MENUNGGU SENJA BERSAMAMU

MENUNGGU SENJA BERSAMAMU
ingin bertemu putriku


__ADS_3

Setelah Wulan dan Joni pergi, Tomo masuk ke dalam kamar Rangga membawa laptop dan setumpuk dokumen yang tadi dibawa Joni


"ini pekerjaanmu dari mereka" Tomo meletakkan semua barang itu di atas kasur Rangga


"iya pak" Rangga mengangguk melirik dokumen dokumen itu


"actingmu makin lama makin bagus, mereka semakin percaya pada kita" Tomo duduk di samping Rangga


"aku makin lama makin muak dengan mereka" desis Rangga marah


"bersabarlah semua demi akhir yang damai" Tomo menepuk ringan bahu Rangga


"pak, bisakah aku melihat istriku?" tanya Rangga penuh harap


Tomo tertegun mendengar permintaan Rangga, sebenarnya tidak sulit untuknya mengatur pertemuan Rangga dengan istrinya hanya saja hal yang paling ditakutkan Tomo adalah jika Rangga tidak bisa mengendalikan emosinya saat bertemu istrinya akhirnya justru akan menghancurkan rencana mereka


"tolonglah pak, aku ingin melihat putriku yang baru lahir" pinta Rangga sekali lagi


"aku akan mencoba hubungi satuanku untuk meminta bantuan agar kau bisa bertemu istrimu tapi mungkin tidak dalam waktu dekat ini, seorang wanita yang baru saja melahirkan akan lebih banyak di dalam rumah dan resikonya besar untukmu menemui istrimu di rumah" jawab Tomo yang disusul anggukan Rangga tanda setuju


Rangga membuka laptop dan mulai membaca berita di internet terutama berita tentang Keyra Wisnutama Presdir RK grup yang baru saja melahirkan seorang putri


Valea Putri, itu nama yang diberikan Keyra untuk putri mereka membuat Rangga tersenyum penuh kebanggaan


Wajah Rangga berubah menjadi lembut ketika memandangi foto foto Keyra, Keyra tampak sedikit pucat namun tetap terlihat cantik dengan senyum menawannya

__ADS_1


Rangga membuka facebooknya dan meninggalkan pesan untuk Keyra


'selamat lahir seorang putri, beristirahatlah lebih banyak'


Tidak lama kemudian terlihat balasan dari Keyra, 'terima kasih, pasti aku dan putriku akan tetap sehat untuk menunggu papa putriku pulang'


Rangga tertegun membaca balasan dari keyra, ada rasa sesak di dadanya


'terima kasih sayang, kau tetap yakin jika aku masih hidup dan aku akan kembali untuk kalian' kata Rangga perih di dalam hatinya


Setelah sesaat larut dalam perasaannya, Rangga tersadar jika dia harus menyelesaikan pekerjaan yang ditinggalkan Wulan tadi


Rangga larut dalam pekerjaannya dengan serius, tugas utamanya adalah memajukan perusahaan Wulan saat ini sampai Wulan dan Devano benar benar percaya padanya sehingga sedikit demi sedikit Rangga akan bisa membuka informasi tentang sindikat narkoba yang mendukung Devano selama ini


*****


"sayang sekali Nathan kita kalah di proyek ini, walaupun proyek ini nilainya tidak terlalu besar tetapi ini lumayan potensial" Keyra menutup dokumen yang baru saja selesai dibacanya


"iya Key, aku juga tidak menyangka jika akan ada perusahaan yang akan mengalahkan kita" jawab Nathan dengan menyesal


"perusahaan mana yang menang?" tanya Keyra


"cahaya terang, ini perusahaan baru berdiri setengah tahun yang lalu, direkturnya adalah...." Nathan menggantung kata katanya


Keyra mengerutkan keningnya melihat Nathan terlihat ragu, "siapa? kenapa ?"

__ADS_1


"Wulan direkturnya" jawab Nathan hati hati


"Wulan?" Keyra terkejut mendengar jawaban Nathan


"aku tidak menyangka setelah resign dari bank tempatnya bekerja, dia akan memiliki karir yang bagus" gumam Keyra


"menurut desas desus yang beredar Cahaya terang bisa tampil dengan cemerlang karena adik sang direktur adalah seorang yang jenius di bidang bisnis, tapi aku tanya ke Norma sebenarnya Wulan tidak punya adik"


Keyra semakin terkejut mendengar penuturan Nathan, "iya setauku juga Wulan adalah anak bungsu, ini sangat aneh dan dari gaya perusahaan ini bekerja hampir mirip dengan cara Rangga bekerja"


Nathan melambaikan tangannya di depan Keyra, "kau terlalu jauh berpikir Key, mungkin ini kebetulan saja tapi aku janji hal seperti ini tidak akan terjadi lagi, Cahaya terang tidak akan bisa mencuri proyek dari kita lagi"


Keyra mengangguk mendengar ucapan Nathan, dia segera membereskan dokumen dokumen di depannya kemudian menyerahkannya pada Nathan


"aku akan segera kembali bekerja minggu depan"


"kau tidak menunggu sampai empat puluh hari Key? kau harus pulihkan dulu dirimu, jangan terlalu memaksakan diri" Nathan terdengar khawatir


Keyra tersenyum menanggapi kekhawatiran Nathan, "aku sudah cukup sehat kok, lagipula ada mommy yang membantuku merawat Valea"


Nathan hanya bisa mengangguk pasrah melihat kesungguhan Keyra walau sebenarnya dia sangat khawatir dengan keadaan Keyra


Setelah Nathan pulang, Keyra menelpon


Nico untuk melakukan penyelidikan tentang perusahaan Wulan karena entah kenapa firasat nya mengatakan perusahaan ini ada hubungan nya dengan Rangga

__ADS_1


Meskipun terdengar konyol bahkan Nathan pun menganggap dirinya terlalu jauh berpikir tetapi keyakinannya tentang hal ini sangatlah kuat jadi apapun yang memungkinkan dirinya mendapat informasi tentang Rangga tetap akan diselidikinya meskipun kemungkinan keberhasilannya sangatlah kecil


__ADS_2