MENUNGGU SENJA BERSAMAMU

MENUNGGU SENJA BERSAMAMU
merasa bersaing dengan Rangga


__ADS_3

Hari sudah sore, ponsel Keyra berbunyi


Keyra tersenyum melihat itu adalah panggilan video dari mommy nya


"halo mama, Valea sudah cantik" terlihat di layar ponselnya Valea tampak cantik dengan gaun biru mudanya yang lucu


"tentu *saja Valea selalu cantik, apa om Jaka sudah datang?"


"sudah mama, ayo mama cepat datang*" rengek Valea manja, Keyra tersenyum menanggapi rengekkan putrinya itu


Suara ketukan pintu membuat Keyra menoleh ke arah pintu dan tampak Norma dan Nathan memasuki ruangannya, Keyra memberi isyarat pada mereka untuk duduk, kemudian dia kembali menatap ke arah ponselnya


"valea sayang, mama belum bisa pulang masih banyak pekerjaan disini, bagaimana jika kita minta tolong grand mom untuk menemanimu dan om Jaka?" keyra menatap putri nya dengan tatapan menyesal


"grand mom.....mama tidak bisa pulang" suara kecil Valea mengadu pada Gendis dan Gendis segera mengambil alih ponselnya


"kenapa kau tidak bisa pulang Keyra?"


"iya mom ada pekerjaan yang harus selesai malam ini juga, maafkan Keyra mom, bisakah mommy menggantikan Keyra menemani Valea pergi menonton Barbie?"


"yah baiklah, mommy tidak akan membiarkan Valea bersedih, setelah selesai segeralah pulang agar kau bisa menemani Valea"


"iya pasti mommy, terimakasih mom love you"


"serahkan pekerjaanmu padaku dan pulanglah temani Valea" celetuk Nathan setelah Keyra mengakhiri telponnya


"tidak apa Nathan, sebenarnya aku sengaja menghindari pergi bertiga bersama Valea dan kak Jaka" jawab Keyra


"kenapa Key? kasihan pasti Valea kecewa" tanya Norma heran

__ADS_1


"Norma sudah tau cerita tentang informasi dari Nico?" tanya Keyra pada Nathan dan Norma segera menjawab sebelum suaminya sempat menjawab


"iya Nathan memanggilku dan menceritakan tentang Rangga, Nathan memintaku untuk melihatmu karena dia khawatir tentang keadaanmu"


Keyra tersenyum, "aku baik baik saja, jangan khawatir"


"Norma, aku harap kau tidak percaya dengan apa yang dikatakan Wulan, aku dan Nathan kami hanya benar benar bekerja" Keyra menggenggam tangan Norma erat


"hei kau itu saudara ku Key dan Rangga adalah saudara Nathan, aku tidak mungkin percaya dengan omongan picik si Wulan itu dan aku yakin Rangga juga tidak akan percaya" Norma menepuk punggung tangan Keyra yang menggenggam tangannya


"syukurlah jika kau percaya pada kami, aku juga yakin Rangga percaya pada Nathan tapi dengan kak Jaka....bagaimanapun juga kami hanya kakak adik angkat dan Rangga pun tidak terlalu mengenal kak Jaka, jadi aku pikir aku akan membatasi waktuku pergi bertiga dengan kak Jaka dan Valea di depan umum, aku tidak ingin rumor kedekatanku dengan kak Jaka menyakiti Rangga" Keyra menjelaskan sikapnya


"aku salut denganmu dan Rangga, kalian terpisah tiga tahun dan kalian masih tetap menjaga hati satu sama lain" Norma berdecak kagum untuk sahabatnya itu


"aku hanya ingin Rangga tetap yakin jika aku terus menunggunya, Norma" sahut Keyra lirih, matanya mulai berkaca kaca


"Rangga akan tetap percaya padamu Key, aku kenal betul siapa Rangga" ujar Nathan mencoba menguatkan hati Keyra


