
Pada sore harinya Keyra sudah tampak lebih tenang bahkan dia juga sudah belajar untuk menyusui bayinya
Gendis dan Andrew terlihat begitu lega melihat Keyra yang sedang bercanda dengan bayinya
"putrimu sangat cantik honey, tidak diragukan lagi dia akan mewarisi wajah rupawan dan kecerdasan orang tuanya" Andrew mencubit lembut pipi bayi Keyra dengan sayang
"dia sangat mirip Rangga ya dad, hidungnya mancung dan alisnya hitam tebal" Keyra menunjukkan hidung dan alis putrinya pada daddy nya
Andrew mengangguk setuju dengan perkataan Keyra, "iya dia mirip dengan papanya, putrimu adalah Rangga versi cewek tetapi kulitnya putih seperti kulitmu"
"apa kau sudah punya nama untuk bayimu Keyra sayang" tanya Gendis yang ikut mendekat melihat cucunya
"namanya Valea putri, bagus tidak mom? dad?" Keyra menoleh meminta persetujuan mommy dan daddy nya
"nama yang cantik honey, kita tunggu keluarga kalian datang dan kita adakan tasyakuran sekaligus pemberian nama putrimu" Gendis mengusap rambut Keyra dan Valea bergantian, Keyra hanya mengangguk setuju
"dad, key mau pulang ke rumah besok ya? biar ntar kalau keluarga key dan keluarga Rangga datang kita menyambutnya di rumah saja, Key nggak nyaman di sini"
Daddy Andrew mengangguk "kita bicara dulu dengan dokter, kalau semua baik, besok kita pulang"
*****
Siang hari berikutnya, Keyra baru saja selesai menidurkan putrinya, Keyra memandangi putrinya yang tidur nyenyak di dalam box
__ADS_1
"kau mirip sekali dengan papamu sayang, kita akan bersama saling mendukung hingga papamu pulang nanti dia akan sangat bangga dengan kita berdua, dia pasti akan semakin mencintai kita" bisik Keyra pada putrinya, air mata sudah kembali turun dari mata indahnya
"Selamat siang mama cantik" Laras berseru setelah membuka pintu tanpa mengetuk dan terkejut melihat Keyra sedang menangis
Keyra buru buru menghapus air matanya dan tersenyum melihat kedatangan teman temannya, "kalian datang"
Laras dan Norma menghampiri dan memeluk Keyra dengan hangat seolah ingin memberi kekuatan pada Keyra untuk tidak terus larut dalam kesedihan
Keyra segera terlarut dengan obrolan dan candaan teman temannya
Satu jam kemudian, daddy Andrew dan mommy Gendis memasuki ruang rawat Keyra
"daddy sudah bicara dengan doktermu dan katanya kesehatanmu dan Valea semua baik jadi kalian boleh pulang sore ini" Andrew mengusap rambut Keyra dengan sayang
"syukurlah dad, Key juga sudah berkemas, apa kita pulang sekarang saja?"
"semua sudah disiapkan dad, Keyra dan mommy akan dikawal pulang lewat pintu darurat rumah sakit sedang kita semua akan pulang lewat loby depan untuk mengecoh wartawan, nanti di depan biar saya yang berbicara dengan wartawan" Nathan menjelaskan rencananya dengan tenang
"kau sudah mempersiapkan segalanya Nathan, aku bahkan tidak terpikir akan ada wartawan" gumam Keyra heran
"dari tadi pagi daddy sudah menghubungiku kalau kau ingin pulang hari ini dan aku segera mengaturnya Key, aku butuh beberapa fotomu untuk mengkonfirmasi wartawan, jangan khawatir wajah Valea akan disamarkan" jelas Nathan
Keyra mengangguk dan menuruti Nathan, Laras dan Norma membantu Keyra melakukan beberapa kali pemotretan bersama Valea
__ADS_1
Setelah semua selesai, Keyra dan mommy Gendis dikawal oleh para pengawal keluar lewat pintu darurat
Sedangkan yang lainnya keluar lewat pintu utama rumah sakit, dan setelah mereka sampai di loby rumah sakit kerumunan wartawan segera mendekati
"bukankah anda asisten presdir RK grup?" seorang wartawan yang mengenali Nathan segera mendekatkan alat perekamnya pada Nathan
Nathan tersenyum sopan dan mengangguk, dengan segera wartawan yang lain mengalihkan perhatian mereka pada Nathan
Kesempatan ini digunakan Andrew, Ivan, Laras dan Norma untuk menyingkir dari kerumunan dan segera memasuki mobil
"apa benar presdir RK grup sudah melahirkan?" tanya seorang wartawan
"iya betul, nyonya Keyra sudah melahirkan seorang putri" jawab Nathan tenang
"bagaimana keadaannya?" wartawan yang lain bergerak lebih dekat ke arah Nathan
"baik, kondisi nyonya Keyra dan bayinya sangat sehat" Nathan menjawab sambil terus melangkah sedikit demi sedikit
"tapi dari rekaman video yang tersebar di media sosial, nyonya Keyra seperti mengalami depresi?" desak wartawan tidak puas dengan jawaban Nathan yang terkesan biasa biasa saja
Nathan menghentikan langkahnya dan melihat ke arah kerumunan wartawan sambil menghela nafas, "wajar bagi nyonya Keyra merindukan suaminya tapi itu semua tidak mengurangi kebahagiaannya telah melahirkan seorang putri yang sehat"
"benarkah tidak ada gejala depresi?" desak wartawan lagi
__ADS_1
"sama sekali tidak, bisa kalian konfirmasi pada dokter yang merawat nyonya Keyra" jawab Nathan yakin, kemudian dia mengeluarkan foto foto Keyra bersama anaknya yang baru saja diambil di ruang rawat Keyra
Setelah wartawan puas mengambil foto foto Keyra, Nathan segera meninggalkan loby dan masuk ke dalam mobil yang sudah menunggunya