
Semua keluarga tengah berkumpul di kediaman Ryan dan Kaleea, keluarga Borkhan beserta Lulu dan anak-anaknya pun ikut datang menjenguk sohibnya yang sedang hamil..
Agam dan Againo.
Sementara Lintang tengah menunggu kedatangan besannya yang tidak lain adalah Susi dan Abizar beserta Affan dan Yasmien yang masih dalam perjalanan menuju kemari. Semua keluarga sepakat untuk datang ke Indonesia melaksanakan pernikahan Sha Sha dan Dayan di sini karna Lintang dan Tuti sangat khawatir dengan keadaan Kaleea yang masih di pantau kesehatannya.
•
DI RUANG TAMU•
Seperti biasa, para lelaki memilih kabur dan berkumpul di teras rumah di bandingkan mendengar obrolan unfaedah dari para wanita yang saat ini sedang mengukur badan mereka untuk membuat baju dalam satu minggu untuk mereka pakai.
''Heii Enjel, apa yang kau ukur sebelah situ? kau bukan sedang mengukur tapi itu meraba.'' Tegur Tuti pada Desainer pria namun lemah gemulai yang bernama Angel tengah mengukur badan Ryan di bagian paha..
Desainer Angel itu kekeh malu. ''Heheh, anaknya Mem gagah perkasa sekali Mem.'' Ucapnya lalu melirik Ryan yang bermuka biasa saja bahkan terlihat bete.
''Apakah sudah selesai?'' Tanya Ryan pada Angel, yang langsung di angguki oleh Desainer di sebelahnya. ''Sudah, sudah.''
Ryan pun pergi dengan terburu-buru ke arah teras rumah dan berkumpul bersama spesiesnya, karna Ryan merasa risih di gerumbungi para wanita yang otaknya sengklek semua..
''Enjeell, jangan kau kasih mahal-malah untuk kita semua.'' Celetuk Tuti yang ingin meminta diskon pada Angel.
''Ya ampun Maemunah, yang begini aja minta diskon! Heh.'' Lintang mentoyor kepala Tuti. ''Uang mu jangan di timbun, nanti di ambil tuyul baru nyaho!''
''Tau tuh."
Huuuuuuuuu.. Semua orang menyuraki Tuti, namun yang di suraki mah kalem bae karna urat mulunya sudah tidak ada mungkin. ''Bukan di timbun tapi di tabung Lintang! jadi bagaimana? kasih diskon nggak nih?'' Tuti masih meminta diskon untuk pembuatan baju.
''Ck gampang itu mah Mem, tapi tergantung model yang Mem pesan. Jika model yang Mem mau bolong di punggung dari atas sampai ke bawah, boleh lah di kasih diskon karna bahannya pun udah ke potong.'' Jawab Angel.
''Yey, jangan bolong macam sunderbolong pula kau itu Enjeeell bagai mana sih!'' Tuti protes.
''Lagian ngapain minta diskon? ada harga ada kualitas, kau mau nanti pas di pakai bajunya di hari H jadi HADNEN di pakai Ahad robek Senen? malu-maluin aja, kamu tau sendiri jika anak anak kita nggak bisa diam.'' Ujar Lintang.
__ADS_1
•
•
Sedangkan disisi lain•
''Kak kita mau kemana?'' Tanya Sha Sha pada Dayan yang membawanya entah kemana.
''Kakak mau ajak kamu ke suatu tempat yang pasti kamu bakalan suka, aku juga udah minta izin dan pasti pulang tepat waktu.'' Ucap Dayan yang akan mengajak Sha Sha ke tempat yang sudah dia rangkai..
Setelah beberapa menit di perjalanan, mereka berdua berhenti di salah satu gedung Apartemen yang lumayan mewah di kota J..
''Ini gedung Apartemen kan Kak, kenapa kita kesini?'' Tanya Sha Sha masih bingung.
Dayan tersenyum. ''Aku sengaja membeli Apartemen ini untuk kita berdua jika sedang ingin berlibur ke sini, dan juga setalah menikah kita akan tinggal beberapa hari disini lalu pulang ke Dubai.'' Ucap Dayan yang hanya di angguki oleh Sha Sha.
