MENUNGGU SENJA BERSAMAMU

MENUNGGU SENJA BERSAMAMU
traktiran


__ADS_3

Rangga keluar kelasnya waktu jam pelajaran kedua berakhir, seperti biasa dia berhenti sebentar di depan pintu kelas Keyra, lalu tersenyum ke arah Keyra, Keyra membalas tersenyum tapi dia cepat cepat menunduk malu.


"eh cowok lu nggak ikut kelas lagi?" bisik Mira "nggak tau gue tapi tadi katanya dia ikut ulangan di jam pertama dan kedua" jawab Keyra berbisik juga takut terdengar gurunya yang baru saja melintas di samping nya.


Pulang sekolah Keyra, Mira, Dayu berjalan beriringan di belakang mereka ada Iwan dan Rico. Dari jauh terlihat beberapa anak kelas 11.7 sedang berkumpul di depan ruang KEPALA di sana juga sudah ada si Andry dan beberapa anak pengurus KEPALA, melihat keyra berjalan mendekat seseorang berteriak manggil Rangga yang ada di dalam.


"Ranggaaaa Keyra udah datang nih, cepetan udah laper semua ini"


"ngapain nih kok kumpul kumpul disini?" tanya Rico


"ikut aja Ric, kita mau ditraktir Rangga, hari ini dia jadian dengan Keyra" Andry menjelaskan ke Rico sambil mengerling penuh arti ke Keyra. Rangga menghampiri Keyra yang masih bingung


"hey pacar, aku mau traktir temen temen bakso di sebelah sekolah buat rayain hari kita jadian, kamu ikutan ya" jelas Rangga pada Keyra


"jangan lupa gue dan Dayu juga ditraktir, lu pernah janji" Mira mengingatkan


"pasti kalian berdua ikut, Iwan dan Rico gabung aja sekalian bro" ajak Rangga


"ya pastilah gue dengan senang hati menerimanya, gue kan saksi hidup serangan fajar lu ke Keyra" balas Iwan yang disambut ledekan riuh dari teman temannya.


Ada sekitar 20 anak yang ikut makan bakso di sebelah sekolah, setelah semua selesai makan dan pulang masing masing hanya tinggal Keyra dan Rangga di warung bakso itu.


"kamu udah kasih kabar sopirmu key kalau pulang terlambat?" tanya Rangga

__ADS_1


"hmm anu aku sekarang bawa mobil sendiri nggak dianter sopir lagi" jawab Keyra sambil mengaduk aduk es teh nya


"wuih keren dong pacar aku, aku nya aja yang masih naek montor" celetuk Rangga.


"itu kemarin karena adek aku minta ganti mobil jadinya mobil dia yang lama disuruh ayah dipake aku aja, sopirnya sekarang hanya antar jemput ibu dan adikku yang paling kecil" jelas Keyra


"oohh gitu ayah kamu kayaknya sayang banget ke kamu ya? tapi kok kata temen temen kita ayah kamu galak?"


"ayahku keliatannya aja galak apalagi kalau ada orang luar deket deket aku, tapi sebenernya sayang banget ke aku kok"


"kalau ibumu gimana ?" Rangga membuka cemilan dan menyodorkannya ke Keyra


"kalau ibuku kebalikannya, dia tampak ramah dari luar tapi sebenernya....." kata kata keyra menggantung, Rangga mengeryitkan dahinya tanda nunggu Keyra melanjutkan kata katanya


"udah nggak usah dilanjutin kalau bikin nggak enak ati" ujar Rangga menghibur.


"sekarang aku yang cerita tentang bonyok aku ya" Rangga memandang Keyra dan hanya direspon anggukan oleh Keyra.


"bokap ku cuma sopir bis malam jurusan jakarta-surabaya key, bokap pulang seminggu sekali atau paling banyak seminggu dua kali. nyokap kerja sebagai marketing asuransi, kita hidup cukup sih key tapi nggak bisa lebih juga seperti keluarga kamu, aku dari kecil harus nyambi kerja sampingan biar bisa jajan, dari mulai awal taun ini aku mulai bikin usaha percetakan kecil kecilan, aku yang suplay kertas ulangan dengan logo sekolah kita yang dijual di koperasi sekolah, aku juga suplay sekolah sekolah lain juga, hidupku nggak seenak hidup kamu key tapi jangan kuatir aku cowok bermartabat aku nggak bakalan pernah manfaatin uang kamu sepeserpun, semua urusan pacaran kita harus pake uangku" jelas Rangga pelan pelan, Keyra sempat terkejut denger cerita Rangga selama ini dia nggak pernah bener bener tau hidup Rangga, yang dia tau cuma Rangga yang supel dan jahil punya banyak teman selalu ceria dan banyak ketawa, dia sama sekali nggak nyangka Rangga harus sekolah sambil bekerja.


"hmm Rangga, tadi kan yang makan disini orang banyak, kita bayarnya patungan aja ya, jangan pake uang kamu semua" ujar Keyra hati hati takut Rangga tersinggung


"nggak usah pacar, aku ada duitnya kok kan tadi aku bilang kalau aku ini cowok bermartabat nggak bakalan pake uang kamu sepeserpun untuk urusan pacaran kita" Rangga terkekeh menekankan kata cowok bermartabat yang bikin Keyra nggak bisa nahan tawanya.

__ADS_1


"iya tapi ini pasti habis uang banyak kalau kita patungan uangmu bisa buat kebutuhanmu yang lain Rangga" bujuk Keyra


"seminggu lagi kan ulangan, tadi aku udah dapat uang dp untuk kertas ulangan dari koperasi, kamu nggak usah khawatir pacar" ucap Rangga kekeh


"lagipula aku ceritain keluargaku nggak ada maksud macem macem kok biar kamu tau aja gimana hidup pacar kamu ini, cuma itu kok sayang" Rangga berdiri sambil mengacak acak rambut Keyra kemudian melangkah ke kasir untuk membayar, Keyra merasa dadanya hangat saat Rangga manggil dia sayang untuk pertama kalinya.


"kita mau kemana lagi pacar?" tanya Rangga setelah selesai membayar bakso


"kamu sibuk kan?" tanya Keyra


"iya sih aku mesti bagi waktu buat urusan KEPALA dan nyelesain pesanan kertas ulangan dari koperasi sekolah kita dan juga sekolah sekolah lain karena minggu depan udah ulangan semester, tapi khusus hari ini aku luangin waktu buat kamu, kamu pengen kita jalan kemana?"


"lain kali aja ya jalannya Rangga, aku pulang aja dulu takut adek ku reseh lapor ke ibu yang aneh aneh"


"emang nya adekmu kelas berapa?" tanya Rangga


"adekku yang cowok kelas 10 tapi nggak masuk SMA kita nilainya kurang jadi dia di SMA PAHLAWAN, yang cewek masih kelas 6 sd"


"oohh gitu ya udah kamu pulang aja, aku anterin sampai parkiran mobil"


"udah ya aku pulang dulu" pamit Keyra setelah sampai di depan mobilnya


"ok, hati hati ya pacar" jawab Rangga lembut, Rangga kembali masuk ke dalam sekolahnya setelah mobil Keyra bener bener sudah tidak terlihat lagi.

__ADS_1


__ADS_2