
Sesampainya di rumah, Bi Jum dan pak Min sedang pulang ke rumah mereka karena hari ini hari Sabtu, setiap hari sabtu mereka libur dan pulang ke rumah mereka menjenguk anak, menantu dan cucu nya
"aku akan memasak makan malam untuk kita, mandilah dulu" kata Keyra pada Rangga
"pesan makanan saja sayang, terlalu capek untuk mu memasak" Rangga menahan keyra untuk tidak pergi ke dapur
"baiklah, kau ingin makan apa suami?" tanya keyra menurut
"apa saja terserah kamu sayang, aku akan ke ruang kerjaku sebentar" Rangga mengecup kening keyra kemudian melangkah masuk ke ruang kerjanya
Keyra duduk di sofa dan mulai memilih makanan lewat ponselnya, setelah memesan makanan Keyra pergi mandi
Tepat setelah keyra selesai mandi, bel berbunyi dan makanan yang dipesannya datang
Keyra meletakkan makanannya di atas meja makan dan ketika berbalik hendak memanggil Rangga, Rangga sudah berjalan ke arahnya
"baru saja aku akan memanggilmu, eh kau udah datang duluan" keyra duduk dan membuka makanannya
"aku cuma pesan nasi goreng, suami" keyra menyodorkan satu kotak untuk Rangga dan membuka satu kotak lagi untuknya
Rangga mengambil kedua kotak itu ke hadapannya dan mengipasi nasi goreng yang masih panas itu
"sayang, aku memesan beberapa pengawal untuk menjagamu dan rumah ini" kata Rangga tanpa menoleh ke arah Keyra
keyra mengkerutkan dahinya "pengawal? apa itu tidak terlalu berlebihan?" tanya keyra hati hati
__ADS_1
"tidak ada yang berlebihan, musuh kita berada di dalam gelap, kita tidak pernah tau dari arah mana kita akan diserang dan aku tidak akan membiarkan mu dalam bahaya" Rangga berkata dengan tegas tidak mau dibantah
Keyra menghela nafas, memandang suaminya dengan sedih "aku semakin takut Rangga" ujarnya pelan
"tidak apa apa, ada aku, aku akan memastikan dirimu aman, oke?" Rangga memeluk keyra dan menepuk lembut bahunya
"ayo kita makan dulu" bisiknya dan kali ini Rangga yang menyuapi Keyra dan dirinya sendiri bergantian
Keduanya tidak memiliki nafsu makan yang baik karena masalah ini jadi mereka berdua hanya menghabiskan satu kotak makanan saja sedangkan satu kotak yang lain masih utuh tak tersentuh
Rangga menemani keyra hingga tertidur, kemudian dia keluar kamar dengan pelan, duduk di ruang tengah sibuk dengan laptopnya
Rangga mencari semua informasi tentang Defano, Crown Bank sebelum diakuisisi perusahaan nya dan juga tentang jaringan Narkoba tetapi setelah beberapa lama mencari Rangga tidak menemukan informasi yang berarti
Rangga berjalan ke teras rumah dan mulai merokok, memikirkan segala kemungkinan yang akan diperbuat oleh Devano terhadap keluarga nya
Rangga menoleh ke arah ponselnya yang berdering, ada nama Nathan tertera di layar ponselnya
"halo bro, gue baru baca berita tentang Devano" suara Nathan terdengar gelisah
Rangga terkekeh mendengar sahabatnya itu "hei bukankah ini malam pengantinmu? masih sempat baca berita?"
"bro gimana lu masih setenang ini? aku akan batalkan cutiku dan pulang ke jogja besok" suara Nathan terdengar kesal
"tidak, lanjutkan saja cutimu, nikmati bulan madu kalian, saat ini aku yakin dia tidak berani bergerak banyak" Rangga segera menolak ide Nathan untuk membatalkan cutinya
__ADS_1
"kau yakin kau dan keyra akan baik baik saja?" tanya Nathan cemas
"aku sudah memesan pengawal khusus untuk keyra dan untuk menjaga rumah, untuk sementara hanya itu yang bisa aku lakukan sambil melihat tindakan lawan selanjutnya. Kau bersenang senanglah ini hari pernikahan mu, oke?" Rangga berusaha meyakinkan Nathan agar tidak khawatir
"oke, tapi pastikan untuk menghubungiku jika terjadi masalah padamu dan keyra" suara Nathan menjadi lebih tenang
"pasti" jawab Rangga singkat dan menutup telpon dari Nathan
***
Setelah sarapan Keyra dan Rangga duduk berdua di ruang tengah, tanpa di duga keluarga Rangga, keluarga keyra, Laras bahkan sampai mommy dan daddy keyra pun sudah mengetahui berita tentang kaburnya Devano
Mereka silih berganti menelpon untuk menanyakan keadaan mereka, dan dengan sabar keyra dan Rangga menjawab mereka satu persatu meminta mereka agar tidak perlu telalu khawatir walaupun sebenarnya hati mereka sendiri sangat khawatir tentang hal itu
Minggu siang, para pengawal yang diatur Rangga datang bersamaan dengan datangnya pak Min dan bi Jum
Rangga segera mengumpulkan mereka, memberi beberapa intruksi tentang tugas mereka
Nana seorang pengawal wanita yang masih muda, seusia dengan keyra 25 tahun bertubuh kurus dan tinggi akan bertugas menjaga keyra kemanapun termasuk ketika keyra berada di kampus
Sedangkan ada dua orang pengawal pria yang bertugas menjaga keyra di mobil merangkap menjadi sopir keyra, mulai saat ini Rangga tidak mengijinkan Keyra membawa mobil sendirian
Empat orang pengawal lainnya akan menjaga rumah sedangkan seorang lagi akan mengawal Rangga
Rangga juga memberitahu pak Min dan bi Jum untuk lebih waspada mengurus rumah terlebih pada orang yang tidak dikenal
__ADS_1
Rangga juga memasang kamera pengintai di setiap sudut rumah dan memperkuat pintu pintu di rumah mereka