
Hari ini Keyra cuma kuliah sampai jam sebelas siang, sedangkan Laras, Norma dan Wulan masih ada kelas jadi deh Keyra berpisah dengan para sahabatnya itu.
"pulang bareng yuk key, gue anterin" Yuda mensejajarkan langkahnya di samping Keyra
"gue lagi pengen belanja dulu, gue naik bis aja" tolak keyra halus, selama di jogja ini Keyra memang tidak bawa mobilnya dia lebih senang kemana mana naik bis kota
"kebiasaan nih cewek selalu nolak cowok ganteng" gerutu Yuda yang cuma dilirik Keyra dengan tersenyum
"itu hoby gue, secara gue cantik gitu loh" jawab Keyra cuek tambah bikin kesel Yuda
"ge er banget lu!" cibir Yuda
"bukannya gue ge er yah, perasaan lu yang sering bilang gue cantik" Keyra tertawa dan Yuda pura pura mau muntah mendengar ocehan Keyra
"Keyra" Yuda dan keyra menoleh ke sumber suara, wajah Keyra berubah jadi senang
"kamu datang kok nggak ngasih kabar dulu?" tanya Keyra sambil tertawa
"siapa key?" bisik Yuda heran, dia seperti belum pernah lihat orang ini sebelumnya di kampus
"ayo gue kenalin" kerling Keyra pada Yuda
"kenalin ini temen gue" Keyra menunjuk ke arah Yuda dan Yuda mengulurkan tangannya
"Rangga" Yuda tertegun mengamati Rangga sebentar kemudian tersenyum sopan sambil menyebutkan namanya
"eh key kalau gitu gue balik dulu ya, yuk Rangga gue duluan" pamit Yuda pada Keyra dan Rangga
__ADS_1
"yuk kita pulang" ajak Keyra yang disambut anggukan Rangga sambil meraih tangan Keyra untuk digenggamnya
"sayang, Yuda salah satu fans kamu ya?" tanya Rangga hati hati, Keyra tertawa mendengar pertanyaan itu
"kamu tau aja" jawab Keyra ringan
"ya tau dong dari kita SMA, aku sudah biasa dengan tatapan cowok cowok fans kamu itu" keluh Rangga dengan wajah suram
"kan itu juga bukan mauku Rangga"
"he eh aku tau, cuma risih aja tapi juga bangga karena mereka selalu iri padaku" Rangga mencubit ringan ujung hidung Keyra
"Rangga kok nggak belok sini?" tanya Keyra heran karena Rangga tidak berbelok di parkiran montor, biasanya Rangga membawa montornya atau pinjam montor Nathan yang juga kuliah di jogja
"aku bawa mobil sayang" Rangga tersenyum penuh arti
"mobil? mobil siapa?" Keyra tambah heran dengan jawaban Rangga
"kamu beli mobil Rangga?" tanya Keyra dan dijawab anggukan oleh Rangga
Mereka berhenti di depan mobil jeep warna merah, Rangga membukakan pintu untuk keyra, membantu Keyra duduk, menutup pintunya kembali kemudian berputar duduk kearah kemudi.
"gimana mobilku sayang?" tanya Rangga setelah mereka berdua ada di dalam mobil
"hmm mobil ini cocok buat kamu yang senang berpetualang di alam dan pegunungan, kamu hebat Rangga" Keyra memperhatikan seluruh mobil Rangga tampak sekali dia bangga dengan kekasihnya itu
"ini aku beli dari keuntungan proyek kontruksiku yang pertama, belum mobil mewah sih tapi aku suka" jelas Rangga, beberapa bulan ini Rangga mulai berkecipung di bisnis kontruksi karena percetakannya sudah mapan jadi dia serahkan pada orang kepercayaannya untuk mengelola Rangga hanya mengecek rutin tiap bulannya. Dan bisnis kontruksi pertama Rangga adalah membangun lima ruko di sebuah area perumahan
__ADS_1
"di usia kita, aku masih dikirim uang orang tuaku tapi kamu sudah bisa mandiri dan bahkan membantu orang tuamu" Keyra tidak menyembunyikan kekagumannya pada Rangga
"udah memujinya sayang, ntar aku jadi tambah cinta ma kamu kalau dipuji terus" Rangga tersenyum jahil dan Keyra pun mencibir
"kita jalan kemana sayang?" Rangga merengkuh tubuh Keyra untuk masuk ke pelukannya
"mobil kamu ini kan cocok buat perjalanan ekstrim, gimana kalau kita ke gunung kidul disana banyak pantai yang indah" ajak Keyra bersemangat Rangga mengangguk tersenyum
"ayo dong jalan, kok malah senyum senyum aja" gerutu Keyra manja
"masih pengen peluk kamu gini, kangeeeennn" Rangga terkekeh mengecup kening Keyra kemudian mulai menjalankan mobilnya
Mereka mampir untuk makan siang dulu di sebuah warung soto kesukaan Keyra, Keyra menyebutnya sogo (soto gopek) konon sebelum krisis moneter 1998 soto ini harga per mangkoknya cuma 500 rupiah, tentu saja kini harga per mangkoknya sudah naik berkali kali lipat tapi tetap saja termasuk murah dan
terjangkau kantong mahasiswa.
Sampai di gunung kidul hari sudah sore, Keyra dan Rangga segera turun melepas sepatu dan berjalan menuju pantai yang tidak terlalu ramai karena hari ini bukan week end
"kita bisa lihat sunset nih Rangga, pasti indah banget" Keyra menarik tangan Rangga agar lebih cepat sampai ke bibir pantai
"jangan terlalu jauh masuk ke air sayang" Rangga mengingatkan, seperti biasanya keduanya selalu berbeda dalam semua hal, Rangga lebih menyukai gunung Keyra tetap mau menemani Rangga jalan jalan ke daerah pegunungan walaupun keyra tidak tahan dengan dinginnya, sebaliknya Keyra sangat menyukai pantai dan Rangga pun menemaninya ke pantai tetapi tidak terlalu suka maen air laut. Begitulah mereka sejak awal pacaran selalu banyak perbedaan tetapi selalu berusaha memahami agar tetap bersama.
Keyra dan Rangga berjalan berpelukan menyusuri pantai, kadang kadang Keyra berhenti sebentar waktu ombak datang sengaja agak ke tengah agar kakinya jadi tertimbun pasir
"Rangga kamu nggak bosen peluk aku terus gini?" tanya Keyra berusaha melepaskan pelukan Rangga tapi Rangga makin mengeratkan pelukannya
"aku masih kangen, memangnya kamu nggak kangen?" tanya Rangga memasang wajah kesal, Keyra tertawa melihatnya
__ADS_1
"aku juga kangen, tapi kalau dipeluk terus aku gerah Ranggaaa" Keyra mulai menemukan tempat yang enak untuk melihat sunset, dia jongkok dan bermain pasir asal asalan sedangkan Rangga duduk di pasir di samping Keyra sambil sesekali mengambil foto Keyra dengan ponselnya dari berbagai sudut.
like dan komentarnya selalu ditunggu ya