
RUMAH SAKIT•
...•••••...
Di sebuah taman tak jauh dari rumah sakit. Sha Sha sedang terdiam dengan perasaan tak menentu dengan rasa kecewa yang baru dia alami ketika dengan kabar jika Yasmien dan Affan akan menikah, padahal selama ini dia lah yang selalu mendekati Affan di setiap waktu tapi mengapa Yasmien yang menikah dengan orang yang dia suka sedari kecil..
''Tidak adil.''
Itulah yang Sha Sha kerap lontarkan dan teriakkan, saat dia tahu jika Yasmien yang akan menjadi istri dari seorang Affan Arrasid.
Sha Sha pernah kecewa karna Affan pernah menjalin kasih dengan sekretaris nya yang bernama Meda, dan membuat Sha Sha mengalah dan tidak mau menggangu hubungan mereka. Tapi saat Sha Sha tau jika Affan sendiri lagi, membuat Sha Sha bersemangat mendekati Affan kembali Dan memperjuangkan apa yang seharusnya ia perjuangkan.
Namun Apa?
Di saat Sha Sha terus mendekat, tapi mengapa dia mendapatkan kabar jika Yasmien dan Affan akan menikah minggu depan. Sha Sha bertanya tanya dalam hati, kapan Yasmien dan Affan menjalin hubungan? mengapa dia tidak tahu.
Sha Sha terdiam sambil menerka-nerka yang tidak-tidak pada Yasmien, karna Sha Sha tidak tau dan tidak di beri tahu kejadian semalam yang membuat Yasmien dan Affan harus menikah..
''Apa jangan-jangan Yash juga deketin Affan di belakang ku yaa? Nggak! ini nggak boleh di biarin, aku harus bertanya sama Yash apa yang sebenarnya terjadi dia kan tau jika aku suka Kak Aff dari dulu.'' Gumam Sha Sha lalu berdiri dan melangkah ke arah ruangan Yasmien, dia akan bertanya pada Yasmien mengapa mereka bisa menikah..
Jika perlu Sha Sha akan meminta Yasmien untuk membatalkan pernikahan yang akan di gelar satu minggu lagi..
•
•
•
Namun sesampainya di rumah sakit, Sha Sha begitu kaget karna semua orang di ruangan dimana Yash di rawat tadi sudah tidak ada seorang pun manusia yang ada. Sha Sha mengambil ponselnya dan menghubungi sang ibu..
📞. ''Hallo Bu, kalian di mana? kenapa ruangan nya kosong?''
📞. "Kita semua sudah pulang sayang, karna dokter bilang jika Yash sudah boleh pulang." Ujar sang ibu.
📞. ''Trus kenapa gak bilang Sha Sha? Sha Sha balik ke rumah sakit lagi taunya gak ada orang! Ya sudahlah Sha Sha pulang sekarang."
Tuttt..
Sha Sha mematikan poselnya lalu melangkah pergi dari rumah sakit, dengan hati yang sangat dongkol karna di tinggalkan oleh semua orang..
•
•
__ADS_1
Sedangkan di benua yang berbeda•
Sepasang suami istri yang lagi masa uwow-uwow nya sedang berada di pantai, mereka tengah menikmati masa pacaran mereka yang belum pernah Kaleea rasakan sebelumnya..
Deru ombak dan angin semilir, membuat kedua insan itu saling melengkapi satu sama lain, Ryan dan Kaleea tengah honeymoon di Bali menikmati angin pantai yang sepoi sepoi.
Tapi ada sesuatu yang membuat Ryan sedikit menyesal membawa Kaleea honeymoon ke Bali, karna banyak sekali para pria bule bertelanjang dada bertebaran di mana mana yang membuat matanya sakit..
Why?
Bukankah seharusnya yang menyesal itu Kaleea? karna di Bali banyak perempuan seksi dengan pakaiannya hanya memakai baju bikini? namun tidak bagi Ryan, dia seolah membutakan matanya sendiri pada perempuan yang tidak tau malu mengumbar aset mereka ke publik. Yang ada di otak Ryan hanya Kaleea lah yang cantik dan seksi..
