
Setelah Rangga pulang, keyra bergegas pulang ke rumah daddy nya yang di kota, dia segera berkutat dengan dokumen dokumen pekerjaannya
Sore harinya Andrew dan Gendis datang ke rumah itu menyusul keyra, Andrew tampak sibuk menelpon beberapa orang dari mulai kedatangannya sampai waktu makan malam
"Mom, apa daddy masih banyak pekerjaan? Dari tadi sibuk menelpon terus" tanya keyra ketika membatu mommy nya menyiapkan makan malam
"Panggilah Ayu dan Jaka untuk makan malam" Gendis tidak menjawab pertanyaan keyra tetapi menyuruhnya memanggil para sepupu angkatnya yang tidak lain adalah anak dari prof Rendra untuk makan malam
Semua anggota keluarga sudah duduk di meja makan dan memulai makan malam dengan tenang
"Keyra besok pagi kamu datang ke kantor lebih pagi untuk mendelegasikan tugas tugas mu pada Charles, Ayu dan Jaka" perintah Andrew serius setelah makan
"Medelegasikannya dad? Apa tidak apa apa jika aku tidak menyelesaikannya?" tanya keyra memandang daddy nya, Ayu dan Jaka bergantian
"Tenanglah kita yang akan menyelesaikan pekerjaanmu" ujar Jaka menyakinkan keyra
"Tapi kak, aku seperti orang yang tidak tau berterima kasih pada kalian dan paman Rendra, datang dan pergi sesukaku" sanggah keyra pada kakaknya
"Kau tidak usah merasa seperti jaelangkung gitu dek" Ayu terkekeh mendengar kata datang dan pergi sesukaku
"Daddy sudah menelpon paman Rendra, klien klien yang perusahaanya sedang kau audit dan mereka tidak masalah jika proses audit perusahaan mereka diteruskan oleh orang lain" Andrew kemudian menjelaskan lagi agar keyra tidak merasa tidak enak pada mereka
"Jadi lusa kau bisa kembali ke jogja, kebetulan hari ini paman Rendra kembali dari jerman, berkunjunglah ke rumah pamanmu" ucap Gendis lembut
"Bukannya paman di Jerman untuk enam bulan?" tanya keyra lagi, dia sungguh tidak menyangka semua berjalan sangat cepat
"Operasi pamanmu berjalan sukses jadi pengobatan selanjutnya diteruskan di jogja" jawab Gendis
"Ah kalian semua sungguh luar biasa, aku sungguh tidak tau bagaimana caraku berterima kasih pada kalian" ujar keyra terharu
"Caramu berterima kasih adalah segera undang kami di pernikahanmu dengan Rangga dan berjanjilah untuk selalu berbahagia" ujar Andrew serius
"Dad, mom, kak Jaka dan kak Ayu sungguh aku mencintai kalian" keyra memeluk mereka satu persatu dengan penuh haru
__ADS_1
🌻🌻🌻🌻🌻
Hari masih pagi sekitar jam sembilan ketika keyra sampai di loby sebuah bangunan megah dengan arsitektur unik
Keyra yang mengenakan dress warna peach terlihat sangat cantik dengan rambut sebahunya yang sudah kembali di cat hitam, dia juga tidak lagi menggunakan softlens warna birunya sehingga matanya yang aslinya sudah indah menambah kecantikannya
Keyra menghampiri meja resepsionis "mbak, bisa saya bertemu dengan bapak Rangga?" tanya keyra sopan
"Apa nona sudah ada janji dengan bapak Rangga?" resepsionis itu balik bertanya pada keyra, keyra menggeleng
"Maaf nona kalau belum ada janji anda tidak bisa menemui beliau, nona bisa meninggalkan no ponsel anda jika besok atau lusa bapak Rangga bersedia menemui anda, saya akan menghubungi anda nona" kata resepsionis itu menjelaskan prosedur kantor ini dengan sopan
"Bisakah bapak Rangga diberitahu dulu sekarang jika keyra ingin bertemu?" pinta keyra lagi tapi sekali lagi resepsionis di depannya menolaknya seperti nya mereka sangat terlatih untuk menolak tamu
