
tok tok suara ketukan pintu menghentikan tawa Rangga, Rico langsung masuk ke ruangan itu diikuti Ardi
"Rangga, pinjem spidol ada? kita mau rapat OSIS eh spidol habis" Rico langsung duduk di samping Keyra tapi Ardi hanya berdiri keliatan sekali dia canggung bertemu Keyra, sedangkan Keyra pura pura seperti Ardi tidak ada di ruangan itu
"ada Ric, pacar tolong dong ambilkan spidol di atas meja itu" tunjuk Rangga ke arah meja di depan Keyra, Keyra mengambilnya dan langsung diserahkan ke Rico
"jadi sekarang lu udah jadi sekretaris KEPALA key?" tanya Rico tersenyum menggoda sambil menerima spidol dari keyra
"enak aja, Keyra itu sekretaris pribadi gue, iya kan pacar?" sahut Rangga menjawab pertanyaan Rico
"nggak tau!! terserah lu ngomong" jawab Keyra ketus yang membuat Rangga terkekeh, Ardi mengerutkan dahinya melihat wajah Keyra yang cemberut
"kalian lagi berantem ya? duduk aja jauh jauhan gitu" tanya Rico yang langsung paham dengan reaksi Ardi jadi Rico berniat memperjelasnya
"iya" sahut Keyra
"nggak" sahut Rangga
mereka menjawab bersamaan tapi dengan jawaban beda membuat Rico terkekeh
"sebel gue ma dia Ric, jahil ke gue terus" Keyra makin cemberut membuat Rico dan Rangga tertawa, sedangakan Ardi hanya tersenyum
__ADS_1
"kita takut ada setan lewat kalau duduknya deket deketan Ric, gue seneng aja lihat cewek gue cemberut gitu" Rangga terus menggoda Keyra membuat Rico menoleh ke Keyra dan kembali tertawa
"Keyra pipinya merah semua ya kalau malu atau cemberut, di kelas Iwan dan Bima juga seneng banget jahil ke Keyra" Rico ikut menggoda Keyra dan Rangga mengangguk sambil masih ketawa
"terserah kalian deh, gue nggak kenal" ketus keyra sambil buang muka
"wah ngambek tuh, gue pergi ah urus pacar lu yang ngambek tuh Rangga, gue bawa dulu spidolnya" Rico berjalan keluar diikuti Ardi, Rangga mengangguk sambil menaikkan jempolnya ke arah Rico.
"mereka saling ledek tapi keliatan bahagia ya Ric" gumam Ardi suram ketika sudah keluar dari ruang KEPALA
"udah kak patah hatinya jangan keterusan, paling tidak kita lega mereka berdua nggak nglakuin yang aneh aneh, duduk aja jauhan gitu" Rico berusaha menghibur Ardi, di dalam hatinya mengakui perkataan Ardi benar keyra dan Rangga terlihat bahagia.
Sepeninggal Rico dan Ardi, Keyra masih memunggungi Rangga sibuk memainkan ponselnya
"ih kamu tuh reseh, mau ngomong apa? aku dengerin kok" jawab Keyra yang sudah duduk menghadap Rangga lagi tapi matanya masih asyik dengan ponselnya
"kamu pernah punya pacar sebelum aku nggak key?" tanya Rangga yang berubah serius, Keyra hanya menggeleng
"jadi aku pacar pertama kamu dong key? kamu kan banyak yang naksir tuh ada yang juga kamu suka nggak sebelumnya?" Rangga masih heran kalau keyra belum pernah punya pacar sebelumnya
"ya adalah yang aku juga suka, tapi aku nggak pernah berani berharap jadian, kalau kamu gimana?" Keyra membalikkan pertanyaan pada Rangga
__ADS_1
"waktu smp aku pernah pacaran tapi diselingkuhi" jawab Rangga tersenyum kecut, Keyra mengalihkan tatapan matanya dari ponselnya ke arah Rangga
"terus?" tanya Keyra penasaran nggak nyangka kalau Rangga yang tadi masih bercanda berubah serius
"kita putus lah, tapi karena kita satu genk maen jadi walaupun kita udah putus kalau di depan temen temen kita bersikap seperti kita masih pacaran" jelas Rangga yang hanya direspon Keyra dengan mengangguk
"aku cerita kok kamu cuma manggut manggut aja sih, kamu nggak pengen nanya siapa mantan pacarku?" Rangga jadi gemes liat ekspresi Keyra yang acuh tak acuh
"aku kenal nggak? dia kan temen smp mu, apa dia juga sekolah di sini juga?"
tanya Keyra dengan malas, sebenernya bagi dia ngapain juga cerita masa lalu apalagi masa lalu yang buruk
" dia Sarah key" ujar Rangga tenang masih tetap memperhatikan reaksi Keyra, Keyra membelalakan matanya tidak menyangka kalau Sarah adalah mantan pacar Rangga, waktu Rangga membelanya saat dirinya dimaki maki Sarah di kantin Rangga sama sekali tidak menunjukkan tanda tanda kalau dia pernah punya hubungan dekat dengan Sarah
"kaget ya, aku cerita ini nggak maksud apa apa cuma aku pengen kamu tau masa lalu ku jadi tidak ada yang aku sembunyikan darimu pacar" jelas Rangga begitu melihat ekspresi terkejutKeyra
"hubungan kalian saat ini masih baik?" tanya Keyra hati hati
"sebenernya hubungan kita baik, aku juga masih akrab dengan keluarganya, tapi setelah aku belain kamu waktu kejadian di kantin itu kita belum pernah ketemu lagi"
"kalau hubungan kalian jadi nggak baik berarti itu salahku dong ya?" Keyra seolah bertanya pada dirinya sendiri, Rangga tersenyum dia memajukan duduknya tepat didepan Keyra hanya saja Rangga masih tetap duduk di lantai dan Keyra di sofa
__ADS_1
"kok gitu ngomongnya pacar? udah kewajiban aku belain kamu, kalaupun hubungan ku dengan Sarah nggak baik seperti sebelumnya toh dia cuma masa lalu, kamu yang ada sekarang dan di masa depan" Rangga menggenggam tangan Keyra dan menatap lembut
"ih mulai deh gombalnya" Keyra mencibir mengalihkan pembicaraan, sejujurnya dia merasa nggak nyaman dengan topik pembicaraan tentang mantan, Rangga hanya tertawa mendengar cibiran Keyra.