
"jangan dimakan dulu key, sini mangkok bakso lu"
Rangga ngambil mangkok bakso keyra dan dia sibuk membelah jadi dua tiap bakso yang ada di mangkok Keyra membuat Keyra heran.
"kenapa baksonya dibelah jadi dua?"
"biar dalemnya nggak terlalu panas key, biar lu enak makannya"
"oohhh" Keyra tersenyum dengan perhatian Rangga kepadanya.
"Rangga..."
"hmmm, ada apa calon pacar?" Rangga mendongak melihat ke arah Keyra
"gue mo bilang makasih karena lu udah bilang ke Lino masalah kemarin, tadi siang Sarah nemuin gue untuk minta maaf"
"baguslah kalau gitu" Rangga menjawab ringan.
"seminggu kedepan gue sibuk banget key, ngurus banyak proposal untuk lomba foto lingkungan, lu bakal kangen nggak? kalau gue pasti bakal kangen banget ma lu calon pacar"
"ih apaan sih Rangga, nggak ngerti gue" Keyra tersipu sambil berusaha tetap sibuk dengan baksonya, Rangga cuma terkekeh melihat tingkah Keyra.
"udahan pulang yuk" ajak Keyra setelah bakso mereka habis.
"ayuk gue antar lu kedepan" Rangga membayar baksonya dan mengiringi Keyra sampai gerbang sekolah.
"makasih ya Rangga"
"udah deh gue bosen denger lu bilang makasih melulu key"
"aku pulang ya"
ok, hati hati ya calon pacar" kerling Rangga, Keyra hanya tersenyum.
******
Rangga bener bener sibuk, dalam seminggu ini hanya dua kali dia masuk kelas itu juga hanya untuk ikut ulang biologi hari rabu dan ulangan ekonomi hari jumat selebihnya dia nggak pernah terlihat di kelasnya. Di dua waktu mengikuti ulangan setiap masuk dan keluar kelas Rangga selalu menoleh ke kelas Keyra hanya untuk melihat dan tersenyum ke arah Keyra.
Keyra mulai merasa kehilangan di hati kecilnya.
******
"key lu dapet coklat dan bunga dari kak Danu" Rina menghampiri bangku Keyra dengan antusias
__ADS_1
"waaahhh ada surat kecilnya key" Dayu memberikan surat yang terselip di antara coklat dan bunga itu pada Keyra
Keyra, ntar malam minggu gue tunggu di cafe "love" ya....gue traktir dinner, gue nggak terima penolakan, ok?
Keyra, Mira, dan Dayu saling pandang
"gue ngga bisa datang, pasti nggak bakalan dikasih ijin bokap gue"
"lu harus kasih tau kak Danu biar ntar malam minggu dia nggak nungguin lu"
"gimana caranya Mir? aku nggak mau datangin kak Danu di kelasnya"
"lu titip pesen aja ke Rina, kan dia tadi yang bawain coklat dan bunga ini" usul Dayu
"iya betul juga lu, ya udah gue bilang ke Rina aja sekarang, nih coklat nya buat lu berdua aja" keyra buru buru mencari Rina.
******
Hari senin siang pulang sekolah, kelas Keyra pulang paling akhir karena ada pratikum biologi dulu.
"gue ke toilet bentar ya, kalian pulang dulu aja nggak usah nungguin gue" Mira dan Dayu mengangguk dan langsung jalan keluar sekolah.
"hey Keyra cantik, kenapa nggak datang malam minggu kemarin?" Keyra kaget setelah selesai keluar dari toilet melihat Danu sudah ada di depan pintu toilet.
"tapi aku juga udah tulis di surat kalau aku nggak terima penolakan kan? trus kenapa coklat dari gue lu kasih ke temen lu?"
"oh ituuu aku alergi coklat kak" jawab keyra asal, dia makin takut karena Danu makin mendekati nya dengan senyum yang aneh.
"apa karena lu cantik, lu bisa seenaknya nolak gue key" Danu mengelus pipi Keyra dan berbisik jahat ke dekat kuping Keyra.
"maaf kak, aku mau pulang" Keyra berusaha tetap sopan dan menghindari Danu.
"tapi gue masih pengen disini sama lu" suara Danu makin serak dan tatapanya makin jahat
"tolong, gue mau pulang kak"
"percuma key sekolah udah sepi nggak ada yang nolongin lu, lu harus bayar akibatnya nolak gue" tiba tiba Danu mncengkram dua tangan keyra dan berusaha mencium bibir Keyra
"tolooong, nggak mau kak! lepaskan!!"
tapi Danu makin nekat, sesaat sebelum bibir Danu menyentuh bibir Keyra seseorang menarik krah baju Danu dari belakang membuat Danu jatuh terjengkang langsung wajah Danu dihujami beberapa pukulan.
"Rangga udah lepasin dia Rangga!!! teriak Keyra cemas sambil berusaha menarik tubuh Rangga menjauh agar berhenti memukuli Danu.
__ADS_1
Melihat Keyra ketakutan, Rangga menghentikan pukulannya, Danu langsung berdiri sempoyongan
" awas lu bakal tau akibatnya!" geram Danu berlalu pergi.
Keyra menangis ketakutan, Rangga memeluk Keyra
"udah key, dia udah pergi. udah jangan takut lagi ada gue disini" Rangga menenangkan keyra.
"minum dulu key, biar tenang" Rangga menyodorkan air mineral ke Keyra, kini mereka udah di ruang KEPALA.
Setelah keyra menghabiskan minumnya dan agak tenang.
"makasih ya Rangga, lu selamatkan gue"
"udah deh calon pacar, gue benci lu bilang makasih terus" goda Rangga.
******
esok harinya Keyra liat Rangga keluar dari ruang BP
"Rangga, ada masalah apa? kok keluar dari ruang BP? ada hubungan nya dengan kejadian kemarin ya?" cecar Keyra khawatir
"jangan kuatir calon pacar, biasa guru BP kangen dengan orang ganteng" jawab Rangga cengengesan.
"Rangga serius dong, kenapa lu dipanggil BP?" desak Keyra sebal
"gue dihukum bersihkan kamar mandi seluruh sekolah, tapi Danu diskorsing dan ortunya dipanggil ke sekolah besok karena kelakuannya ke lu kemarin, udah puas calon pacar?" jelas Rangga.
mata Keyra kembali berkaca kaca
"maafkan gue Rangga, gue nyusahin lu"
"gue seneng kok direpotin calon pacar" Rangga menjetikkan jarinya ke hidung Keyra.
"masuk kelas yuk calon pacar" ajak Rangga
sampai depan pintu kelasnya keyra berhenti "Rangga gue bener bener makasih lu kemarin nolongin gue dan gue minta maaf menyusahkan lu hari ini"
"udah deh calon pacar, dari kemarin lu bilang gitu terus, gue benci denger lu ngomong makasih dan maaf terus, jangan ngomong gitu lagi ya calon pacar" Rangga mengacak rambut Keyra, Keyra tersenyum
"gue masuk kelas dulu ya"
"iyes calon pacar" Rangga tetap cengengesan.
__ADS_1