"Keyra!" seseorang berteriak memanggil namanya, keyra menoleh dan langsung tertawa senang melihat Nathan berlari kecil menghampirinya
"Apa dia tau kalau kau datang? " tanya Nathan tidak kalah senang melihat keyra
"Tidak, aku bermaksud memberinya kejutan tetapi ternyata sulit untuk masuk menemui bosmu itu" keluh keyra sambil melirik ke arah resepsionis yang tadi menolaknya
"Kalian perhatikan nona ini baik baik dari atas sampai bawah, jika di masa depan nona ini datang lagi kalian harus memperlakukanya dengan super baik jika tidak ingin bos memecat kalian" Nathan berkata dengan memasang wajah berwibawa
Para resepsionis langsung berubah pucat "baik pak Nathan, maafkan kami nona" ucap mereka dengan menunduk segan
Nathan kemudian mengajak keyra masuk ke dalam lift khusus yang langsung menuju ke ruangan presdir
"Seharusnya lu tidak boleh terlalu galak seperti tadi, mereka hanya melakukan tugas" tegur keyra yang merasa tingkah Nathan tadi agak berlebihan
"Jika aku tidak galak dengan mereka dan Rangga tau lu diperlakukan tidak baik maka gue yang akan dipecat" jawab Nathan sambil cengengesan
Begitu pintu lift terbuka langsung terhubung dengan sebuah ruang yang diisi beberapa sekretaris yang terlihat sedang sibuk bekerja
Nathan berhenti tepat di meja sekretaris yang paling dekat dengan pintu ruang presdir
__ADS_1
"Kiki masuklah bilang pada bos kalau nona keyra ada di sini dan layani nona keyra dengan sangat baik" perintah Nathan kepada Kiki
"Baik pak Nathan, silahkan duduk dulu nona keyra" Kiki mempersilahkan keyra menunggu di sofa yang berada di depan meja nya
"Gue tinggal dulu sebentar key, semoga dia tidak pingsan karena senang" pamit Nathan sambil tertawa, keyra hanya tersenyum dan duduk menunggu di sofa
Kiki mengetuk pintu presdir "masuk" suara Rangga terdengar dan Kiki langsung membuka pintu dan masuk
Diam diam keyra memperhatikan Kiki tampak sangat cekatan dan seperti yang dikatakan Rangga jika Kiki sangat cantik, tiba tiba terlintas di pikiran keyra apakah pernah suatu hari Rangga merasa tertarik dengan Kiki tapi segera disingkirkannya pikiran buruknya itu
"Pak Rangga di depan ada nona keyra ingin bertemu anda" lapor Kiki begitu sampai di depan meja kerja Rangga
"Siapa kamu bilang?" tanya Rangga terkejut takut dia salah dengar
"Nona keyra pak, wajahnya mirip seperti yang ada di foto itu" jawab Kiki menunjuk foto keyra yang ada di meja kerja Rangga
"Suruh dia masuk, eh tidak jadi, aku yang akan ke depan menemuinya" Rangga segera berdiri merapikan kemejanya
"Eh iya ki, tolong siapkan jus mangga dan kue pastel untuk nona keyra" perintah Rangga lagi
"Baik pak, segera saya siapkan" Kiki melangkah keluar dari ruangan Rangga dan tersenyum sopan pada keyra
"Nona, sebentar lagi pak Rangga akan..."
"Sayang! Kau benar benar datang" belum selesai Kiki menyelesaikan perkataannya telah dipotong seruan Rangga dari arah belakangnya
Melihat Rangga keluar dari ruangannya, keyra berdiri dari duduknya dan dengan cepat langsung dipeluk erat oleh Rangga
Kiki dan sekretaris lain tercengang melihat bos nya dengan antusias memeluk gadis yang baru saja datang itu
Rangga menangkupkan kedua telapak tangannya di kedua pipi keyra "kau benar benar datang sayang" gumam Rangga senang
Keyra tersenyum canggung diperlakukan seperti itu oleh Rangga. melihat senyum canggung keyra, Rangga tersadar jika mereka sedang berada di depan para sekretarisnya
__ADS_1
"Ayo masuk sayang" Rangga menggandeng tangan keyra memasuki ruangannya