
DIMOHON LIKE SEBELUM MEMBACA•
...•••••...
Wanita cantik paripurna tengah duduk di meja makan, ia tengah mengunyah sarapan pagi yang di buatkan oleh Bi Mina. Hari ini Kaleea sudah mulai masuk kuliah dan dia sangat senang bukan karna ingin berkuliah,.melainkan karna akan mendapatkan teman-teman baru dan melihat para cogan yang tampan..
DUGH__
Haaaahh.
Ryan membuang nafas saat dia duduk di sebelah Kaleea, dilihatnya Ryan pun sudah rapih mengenakan kemeja kantor karna hari ini dia harus masuk kantor dan menyelesaikan berkas-berkas yang sudah menumpuk di atas meja kerja nya..
''Kakak baik-baik saja?'' Tanya Kaleea saat melihat mata Ryan seperti panta*t panda eh salah, mata panda maksudnya..
''Kakak hanya tidak bisa tidur.'' Jawab Ryan lalu menoleh dan mengerutkan keningnya melihat istrinya sudah rapih..
''Kamu mau kemana?''
''Kuliah kak, Kakak lupa yaa.''
Ryan terdiam sejenak karna ia memant lupa. ''Baiklah Kakak antar ke kampus mu, soalnya kampus kamu satu arah sama kantor Kakak.''
Kaleea mengaguk dan menunggu Ryan selesai sarapan, sambil memainkan ponsel di tangannya. Sedangkan Ryan diam-diam mencuri pandang pada Kalea, dari semalam penuh dirinya tidak bisa tidur memikirkan bagaimana cara mendekati Kaleea.
Tidak etis rasanya jika tiba-tiba ia meminta Wik-wik terlebih dahulu pada istrinya, bisa-bisa ia di ledek oleh Kaleea dan harga dirinya serasa runtuh karna dulu selalu menolak jika Kaleea mengajak Wik-wik pada nya hingga membuat Ryan prustasi sendiri..
"Bodohnya kamu Ryan, kenapa kamu dulu nolak sih di ajak begituan! ini semua gara-gara wanita sialan itu.'' Gumam Ryan dalam hati merutuki kebodohan nya..
''Kak, kenapa ngelamun?'' Tanya Kaleea melihat Ryan menatap dirinya sambil melamun..
''Hah, tidak ayo kita berangkat.'' Ryan salting karna kepergok melamun, apa lagi melamun kepingin Wik-wik.
Eluuuuu kasiaaann mangkannya pake nolak segala sih.!!
•
Mereka berdua pun keluar rumah lalu masuk kedalam mobil, melajukan kendaraan ke arah yang mereka tuju..
Hening__
Di dalam mobil tidak ada yang memulai berbicara, apa lagi Ryan sangat canggung ketika dirinya mulai membuka hati untuk istrinya.
Sesekali Ryan melirik Kaleea yang nampak cantik walau hanya memakai baju sederhana. Ryan sedikit kagum melihat Kaleea yang nampak apa adanya walau Kaleea adalah anak orang kaya, padahal jika Kaleea mau. Kaleea bisa membeli rumah dan mobil mewah namun mengapa Kaleea mau hidup susah dengan dirinya. Itulah yang Ryan masih bingung dan masih menjadi pertanyaan untuk dirinya..
__ADS_1
Tak berapa lama mobil Ryan sudah berada di depan kampus, Kaleea menoleh dan mengulurkan tangan nya untuk menyalamai Ryan. ''Ella masuk dulu ya kak, Asalamualaikum.''
''Walaikum'salam.'' Jawab Ryan sedikit tertegun, dia tak menyangka jika istrinya yang bar-bar itu mau menyalami dirinya sebelum pergi..
''Bukankah ini pertanda jika sebentar lagi aku akan Wik-wik?'' Gumam Ryan terkekeh karna yang ada di dalam otak nya saat ini hanya Wik-wik Wik-wik dan per Wik-wik kan saja..
•
...•••••...
Di negara lain•
Meda di culik Lintang dan membawanya ke Mall untuk berbelanja, Meda tidak pernah menyangka jika ibu dari atasannya ini sangat ramah dan sangat baik kepadanya, yang mana membuat dia senang karna di terima dengan baik walau dalam lubuk hatinya belum sepenuhnya milik Affan..
Kini mereka tengah duduk di salah satu butik langganan Lintang, Karna Lintang akan membelikan Meda gaun untuk pergi kepesta nanti malam sekaligus menemani anaknya di pesta tahunan yang Omar selenggarakan..
