
Hari yang dinanti setelah melewati tahun tahun yang sulit tiba, hari ini satu jam yang lalu Rangga dan keyra telah sah menjadi suami istri
Mereka mengadakan pesta kecil di vila tepi pantai sesaat setelah matahari terbenam
Tidak banyak yang mereka undang, hanya keluarga keyra, keluarga Rangga, mommy dan daddy keyra serta teman teman dekat keyra dan Rangga saja
Prof Rendra sebenarnya juga diundang tetapi karena kesehatannya beliau tidak bisa hadir
Semua berbincang akrab dan bahagia, mereka bernyanyi dan berdansa bergantian, semua undangan disediakan tempat menginap di cottage cottage yang berada di sekitar vila tepi pantai tersebut
Tepat pukul 10 malam, pesta selesai, pengantin dan para tamu sudah mulai masuk di kamar mereka masing masing
Rangga masuk ke kamarnya menyusul keyra yang sudah setengah jam yang lalu masuk kamar
Rangga mendekati keyra yang sedang duduk di kasur sambil melihat ponselnya
Dicium kening istrinya itu tapi keyra tampak enggan, "mandi dulu Rangga biar nggak lengket" kata keyra sambil berusaha menghindari suaminya
"Baiklah aku mandi dulu" jawab Rangga yang langsung pergi mandi
Setelah mandi, Rangga memeluk keyra dari belakang yang tidur membelakangi dirinya
"Kamu sudah tidur sayang?" bisik Rangga sambil menciumi ceruk leher keyra
Keyra mendorong tubuh Rangga agar menjauhinya, mengambil ponselnya dan menyerahkannya pada Rangga
"Aku mendapat kiriman video ketika aku baru saja masuk kamar" kata keyra datar kemudian dia kembali membalikkan tubuhnya memunggungi Rangga
Rangga membuka video itu, matanya nanar dan tangannya mengepal menahan marah
Video itu adalah adegan di malam dia dan Wulan berciuman di kamar Wulan tetapi video itu terhenti hanya sampai adegan berciuman saja sedangkan kejadian Rangga mendorong tubuh Wulan untuk menjauhinya sudah dipotong
"Sayang, bukannya aku sudah menceritakan kejadian ini padamu sebelumnya dan video ini tidak lengkap setelah ini aku tersadar dan mendorong Wulan menjauh" Rangga berusaha menjelaskan kembali pada keyra
"Aku tau Rangga, tapi hatiku tetap hancur ketika melihat video itu" kata keyra dengan tetap membelakangi Rangga, bahunya tampak berguncang karena mulai menangis
__ADS_1
"Sayang aku sungguh minta maaf, ini di luar kesadaranku, kau ingin aku bagaimana? Kita baru saja menikah, kita tidak bisa membiarkan Wulan menhancurkan pernikahan kita" ucap Rangga dengan gusar
Rangga mencoba memeluk keyra tapi lagi lagi keyra menghindarinya
"Aku ingin sendiri Rangga, biarkan aku menenangkan diriku" kata keyra sambil menghapus air matanya dan memejamkan matanya
"Baiklah aku tidak akan menggangmu, tidurlah semoga perasaanmu lebih baik besok pagi" Rangga merebahkan tubuhnya di samping keyra dan membiarkan keyra tertidur
Keyra dan Rangga benar benar tidak tidur, keduanya saling mendiamkan dengan pikirannya masing masing
Pagi harinya setelah mandi keyra keluar kamar untuk bergabung dengan keluarga mereka sarapan
Sedangkan Rangga memilih tetap di dalam kamar karena dia tidak ingin keluarganya tahu jika keyra sedang mendiamkannya
Ketika hampir tengah hari Rangga keluar dari kamarnya dan bergabung dengan teman temannya
"Nah ini pengantin prianya akhirnya keluar kamar, gue kira lu pingsan setelah belah duren semalem" oceh Niko
"Emangnya semalem berapa ronde bro, sampe lu kesiangan gini" celetuk Nathan
"Ih ogah.... Lu sekarang udah punya istri ya minta kopi sama istri lu, lagian gue di sini sekarang tamu lu bukan asisten lu" tolak Nathan cengengesan
"Nyebelin lu" jawab Rangga sambil menjitak kepala Nathan
Kemudian Rangga dan teman teman cowoknya asyik terlibat obrolan seru tidak jarang mereka tertawa ngakak
Laras, Norma dan Wulan datang ikut bergabung dan memberitahu para cowok kalau makan siang udah siap
"Kenapa lu nggak makan Rangga? Eh ngomong ngomong kemana keyra?" tanya Bima yang melihat Rangga tetap duduk sambil merokok tidak mengambil makan siang nya
"Gue masih kenyang, kalian makan saja dulu" jawab Rangga ringan
"Keyra sepertinya di belakang vila sedang ngobrol dengan mommy dan daddy nya, mau aku panggilkan?" tanya Laras pada Rangga
"Nggak usah biarkan saja, keyra masih kangen dengan mommy dan daddy nya" jawab Rangga berusaha terlihat tidak ada masalah
__ADS_1
Wulan tersenyum, dia tahu pasti jika Rangga dan keyra sedang bermasalah karena semalam dia lah yang mengirimkan video itu pada keyra
"Biar aku ambilkan kopi dan makan siangmu Rangga" ujar Wulan bangkit dari duduknya
Rangga melirik malas ke arah Wulan "tidak perlu repot Wulan, kalau aku lapar nanti aku ambil sendiri"
Keyra yang sebenarnya dari tadi berdiri tidak jauh dari tempat berkumpul teman temannya tampak gemas dengan sikap Wulan
Keyra menghampiri Rangga dan memeluknya dari belakang "kamu sudah bangun suami?" tanya keyra lembut
Rangga menoleh kaget tidak menyangka istrinya akan bersikap seperti itu pada dirinya setelah semalam mendiamkannya
"Hei dilarang menontonkan kemesraan di depan umum ya" ujar Iwan dengan wajah pura pura kesal melihat sikap keyra
"Gue nanya ke suami gue ya, kenapa lu yang sewot" keyra terkekeh menjawab perkataan Iwan dengan kedua tangannya masih tetap melingkar di bahu Rangga
"Sewot lah gue, dari dulu sampe sekarang liat kalian mesra terus lah gue jomblo terus" jawab Iwan ketus disambut tertawa teman temannya
"Mau makan?" tanya keyra pada Rangga
"Iya mau sayang, sekalian kopi ya" jawab Rangga dengan pandangan lembut ke arah keyra
"Huh tadi aja bilangnya kenyang giliran ada keyra sok manja" cibir Niko
"Suka suka gue dong, gue manja sama istri gue ini" jawab Rangga cuek
Keyra tersenyum menanggapi obrolan Rangga dan teman temannya, lalu pergi mengambil makan siang dan kopi untuk Rangga
"Permisi Wulan bisa kau geser sedikit, aku akan menyuapi Rangga" kata keyra yang melihat Wulan duduk di samping Rangga dengan terlalu dekat
Dengan wajah kesal Wulan menggeser duduknya, keyra tersenyum dan mengucapkan terimakasih
Kemudian dia meminta Rangga mematikan rokoknya dan menyuapinya
Para tamu pulang pada hari sabtu sore, sedangkan Rangga dan keyra masih menginap di vila tepi pantai itu semalam lagi, mereka baru kembali ke jogja hari minggu
__ADS_1