Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh

Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh
Part 104. Tak berkutik


__ADS_3

RUANG MAKAN•


...•••••...


Di meja makan ada empat orang yang tengah menikmati hidangan makan malam yang sudah di persiapkan oleh tuan rumah. Di sepanjang waktu makan malam si Gokong yang biasanya berisik dengan celotehan dan cerita absurd nya kini terdiam seribu bahasa..


Haahah di Skakmat ni yeeee..


Perilaku tak biasa dari Kaleea itu membuat Tantan dan Ryan menjadi bingung dan bertanya dalam hati mereka masing-masing Ada apa dengan dengannya?"


Ingin sekali Ryan bertanya, namun masih ada Satria di samping sebelah kiri membuat Ryan mengurungkan niatnya untuk bertanya pada sang istri..


Begitu pun dengan Tantan yang selalu mencuri pandang pada sang Kakak, yang menurutnya aneh bahwa seorang Kaleea bisa diam dan fokus pada makanannya..




''Kalian sudah lama tinggal disini?'' Tanya Satria memecah keheningan yang ada di ruang makan..


Ryan menoleh, ''Kami baru tiga hari menempati rumah ini.'' Jawab Ryan yang di angguki oleh Satria..


''Gua juga sedang mencari rumah untuk tinggal dan menjalani hidup di Indonesia.''


''Gak salah denger Gua? Lu mau netap di Indo?''


''Nggak lah, Gua di tugasin sama bokap buat ngurusin cabang perusahaan disini.'' Jelasnya..


''Kenapa harus cari rumah? kenapa nggak tinggal di Apartemen, Lu kan tinggal sendiri?''


''Untuk sementara mungkin tinggal di Apartemen, tapiiiii berhubung ada wanita yang ngaku Gua sebagai suaminya maka Gua beli rumah aja lah.''


*Uhuuukk..


Uhuuukk*..


Kaleea yang mendengarnya langsung tersedak nasi yang sedang dia kunyah, membuat Ryan langsung memberikan air pada Kaleea. ''Hati-hati Hon, are you ok?''


Kheemm.


Kaleea berdehem lalu meminum air yang di berikan oleh Ryan dengan sekali tegukan. Namun netra mata Kaleea melirik Satria yang lagi dan lagi menyunggingkan sudut bibirnya, seakan Satria sedang meledek Kaleea akan hal tadi siang..


''Makasih Yank, aku nggak papa kok.''


Ryan mengangguk lalu menoleh ke arah Satria. ''Dari dulu kan banyak cewe yang ngaku istri Lu bro hahah.''


''Tapi yang ini beda Bro, Gua baru ketemu ini cewe tadi siang. Yaaa cantik sih tipe Gua bangetlah, tapi Gua juga nggak tau dia udah punya suami apa belum.'' Ujar Satria melirik Kaleea yang sedang gelisah..


''Kalau dia ngaku-ngaku Lu suaminya berarti dia belum punya suami donk.''

__ADS_1


''Tapii kalau dia udah punya suami gimana Bro?'' Satria terus memancing..


Ryan terdiam lalu tersenyum. ''Yaa Lu rebutlah dari suaminya hahahah gitu amat ko repot.'' Guyon Ryan yang tidak tau jika dia sedang membicarakan siapa.


Satria terkekeh mendengar jawaban dari Ryan, sementara Kaleea sudah cemberut dan menekuk wajahnya dengan kesal karna perkataan suaminya yang tidak di saring..


Bukan tidak di saring, tapi Ryan tidak tau kelakuan istrimu dan Ryan juga tidak tau bahwa kamulah yang sedang dia gibahkan..


''Yank, aku sudah selesai makan! aku pamit ke atas dulu yaa.'' Kaleea berdiri sambil mengelus perutnya yang sekarang sudah kelihatan membuncit..


Ryan mengangguk dan menyuruh Tantan untuk istirahat juga, karna besok Tantan harus masuk ke sekolah barunya yang sudah Ryan daftarkan ke sekolahan yang lumayan elit. Sedangkan untuk kuliah Kaleea, dia memutuskan untuk cuti sampai waktu yang belum di tentukan..



Ryan dan Satria pergi ke ruang kerja untuk melanjutkan pembicaraan mereka, membicarakan perusahaan yang akan di pimpin oleh Satria karna Satria perlu pencerahan dan nasihat dari Ryan..