Mereka berdua pun turun dari mobil, lalu masuk kedalam lift bergandengan tangan dengan bahagia karna sebentar lagi akan jadi manten..
''Kak kenapa harus tutup mata sih?''
Cup..
Dayang mencium pucuk kepala Sha Sha. ''Jangan cerewet ayo jalan dengan perlahan.'' Ucap Dayan menuntun Sha Sha masuk kedalam Apartemen lalu menutup pintu dengan kakinya..
''Sudah siap?''
''Hemm.''
Dayan perlahan membuka penutup mata Sha Sha, saat penutup mata itu terbuka Sha Sha melihat hamparan bunga yang memenuhi ruangan Apartemen ini dan beberapa bunga yang membentuk love.
''Kak ini sangat cantik.'' Sha Sha tak percaya dengan apa yang dia lihat, selain banyak kelopak bunga yang berhamburan banyak pula potret dirinya di setiap sudut bahkan tergangung dengan lilin lilin yang membuat suasana semakin sweet dan romantis..
''Kakak menyiapkan ini seeee.'' Tanya Sha Sha berbalik dan semakin terkejut melihat Dayan tengah berlutut sambil menyodorkan sebuah kota cincin kepada nya..
__ADS_1
''Aku tau ini terlambat, tapi mau kah kamu menikah denganku Sha Sha?'' Dayan berkata yang membuat Sha Sha kelepek-kelepek saat mendengarnya..
Sha Sha sangat specles saat mendengar pernyataan Dayan padanya, ia tidak pernah menyangka jika Dayan akan menyiapkan semua ini untuknya. Bukannya menjawab Sha Sha malah melangkah dan menghambur kepelukan Dayan, memeluknya dengan erat dan di sambut oleh Dayan..
''Tentu saja aku mau Kak.'' Ucap Sha Sha yang langsung di beri beberapa kecupan oleh Dayan di bahunya..
Kedua calon pengantin itu berpelukan, saling mengatakan cinta setelah kedua nya terbuka satu sama lain dan tidak ada yang di sembunyikan..
Dayan melonggarkan pelukannya menatap manik mata Sha Sha yang jernih, tangan Dayan terlentur mengelus pipi Sha Sha dengan lembut lalu mencium bibir berwarna merah muda yang sangat menggiurkan mata..
Rasa manis saat bibir mereka bertemu dengan deguban jantung yang berpacu dengan cepat membuat keduanya ketagihan, bahkan tak ada penolakkan dari Sha Sha saat bibirnya di lum*at dan di cicipi penuh rasa damba oleh Dayan, walau kaku dan belum mahir melakukan ciuman karna ini kali pertama Sha Sha berciuman dengan seorang pria..
Dayan yang sudah tidak mengontrol dirinya, ia mendorong tubuh Sha Sha ke sofa tanpa melepaskan pergulatan mereka yang sudah mulai memanas dengan nafas yang memburu di dada mereka..
Ahhh..
Sungguh Sha Sha tak bisa menolak setiap sentuhan yang Dayan lakukan padanya, saat bibir Dayan menyapu di bagian telinga dan lehernya membuat gelenjar aneh muncul dan menginginkan lebih dari sekedar ciuman dan kecupan semata..
Begitu pun Dayan yang notabennya pria normal yang pasti menginginkan lebih dari sekedar ini, membuat Dayan melepaskan cecapan nya di leher lalu melihat mata Sha Sha hingga keduanya saling pandang dan terkunci..
''Boleh aku melakukannya?'' Pinta Dayan dengan nada memohon yang sudah di liputi hawa nafasu si Seti yang tiba tiba datang menghasut kedua insan yang di mabuk gairah..
•
•
•
Heh anak bangoorr. Gue aduin lu yaaa sama emak Lu, astagfirullah mana si Mala iniiii..
...JANGAN LUPA LIKE.KOMEN.VOTE...
...BUNGA SEKALIAN JIKA PUNYA...
__ADS_1