
Hari senin tiba, saatnya ulangan semester. Keyra, Mira dan Dayu belajar di depan kelas sambil menunggu bel masuk berbunyi, Rangga juga terlihat duduk di depan kelasnya bersama teman temannya
"key, kok Rangga nggak nyamperin lu? apa di marah?" bisik Dayu pada Keyra, Mira menoleh mencari sosok Rangga tapi Keyra memilih tetap membaca bukunya
"key, ntar pulang sekolah lu harus jelasin ke Rangga, nggak tega gue liat dia" bisik Mira menambahi setelah dia liat Rangga memang duduk bersama teman temannya tapi pandangannya tidak lepas melihat ke arah Keyra
"iya nanti gue ngomong dengan dia pulang sekolah ini, doain gue ya gaes biar semua baik baik aja" ujar Keyra sendu tetap tidak beralih dari bukunya, Keyra tau Rangga sedang menatapnya dari jauh dan Keyra tidak punya nyali untuk membalas tatapan Rangga, di hatinya dipenuhi rasa bersalah.
Karena ulangan semester, jadi sekolah selesai lebih awal. Keyra yang sudah keluar kelas duluan menunggu Rangga di depan laboratorium biologi yang letaknya tidak jauh dari kelasnya, tidak lama kemudian Rangga juga keluar dari kelasnya melihat keyra duduk sendiri dia tau Keyra sedang menunggunya dan dia pun langsung menghampiri Keyra
"ke kantin yuk key" ajak Rangga, Keyra mengangguk berdiri dan berjalan beriringan dengan Rangga, beberapa teman yang berpapasan dengan mereka sengaja menggoda mereka yang hanya ditanggapi senyum oleh Keyra dan Rangga. Sampai di kantin Rangga memilih tempat duduk yang di pojok agak terpisah dengan bangku yang lain biar mereka agak leluasa berbicara walaupun hari ini kantin tidak terlalu ramai.
"mau pesen makan apa key?" tanya Rangga meletakkan tasnya di kursi sebelah Keyra, Keyra menggeleng tanda tidak ingin makan apapun
"harus makan key, ini udah siang biar aku pesenin aja" Rangga segera melangkah ke arah ibu kantin untuk pesan makanan dan minuman, waktu dia kembali ke meja keyra dia membawa beberapa kue pastel kesukaan Keyra
"aku pesenin nasi goreng kulit key, itu kesukaan aku, lagi dibikinin ibu kantin nih makan kue pastel dulu sambil nunggu nasi gorengnya jadi" Rangga duduk di sebelah Keyra dan melihat keyra tidak berminat mengambil kue pastel di depannya
"jadi bisa kamu jelasin ke aku apa yang terjadi?" tanya Rangga akhirnya dengan pelan seolah takut membuat Keyra makin merasa kacau, Keyra menoleh ke Rangga menggeser tubuhnya agar duduk menghadap Rangga, menghela nafas sebentar kemudian menceritakan semuanya dari kejadian dia pulang nonton bareng Rangga sampai dengan kejadian malam minggu itu, Keyra berusaha tidak menyembunyikan apapun dari Rangga, saat itu Keyra hanya berpikir tidak adil bagi Rangga jika dia tidak tau apa yang terjadi untuk kedepannya Keyra sudah pasrah apapun yang terjadi karena sejujurnya sampai saat inipun dia sama sekali belum tau tindakan apa yang harus dia lakukan terhadap hubungan nya dengan Rangga.
__ADS_1
Rangga mendengarkan cerita Keyra dengan serius pandangannya tidak lepas dari mata Keyra seolah dia memastikan apa yang dikatakan Keyra adalah yang sejujurnya.