Sementara Kaleea di lantai atas sedang mondar mandir dengan gelisah memikirkan nasibnya, ia takut jika Satria berbicara perihal kejadian tadi siang pada Ryan yang pasti akan membuat Ryan marah padanya..


Kaleea sangat takut jika Ryan marah padanya, karna sudah di pastikan jika Ryan marah pasti kesejahteraan si Momoki bisa terancam tidak mendapatkan jatah harian..


''Tidak bisa di biarkan! Apa yang harus aku lakukan? apa aku harus jujur? jika aku jujur, itu sama saja menggali lubang kematian ku sendiri! Tapi kalau tidak di jelaskan dan Ryan tau dari Satria makaaaa___ Ahhhh sudahlah pusing aku.''


Kaleea menghentakkan kakinya lalu naik ke atas peraduan dan menyelimuti tubuhnya dengan selimut sampai ke leher.


Tak berapa lama, pintu kamar terbuka bersamaan dengan Ryan masuk kedalam. ''Hon, kau sudah tidur?''


Ryan naik ke atas ranjang lalu menuntun istrinya kedalam pelukannya, mengelus lembut rambut Kaleea dengan jari jemarinya. ''Kenapa hari ini istriku tersayang ini diam humm, apa ada masalah?''


''Tidak ada, aku hanya ingin diam saja Yank. Oh iya mana teman mu?''


''Dia berada di di kamar tamu.''


''Hah? dia menginap disini?'' Kaleea mendongkakkan kepalanya melihat Ryan, karna Kaleea terkejut jika Satria menginap di rumahnya..


Ryan mengangguk. ''Yaaa, aku memintanya menginap untuk malam ini.''


Kaleea terdiam. ''Umm apa dia membicarakan sesuatu padamu?'' Tanya Kaleea dengan perasaan yang was-was..


''Tidak, kita hanya berbicara layaknya teman saja dan membicarakan hal yang harus di bicarakan. Tidak ada pembicaraan yang serius.'


''Ouhhhh ya sudah ayo kita tidur.''


Kaleea memeluk guling hidupnya dengan erat, mencium bau maskulin yang dia suka dari suaminya...




TENGAH MALAM•

__ADS_1


Kaleea terbangun dari tidurnya karna merasakan haus yang tidak tertahankan lalu melihat jam di ding-ding menunjukkan pukul 23:30 malam..


Kaleea melihat nakas di sisi ranjang dan lupa membawa air minum, ia pun mau tidak mau turun dari ranjang dan keluar dari kamarnya untuk mengambil air minum ke dapur..


*Tap..


Tap..


Tap*..


Kaleea menuruni anak tangga, sesekali menguap lebar dan menutup mulutnya memakai telapak tangan..


Hoooaaammm...


Sesampainya nya di dapur, Kaleea mengambil gelas dan membuka kulkas. Ia mencomot anggur lalu memakannya setelah itu menuangkan air dingin ke dalam gelas..


*Gluk..


Gluukk..


Ahhhh*..


Kaleea menutup kulkas lalu menoleh dan terkejut melihat seseorang yang ada di belakang nya.. ''Astagfirullah!!!


''Haii istri.'' Sapa Satria dengan senyuman manis di wajahnya..


''Kau! iiiish kau mengejutkan ku!'' Bentak Kaleea namun dengan nada di tekan..


''Maafkan aku istri, karna sudah mengejutkan dirimu.''


''Heh! jangan se'enak jidat dengkul dan kakimu yaaa, manggil aku istri.'' Sentak Kaleea melipat kedua tangannya di dada..


''Lho, memangnya siapa yang duluan manggil aku suami?''


''Fine, I'm sorry about what happened this afternoon.(Baik, aku minta maaf soal kejadian tadi siang.) Dan aku mohon jangan panggil aku istri..


''Ummm gimana yaaa, tapi tadi kamu sendiri dengarkan apa kata suami mu, yang memperbolehkan aku untuk merebutmu jadiiii?''


''Jadi kau sudah gila! alias Majnun!'' Sentak Kaleea yang langsung pergi meninggalkan Satria yang sedang terkekeh karna sudah menggoda istri temannya..


''Heheh Gadis Licik.'' Gumam Satria lalu dia pun pergi ke kamarnya kembali..




...•••••...


...LIKE KOMEN YAAA ZIYENGGG, KALAU NGGAK MAU KOMEN PUN TAK APA YANG PASTI LIKE JANGAN LUPA💙🤗...

__ADS_1


__ADS_2