening keyra


"Bagaimana kabar orang tuaku" tanya keyra pelan


Rangga tersenyum dan mengambil ponselnya kemudian dia serahkan pada keyra


"Bacalah sendiri chat ku dengan ayahmu, Juna dan Nadin, aku takut kamu tidak percaya kalau aku cerita" Rangga menyindir kejadian tadi sore saat keyra tidak mempercayai ceritanya tentang Devano


Keyra tersenyum malu dan mulai membaca chat di ponsel Rangga


"Rangga, ayah dan adik adikku begitu akrab denganmu" gumam keyra


"Iya kami tim yang kompak dalam mencarimu, bahkan kamu tau ayahmu sampai mengajukan pensiun dini agar Devano tidak bisa menekannya" cerita Rangga


"Terus sekarang ayahku tidak punya pekerjaan?" tanya keyra sedih


"Ayahmu membeli tanah luas di desa untuk berkebun dan berternak, tiap hari ayah mengunjunginya bahkan beliau semakin sehat karena udara desa yang segar, kemudian akan kembali menjelang petang"


"Ayah sangat mengkhawatirkanmu sayang, beliau menemuiku meminta maaf padaku dan memohon agar aku membantu mencarimu"


"Ayahmu sudah berubah sayang, beliau mengkhawatirkan kamu dan juga menyesal telah memaksamu bertunangan" jelas Rangga dengan penuh kasih sayang


"Terus bagaimana dengan ibuku?" tanya keyra lagi


"aku belum pernah bertemu dengan ibumu selama ini, apa kau masih marah dengan keluargamu?" Rangga balik bertanya


"Saat terakhir kali aku benar benar kecewa pada mereka dan di sini aku punya mommy dan daddy yang sangat menyayangi aku" keyra bergumam sedih


"Aku tau apa yang kau rasakan tidaklah mudah, tapi sayang belajarlah memaafkan orang tuamu, lagipula apa kau tidak ingin kita bersama lagi?" Rangga membelai rambut keyra


"menghabiskan sisa hidupku bersama mu adalah keinginan terbesarku Rangga, aku akan kembali setelah pekerjaanku selesai" janji keyra


"Aku akan menunggumu tapi jangan terlalu lama ya sayang" Rangga mencubit ujung hidung keyra


"Rangga, aku ngantuk" keyra menguap


"Tidurlah di sini nanti jika mommy dan daddy datang aku akan membangunkanmu" ujar Rangga


"Kamu tidak pegal jika pahamu aku buat bantal?" tanya keyra dengan manja


"Tidak apa apa tidurlah, aku akan mengecek email" setelah mendengar Rangga berkata seperti itu keyra memiringkan tubuhnya dan membenamkan wajahnya di perut Rangga

__ADS_1


Rangga mengelus elus rambut keyra sampai terdengar nafas keyra yang teratur pertanda dia sudah tertidur


Rangga membuka ponselnya dan mulai membaca email yang masuk satu persatu tak lama kemudian Rangga pun ikut tertidur dengan posisi duduk dan memegang ponselnya


__ADS_2