MENUNGGU SENJA BERSAMAMU

MENUNGGU SENJA BERSAMAMU
jangan marah


__ADS_3

Setelah bel pulang sekolah, kelas Keyra masih ada tambahan jam pratikum. Ada jeda sekitar setengah jam untuk memberi waktu para siswa makan siang dan sholat sebelum jam pratikum dimulai. Mira dan Dayu sedang pergi sholat sedangkan Keyra menunggu mereka di kelas karena sedang haid.


Mira dan Dayu terburu buru lari menghampiri Keyra


"key, Rangga jatuh dari tangga dia pingsan sekarang ada di uks, buruan diliat" Mira dengan terengah engah memberitau Keyra dengan panik


"kok bisa? aku kesana sekarang ya ntar aku diijinkan nggak masuk jam pratikum ya" buru buru keyra mengambil tasnya dan berlari menuju uks


Di depan uks sudah berkerumun anak anak 12 IPS 1


"nah itu Keyra datang, Rangga jatuh dari tangga key" begitu melihat keyra dari jauh Nathan langsung menghampiri Keyra


"kok bisa jatuh, gimana Nathan?" tanya Keyra panik


"tadi kita rame rame lagi bercanda pas turun tangga mau pulang, nggak tau gimana tiba tiba Rangga terpeleset dan jatuh dari tangga yang paling atas, dia pingsan tapi udah ditangani dokter jaga dari klinik sebelah sih, cuma kita belum boleh masuk" jelas Nathan, tidak lama kemudian dokter jaga dan guru BP keluar dari ruang uks

__ADS_1


"Rangga udah sadar, dia juga baik baik aja, besok lagi kalau bercanda di tangga jangan kelewatan, sekarang kalian pulang hanya satu atau dua orang saja yang boleh nemenin Rangga" terang ibu Warni sang guru BP. Teman teman sekelas Rangga beranjak pulang hanya Nathan dan Keyra yang masih tinggal.


"kita masuk yuk key" ajak Nathan, Keyra mengangguk mengikuti dari belakang


"gimana lu bro?" sapa Nathan sambil meninjukan tangannya ke bahu Rangga pelan, Rangga terkekeh lihat sahabatnya itu masuk


"baik gue, gue juga heran kok bisa pingsan cuma jatuh dari tangga" jawab Rangga cengengesan tapi matanya tidak lepas melihat ke arah Keyra


"kurang makan kali lu, bikin heboh orang banyak aja, untung tadi bu Warni segera manggil dokter jaga yang ada di klinik sebelah sekolah kita itu" Nathan mengecek tubuh Rangga apakah ada luka atau nggak


"gue nggak ada luka kok paling cuma lebam biru biru aja namanya juga jatuh, lagian kalau gue nggak bikin heboh mana mau cewek gue liat gue disini dari kemarin ngambek terus" Rangga kembali cengengesan sambil melirik ke arah Keyra, Nathan menoleh ke arah Keyra dan menemukan pandangan dingin di mata Keyra segera tau kalau kedua temannya ini masih bertengkar


Dengan susah payah Rangga berusaha duduk melihat keyra sama sekali tidak bergeming dari tempatnya berdiri


"duduk sini dong key, aku masih agak pusing nih kalau berdiri" Rangga menepukkan tangannya ke kasur meminta Keyra duduk di sampingnya, dengan malas keyra duduk di samping Rangga

__ADS_1


"key, maafin aku dong. aku janji nggak deket deket Sarah lagi kalau kamu nggak suka" Rangga mengucapkan permintaan maafnya dengan sungguh sungguh


"ayolah key jangan diemin aku terus gini, frustasi aku kalau kamu marah terus, bilang aku mesti gimana biar kamu nggak marah lagi" rayu Rangga sambil menggenggam tangan Keyra, dia mulai gelisah ketika Keyra tetap diam


Rangga mengangkat dagu Keyra agar Keyra menatapnya dan dia terkejut melihat mata Keyra yang berkaca kaca, hati ikut sakit benar benar menyesal sudah menyakiti hati wanitanya itu.


Rangga merengkuh tubuh Keyra ke dalam pelukannya, tangis Keyra pecah di pelukan Rangga terisak isak menumpahka semua rasa marah, cemburu, khawatir yang dari kemarin memenuhi hatinya.


Untuk beberapa saat mereka diam hanya sesekali terdengar suara isak tangis Keyra yang makin lama makin menghilang


"maafkan aku ya pacar, aku udah bikin kamu sedih, maafkan aku, maafkan aku" ujar Rangga berulang kali meminta maaf sambil mengecup dahi Keyra, Keyra yang masih membenamkan wajahnya dalam pelukan Rangga hanya mengangguk.


Setelah Keyra tenang dan tangisnya benar benar berhenti, Rangga mengurai pelukannya


"udahan nangisnya pacar, hatiku sedih liat kamu nangis gini" Rangga mengelus kepala Keyra dengan sayang

__ADS_1


"kamu jatuh tadi nggak kenapa kenapa Rangga?" tanya Keyra mengalihkan pembicaraan sambil melihat ke wajah, tangan dan kaki Rangga persis seperti apa yang dilakukan Nathan tadi


"nggak apa apa, aku kan jagoan, tadi pingsan itu cuma lagi cari perhatian aja ma kamu" goda Rangga tersenyum jahil tapi kemudian mengaduh karena Keyra mencubit pinggangnya sambil cemberut


__ADS_2