"iya kami janji, bahkan Laras pun tidak akan ku beritahu" Norma mengangkat kedua jarinya tanda dia berjanji


"baiklah, aku juga tidak akan menceritakan nya pada siapapun termasuk pada mommy dan daddy" Keyra tersenyum senang melihat kedua sahabatnya itu bersungguh sungguh bersedia merahasiakan informasi ini


"hari sudah sore, kalian pulanglah kasihan Ricko dan Ricky menunggu"


"kau bagilah pekerjaanmu denganku biar aku kerjakan di rumah, jangan terlalu lelah Key" Nathan kembali mengkhawatirkan Keyra


"tidak apa Nathan, aku akan mengerjakannya setelah ini agar aku pulang setelah jadwal nonton Valea berakhir, lagipula sebenarnya dari tadi aku tidak mengerjakan apapun, aku hanya melamun memikirkan Rangga jadi sekarang saatnya aku bekerja" Keyra tetap menolak bantuan Nathan


Nathan menghela nafas menyerah dengan keinginan Keyra, "baiklah aku akan suruh Kiki menyiapkan makan malam mu dulu sebelum dia pulang nanti"

__ADS_1


Keyra terkekeh, "lihatlah suamimu Norma dulu dia merawat Rangga sekarang dia mengkhawatirkan aku"


"karena kalian berdua saudara bagi kami, Key" jawab Norma sambil melambaikan tangan tanda berpamitan


Nathan dan Norma pergi dengan bergandeng tangan, ketika sampai di depan meja Kiki Nathan berhenti untuk menyuruh Kiki menyiapkan makan malam Keyra terlebih dulu sebelum dia pulang


"mama pulang" teriak suara keci yang belum begitu jelas berbicara menyambutnya ketika Keyra turun dari mobilnya


"halo cantik, bagaimana film Barbie nya, bagus kah?" tanya Keyra sambil menggendong Valea masuk ke dalam rumah


"bagus sekali ma, kata om Jaka nanti kita akan beli CD nya biar mama bisa nonton juga di rumah" celoteh Valea


Keyra menurunkan Valea di sofa dan ikut duduk di sampingnya


"terimakasih ya kak sudah menemani Valea, maaf aku tidak bisa ikut" Keyra memandang Jaka dengan menyesal


"tidak apa Key, untungnya Valea mengerti mamanya sedang sibuk jadi dia tidak ngambek" jawab Jaka tersenyum


"mama....Valea ngantuk bobok yuk" rengek Valea sambil menarik ujung kemeja Keyra


"iya Valea sudah ngantuk dari tadi tapi tidak mau ditemani mommy dia bersikeras menunggumu, ajaklah dia tidur Key" perintah mommy Gendis


Keyra mencium ujung hidung putrinya lalu menggendongnya, "baiklah ayo kita pergi tidur, kak Jaka Keyra tinggal dulu ya, sekali lagi terimakasih"


"iya key, cepatlah bawa Valea tidur" Jaka melambaikan tangannya ke arah Keyra


"sudah dua tahun, kapan kau akan mengutarakan isi hatimu pada Keyra, Jaka?" tanya Gendis pada keponakan nya itu setelah Keyra masuk ke dalam kamarnya


"entahlah tante, Jaka merasa Keyra belum bisa melupakan Rangga" keluh Jaka pelan

__ADS_1


"keyra tidak akan pernah melupakan Rangga, aku yakin itu tapi setidaknya kehadiran mu bisa membuatnya tidak bersedih dan yang lebih penting membuat Valea bahagia" ujar Andrew


"iya om, tapi terkadang Jaka takut jika dipaksakan Jaka akan selalu merasa bersaing dengan Rangga di hati Keyra, Jaka ingin hati Keyra benar benar untuk Jaka saja tidak ada lagi Rangga tapi kita semua tau betapa besarnya cinta Keyra pada Rangga" Jaka mengusap kasar wajahnya


__ADS_2