Lintang melihat Meda yang sedari tadi hanya menunduk dan meremas jari jemarinya hanya tersenyum. ''Apakah di bawah situ ada uang?'' Tanya Lintang celingak celinguk melihat ke lantai..
Meda langsung menggeleng, dan menatap wanita yang masih cantik di umurnya yang sudah setengah abad..
''Jika tidak ada uang, kenapa kamu menunduk nak? dan jangan takut seperti itu, karna Ummah bukan calon mertua yang sama seperti di sinetron ikan terbang.'' Tutur Lintang yang mana membuat Meda bingung..
''Hah?''
''Sudahlah sana pergi, pilih gaun yang cocok untuk di pakai nanti malam.''
''What! ginjalku meronta-ronta dengan harga baju ini, satu baju ini sama dengan satu bulan gajiku menjadi sekretaris.'' Gumam Meda dalam hati sambil menangis..
Lintang berdiri dan menepuk pundak Meda. ''Ada apa sayang? apa kau tidak suka dengan baju-baju disini?'' Tanya Lintang melihat calon menantunya hanya diam saja..
''Hah. Ahh, tidak nyony_ ehh Ummah, baju disini bagus dan sangat indah.'' Jawab Meda. ''Saking indahnya gaun ini, hingga ginjalku seperti ingin keluar dari tempatnya." tambahnya lagi dalam hati..
''Jika bagus mengapa tidak memilih? Ahh baiklah, pelayaaaann.'' panggil Lintang..
''Yes Madam.''
''Bungkus semua baju di rak ini.'' Titah sang ibu Suri yang mana membuat Meda melototkan matanya, seakan dia tidak percaya dengan apa yang dia dengar..
''Ummah tidak perlu semuanya, karna Meda hanya butuh satu.'' Tutur Meda yang tidak enak hati, ia takut di cap sebagai wanita matre di awal pertemuan mereka..
''iisshh tidak apa-apa, kau itu kan selalu menemani Affan kemana pun dia pergi. Jadi kamu pun harus memiliki banyak baju dan lagi uang pacar mu itu tidak akan habis jika membeli semua barang di butik ini.'' Tutur Lintang.
Meda hanya pasrah saat dia melihat persamaan sifat antara anak dan ibu, yaitu sama-sama pemaksa. ''Oh tuhaaaannn, mengapa aku terjebak di antara mereka berdua." Gumam Meda melihat calon mertuanya memborong semua barang yang ada di butik ini..
__ADS_1
''Ya sudahlah, Sultan mah bebas.''
•
•
...••••••...
Sedangkan di kampus•
Kaleea baru keluar dari kelasnya dan berjalan ke arah perpustakaan karna ada buku yang ingin dia baca. Setelah sampai di dalam, Kaleea mencari buku sejarah kuno yang sangat ingin dia baca.
Kaleea berjalan dari lorong ke lorong dan mencari satu persatu, namun ternyata buku tebal itu berada di rak paling atas yang mana membuat Kaleea susah untuk mengambilnya..
''Kenapa berada di atas sih, kan susah ngambilnya.'' Kaleea melihat kanan kiri, lalu mengambil kursi untuk mengambil buku itu..
''Ahh akhirnya dapat.'' Ucap Kaleea senang, namun ketika ia akan turun, Kakinya tidak sengaja terpeleset hingga ia terjelembab dan mendorong rak buku hinggaaa...
Braakkk__
Braaakkk__
''Hah! Kaleea melotot tak percaya, jika ia menjatuhkan dua rak buku..
''Ahhh Tolonggg...''
Seseorang meminta tolong dari bawah tumpukan buku yang Kaleea jatuhkan. Kaleea yang panik langsung turun dengan hati-hati. ''Aiisshh kenapa aku ceroboh sekali sih.'' Gerutu Kaleea menghampiri orang yang tertimbun rak buku..
Semua orang berdatangan dan membantu Kaleea..
''Are you alright.''(Kamu baik-baik saja?) Tanya Kaleea saat melihat orang itu berdiri dan merapihkan bajunya..
"Ya aku baik-baik saja.'' Jawab Pria muda itu menoleh ke arah Kaleea dan tersenyum..
''Mahendra.'' Pria itu mengulurkan tangannya, sedangkan Kaleea malah tertegun melihat pria tampan di depannya..
''Hah? ohh Kaleea..''
Mereka berjabat tangan dan berkenalan, lalu mereka berdua menata ulang buku yang terjatuh dan berserakkan..
•
...••••••...
__ADS_1
...LIKE.KOMEN.VOTE...
...Jangan lupa kirim bungaaaa yaaa ziyenggg...