MENUNGGU SENJA BERSAMAMU

MENUNGGU SENJA BERSAMAMU
dia puas setelah menyiksamu


__ADS_3

Satu bulan sudah Keyra selalu diikuti oleh para pengawalnya kemanapun dia pergi, bahkan ketika harus mengajar di kelaspun Nana ikut masuk ke dalam kelas dan duduk di kursi mahasiswa yang paling dekat dengan tempat duduk Keyra, karena perawakan Nana yang masih muda membuat dia tampak seperti mahasiswa lainnya sehingga tidak terlihat terlalu mencolok


Nathan juga sudah kembali dari cutinya dan kembali bekerja sebagai asisten Rangga, pihak kepolisian masih belum bisa menangkap Devano kembali tetapi selama satu bulan ini juga belum tampak gangguan yang diarahkan pada Rangga dan Keyra


Ada satu hal yang akhir akhir ini mengganggu Keyra adalah sikap Yuda


Setelah pertemuan mereka tidak sengaja waktu akan menonton film itu Yuda seringkali menelpon dan mengirim pesan pada Keyra seperti seseorang yang sedang melakukan pendekatan


Makin hari intensitas Yuda menghubunginya semakin sering dan ini membuat Keyra merasa tidak nyaman, karena itu keyra memutuskan untuk berbicara dengan Yuda, mereka membuat janji untuk bertemu di cafe depan kampus jam empat sore


Ketika keyra sampai di sana ternyata Yuda sudah lebih dulu sampai di sana


Yuda melambaikan tangannya ke arah keyra dan keyra segera menghampirinya


Keyra duduk berhadapan dengan Yuda sedangkan Nana duduk di meja lain yang tepat bersebelahan dengan meja Yuda dan Keyra


"kamu mau pesan apa key?" tanya Yuda menyodorkan papan menu kepada Keyra


"aku pesan jus mangga saja" jawab Keyra sambil melambaikan tangan ke arah pelayan cafe


Yuda tersenyum melihat Keyra memesan jus mangga "kesukaan mu tidak berubah key"


"iyalah, aku tuh kalau suka dengan sesuatu akan selalu suka tidak mudah berubah" jawab keyra tersenyum manis

__ADS_1


"katamu ada yang ingin kau bicarakan padaku, ada apa? kangen?" tanya Yuda menggoda


"eh gini Yud, aku serius ini mau ngomong sesuatu padamu" kata Keyra dengan wajah serius


Yuda yang melihat keseriusan Keyra, membetulkan sikap duduknya "oke, katakanlah aku siap membantu" kata Yuda juga dengan serius


"hmm begini, sebenarnya aku merasa beberapa bulan ini kamu aneh Yud, kamu seperti bukan Yuda yang aku kenal dulu" keyra berhenti memperhatikan reaksi Yuda


Yuda mengerutkan keningnya heran, "aku aneh kenapa ya key?"


keyra menghela nafas sebelum melanjutkan perkataan nya "kau dari dulu selalu bilang jika kau menyukaiku tapi kau juga selalu menghormati privasiku, kau tau aku punya Rangga dan kau tidak pernah memaksakan perasaanmu padaku"


Keyra berhenti berbicara karena pelayan cafe mengantarkan jus mangga pesanannya, keyra meminumnya sedikit dan melanjutkan bicaranya "tapi setelah kita bertemu kembali, aku merasa kau samgat agresif mendekatiku, Yuda sekarang aku sudah menikah dengan Rangga. Jika dulu kau bisa menghormati hubungan kami kenapa sekarang kau seolah tak peduli dengan pernikahan ku?" tanya Keyra hati hati


Yuda tersenyum lembut memandang Keyra "karena aku peduli padamu key, aku selalu berpikir jika kau bahagia aku akan merelakanmu. Dulu aku tidak mengganggu hubungan kalian karena aku melihat kau bahagia bersama Rangga walaupun hubungan kalian tanpa restu orang tuamu, tapi sekarang aku tau kau menderita bersama Rangga dan aku putuskan untuk menyelamatkan mu"


"aku tau yang sebenarnya dari Wulan dan para pengawalmu ini semakin membuktikan kediktatoran Rangga padamu" Yuda memelankan suaranya sambil melirik ke arah Nana


"wulan? apa yang dia ceritakan padamu? aku yakin pasti ada kesalahan pahaman" sergah Keyra tidak sabar


Melihat Keyra yang tampak marah, Yuda mendekatkan wajahnya ke arah keyra dan mulai menceritakan nya dengan berbisik


"Wulan menceritakan padaku setelah menikah kau baru tau jika ternyata Rangga menderita kelainan se**, dia baru akan merasa puas jika sebelum melakukannya dia menyiksamu terlebih dulu"

__ADS_1


Keyra tertawa keras ketika mendengarnya, "hei kenapa kau bisa berpikir itu benar? apa kau pernah melihat aku terluka?" tanya Keyra masih dengan tertawa


Yuda merasa malu ditertawakan oleh keyra, "aku tidak pernah melihatnya tapi mungkin saja dia menyiksamu di bagian tubuhmu yang tertutup pakaian bukan?" sanggah Yuda dengan gemas melihat keyra yang tertawa


"Dia tidak pernah melukaiku sedikitpun, dia selalu lembut padaku, Rangga pria terbaik yang memperlakukan ku di dunia ini" jawab Keyra tegas


"kau tidak sedang menutupinya kan key? hanya karena kau tidak ingin mempermalukan keluargamu jika kau bercerai dengannya terlalu cepat?" tanya Yuda dengan nada menyelidik


"tentu saja tidak, aku pastikan aku menyayangi diriku sendiri dan karena suamiku sangat menyanyangiku, aku tidak akan pernah berpikir untuk menceraikan dia" jawab Keyra dengan sungguh sungguh


"kenapa sekarang ada pengawal di sekitarmu? bukankan itu karena dia ingin selalu mengawasimu, membatasi semua gerakmu?" tanya Yuda tidak menyerah


"kau pernah mendengar aku pergi ke Sidney selama dua tahun?" tanya keyra


Yuda mengangguk "ya beberapa hari setelah kau di wisuda, aku datang ke kostmu untuk mengucapkan selamat tapi Laras sambil menangis menceritakan jika kau pergi ke Sidney"


"waktu itu aku pergi karena diancam oleh seseorang untuk meninggalkan Rangga dan sekarang orang itu kembali ada kemungkinan dia akan mengancam kami lagi jadi Rangga memberiku pengawal" jelas Keyra


"siapa orang yang mengancamu itu? mungkin aku bisa membantu" tanya Yuda


"dia adalah Devano narapidana narkoba yang sebulan lalu melarikan diri" bisik Keyra pelan


Yuda terkejut mendengarnya "oh aku tidak menyangka kalian terhubung dengan orang sehebat dia, pantas saja Rangga begitu khawatir" gumam Yuda

__ADS_1


"key, aku minta maaf sudah mengganggu pernikahan mu, aku sungguh malu pada Rangga, apa Rangga tau apa yang aku lakukan selama ini?" tanya Yuda khawatir


Keyra terkekeh dan menggeleng "aku tidak memberitahunya karena aku yakin kau sahabatku dan aku masih bisa berbicara baik baik padamu, tapi setelah ini aku harus menceritakan nya agar dia tau Wulan telah memfitnahnya"


__ADS_2