Namun bukan pantai dewata namanya jika tidak bebas berpakain, karna di sana menerapkan teloransi yang tinggi dari penduduk lokal mau pun para pendatang/turis..
•
•
DI VILA•
''Jangan pakai baju iniiii.''
''Kenapa?''
''Ihh Yaaankk, ini gak keliatan kok.''
''Iyaaa jika tangan kamu diam, kamu kan anaknya gak bisa diam apalagi tangan mu yang suka jail, nih liat kalau tangan kamu di angkat ke atas! itu udel keliatan! Ganti yang lain aja.''
Kaleea mengerucutkan bibirnya dengan kesal, namun mau tidak mau ia harus mengganti bajunya kembali kalau tidak Ryan pasti akan marah dan berakhir tidak di kasih jatah..
Tapi Kaleea sangat sebal karna ini bukan kali pertama Ryan menyuruhnya ganti baju, dari tadi yang Kaleea pakai sepertinya salah di mata suaminya..
Paha nya keliatan lah, pundak nya kelihatan lah, ketek nya juga kelihatan lah, dan sekarang udelnya kelihatan. Membuat Kaleea langsung pening. ''Jadi aku harus pakai baju apa? ishh menyebalkan.'' gerutu Kaleea sambil memilih baju yang tidak keliatan semuanya..
Alhasil Kaleea memakai jens panjang dengan kaos milik Ryan agak kebesaran di badannya, namun tidak membuat parasnya yang cantik memudar.. Kaleea berjalan dengan muka di tekuk tak enak di pandang. ''Ayo Kak, aku sudah siap iniii..''
Ryan yang sedang mengetik sesuatu di ponselnya langsung menoleh dan sedikit lega melihat tubuh mulus istrinya sedikit tertutup. Ia pun berdiri dan merangkul pinggang Kaleea dengan Posesif.
''Jangan cemberut donk Hon, nanti cantiknya hilang loh.''
''Au ah elap.''
''Heheh muuuaaaccchhh.'' Ryan mencium pipi Kaleea dengan gemas..
__ADS_1
''Ihhh jangan cium cium, ilernya nempel di pipi.'' ketus Kaleea mengelap pipinya..
Muuuaaaccchhh..
''Ihhhhh.''
Ryan terus saja mencium pipi Kaleea dan Kaleea mengelap dengan segera pipinya. Ryan terus melakukan itu hingga membuat Kaleea tertawa sendiri dan memukul dada bidang suaminya..
Dguukk..
''Kakak itu menyebalkan! tapi aku sayangg.'' ucap Kaleea memeluk pinggang Ryan dan menyenderkan kepalanya di dada..
Ryan tersenyum dan membalas pelukan Kaleea. ''Kakak jauh lebih sayang sama kamu Hon.''
'' I love u Mr. perfect.''
'' I love u to Mrs. Ceroboh.''
Keduanya saling pandang dan tersenyum satu sama lain, walau mereka sering bertengkar dengan hal-hal kecil namun mereka tak membutuhkan waktu lama untuk berbaik kan. Seakan tuhan sudah mencocokkan mereka berdua dengan sifat yang jauh berbeda, namun bisa bersama dan bisa menerima satu sama lain.
Dan itulah yang di namakan jodoh..
•
•
Di satu sisi•
Sorang perempuan dengan perut buncitnya keluar dari bandara, terlihat dari raut wajahnya dia sedang ketakutan dan menyembunyikan sesuatu dengan rapat.
Wanita itu melihat kanan kiri karna takut jika ada orang yang membuntuti nya dari belakang, entah apa yang sudah dia perbuat namun dia bisa menyembunyikan kecemasan yang sedang menerpa dirinya, terbukti saat seorang supir Taxi bertanya padanya dia menjawab dengan senyuman ramah..
''Mau di antar ke mana nona?''
''Ke alamat ini pak.'' Wanita itu memberikan sejaring kertas berisikan alamat yang akan dia tuju.
''Baik.'' Sopir itu mengangguk lalu membawa penumpangnya ke alamat yang tertera di kertas.
Lantas siapa perempuan itu?
•
...••...
__ADS_1
...Jangan lupa LIKE.KOMEN.VOTE...