Hening diantara mereka cukup lama setelah keyra menyelesaikan cerita nya, Keyra dan Rangga sama sama diam, nasi goreng pesanan mereka sudah lama tersaji tapi tidak satupun dari mereka yang berminat untuk memakannya. Rangga kembali menatap keyra lama dan kemudian memulai berbicara
"kita jangan putus ya key, mari hadapi ini bersama, seperti yang aku pernah bilang di awal kita jadian kita hadapi bersama aku akan berusaha membuat hidupmu tidak lagi rumit" Rangga mengatakan setiap perkataannya dengan sungguh sungguh sambil terus menatap Keyra
"Rangga, kalau kau berpacaran denganku itu artinya kau tidak bisa berpacaran seperti lainnya, kita tidak akan sering berkencan, tidak akan ada malam mingguan berdua, tidak seperti jika kau punya pacar cewek lain" jelas Keyra lirih dia tidak ingin besok atau lusa Rangga mengeluh dan menyesal telah mempertahankan Keyra menjadi pacarnya
"aku tidak keberatan dengan semua itu, yang terpenting bagiku kamu yang jadi pacarku, aku tidak ingin cewek lain" kata kata Rangga kali ini lebih tegas dari sebelumnya
"jangan menyerah, mari hadapi bersama, semoga di depan ada jalan baik untuk kita" kali ini Rangga menggenggam tangan Keyra erat seolah memberi semangat pada Keyra untuk tidak menyerah, Keyra mulai menangis tanpa suara, air matanya menetes ke tangan Rangga yang sedang menggenggam tangannya tapi kemudian buru buru dihapusnya, dia tidak ingin siswa lain menganggap yang tidak tidak jika melihat keyra menangis.
"terima kasih masih mau tetap bersamaku dengan semua kesulitan ini" ucap keyra tulus setengah berbisik, Rangga mulai bisa tersenyum lega mendengar perkataan Keyra
"udahan sedihnya, yuk kita makan udah dingin nih makanannya dianggurin kelamaan" Rangga mendekatkan jus mangga ke arah Keyra, kemudian mulai menyeruput jus sirsaknya dan mulai makan nasi gorengnya, melihat keyra masih diam saja Rangga menoleh
"kok belum dimakan pacar? mau aku suapin?" kerling Rangga jahil
"iya ini aku makan" jawab Keyra salah tingkah, Rangga hanya terkekeh melihat tingkah Keyra.
__ADS_1
"key, adekmu Juna kok bisa tau kalau kita pacaran?" tanya Rangga setelah selesai menghabiskan nasi gorengnya
"hmm aku pikir mungkin dari Rizal anak kelas 10 yang juga anak KEPALA itu, dia dulu waktu SMP sekelas dengan adekku dan karena aku di SMP yang sama pastinya dia tau kalau aku kakak Juna. Mungkin Rizal tidak bermaksud buruk hanya sekedar bercerita ke Juna" jelas Keyra yang direspon anggukan Rangga tanda mulai mengerti
"kalau begitu ntar aku coba ngomong dengan Rizal biar dia mengerti situasi kita, jadi besok besok dia bisa milih milih tuh apa yang mau diceritakan ke adekmu" gumam Rangga yang langsung disetujui Keyra.
"eh pacar nanya lagi dong kenapa sih kamu mau jadi pacarku? Keyra tersedak jus mangganya ketika mendengar pertanyaan Rangga
" nggak ngerti aku" jawab Keyra pendek tapi mukanya memerah malu membuat Rangga kembali terkekeh melihat wajah Keyra
"jawab aja karena aku ganteng gitu, nggak usah malu pacar" goda Rangga dengan senyum jahil nya
"ih narsis banget" Keyra cemberut dan berdiri sambil mengambil tasnya
"eh mau kemana? jangan ngambek dong" Rangga terkejut melihat keyra mau melangkah pergi
"pulang" jawab Keyra ringan sambil terus melangkah
"tungguin pacar, aku bayar ini dulu" Rangga segera lari ke arah ibu kantin membayar dan mengejar Keyra, Keyra tersenyum melihat Rangga berlari dengan nafas putus putus berusaha mensejajarkan langkah mereka
__ADS_1
"kejem banget sih kamu pacar ngerjain aku aja" Rangga bersungut sungut sambil mengatur nafasnya
"sebel digodain kamu terus" Keyra pura pura cemberut membuat Rangga kembali terkekeh.