Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh

Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh
Part 98. Nasib Aurell


__ADS_3

Setelah kegaduhan di Resto menimpa Aurell, kini dirinya sedang duduk dan mulai sedikit agak tenang namun tubuhnya masih merasakan gatal tak tertahankan..


''Bocah ingusan itu mau bermain-main denganku.'' Aurell mengepalkan kedua tangannya dan sangat yakin jika ini semua kelalukan dari istri mantan kekasihnya..


Aurell pun berdiri dari duduknya dan akan melangkah pergi setelah membuat kegaduhan, namun salah satu pelayan menghentikan langkah Aurell..


''Mbak tunggu.''


Aurell menoleh. ''Ya ada apa?''


''Tagihan meja no 12 belum anda bayar mbak.''


''Hah?'' Aurell bingung dan melihat meja no 12 di ujung sana, lalu melihat pelayan di depannya. ''Kamu itu buta atau apa? sudah jelas-jelas saya makan di meja nomer 9. Ngapain aku bayar meja orang!''


''Tapi wanita yang tadi bersama mbak, yang memberi tahu saya jika mbak yang akan membayar tagihan nya.''


''Apa!!!


Aurell terkejut karna hari ini dia kena sial gara-gara istri mantan kekasihnya itu, Aurell pun mengambil Bill yang di sodorkan oleh pelayan dan melihatnya.


''What!!


Lagi dan lagi Aurell terkejut bukan main saat melihat Bill yang harus dia bayar sebesar 9jt!! Lalu melihat ke arah pelayan yang sedang menunggu dirinya.


Mau tidak mau, Aurell mengekuarkan kartu dari dalam dompetnya dengan seribu kekesalan untuk kesialan hari ini, sudah mah tubuhnya gatal trus sekarang harus bayar makanan orang lagi...

__ADS_1


Kasiaaaaannnn..



Di sepanjang jalan keluar dari restoran, Aurell tidak henti-henti nya berkomat kami ala mbah dukun baca mantra dan ingin sekali menyemburkan air pada wajah Kaleea yang sudah menguras uangnya..


''Awas ya kamu, aku akan membalas jika aku bertemu denganmu!'' Gumam Aurell lalu menghentikan taksi dan masuk kedalam mobil..


''Pak, ke Apartemen Gresha.'' Ucap Aurell menyuruh supir untuk mengantarkan dirinya ke apartemen, karna hari ini dia butuh ketenangan setelah Kaleea mengganggunya..


Aurell melihat ke arah jendela sambil mengusap perutnya yang sudah buncit, entah kenapa matanya sangat mengantuk berat dan tidak bisa tertahankan untuk tidur..


Sementara sang supir melihat penumpangnya dari kaca kecil yang berada di atasnya tersenyum lalu menghubungi seseorang..


📞........


"Bawa dia pergi sejauh mungkin, dan pastikan dia tidak akan kembali lagi."


''Baik Bos saya mengerti.''


"Dan ingat, jangan sampai dia dan bayi yang ada di dalam kandungnya kenapa-kenapa. Cukup bawa dia pergi jauh dan tidak bisa kembali lagi."


''Siap Bos.''


Supir itu mematikan sambungan telpon nya lalu memutar arah, menuju daerah terpencil untuk membawa wanita ini jauh dari sini dan mengganggu kehidupan orang yang menyuruhnya barusan..

__ADS_1


''Kau itu cantik Nona, tapi kenapa kamu mengganggu ketenangan rumah tangga orang lain.'' Ucap sang supir melirik ke arah belakang, dimana Aurell sedang tertidur nyenyak..




Sedangkan disisi lain•


Kaleea menutup sambungan telponnya dan tersenyum senang saat dia berhasil menyingkirkan penggangu yang akan mengusik kesejahteraan si momokinya..


Walau bagaimana pun juga, Kaleea tidak akan pernah membiarkan orang lain masuk kedalam rumah tangannya yang bahagia dan tenang. Apa lagi sekarang Kaleea sedang mengandung anak pertamanya..


''Kaaaak sini.'' Teriak Tantan sedang duduk menikmati eskrim yang di pesan beberapa menit lalu.


Kaleea tersenyum lalu menghampiri Tantan..


''Enak nggak?''


Tantan mengangguk. ''Enak Kak, apa sih yang nggak enak kalau jalan-jalan sama Kakak semua makanan pasti enak.'' Ujar Tantan yang membuat Kaleea tersenyum..


''Ikut tinggal sama Kakak mau nggak?'' Ucap Kaleea yang benar-benar tidak bisa menyembunyikan kesedihannya ketika dia harus jauh dari anak kecil berkepala pelontos yang sudah dia anggap adik sendiri..



__ADS_1


...•••••...


...LIKE.KOMEN.VOTE...


__ADS_2