Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh

Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh
Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh Part 44.


__ADS_3

Jam 2:30 dini hari•


...•••••...


''Kak, aku pegal.'' Keluh Kaleea saat dia merasakan pegal di pahanya karna Ryan terus saja menghujani dan menghentakkan pinggulnya terus menerus tanpa lelah..


Sedangkan Ryan yang mendengarnya hanya menyunggingkan bibirnya dan sesekali mengecup leher Kaleea lalu merambat ke bibir mungil yang tadi mengajaknya bertempur beberapa ronde. Namun kenyataan nya Kaleea hanya kuat dua ronde saja itu pun Ryan belum mendapatkan pelepasannya untuk yang sekarang..


''Siapa yang mengajakku untuk melakukan tujuh ronde hmm?'' bisik Ryan terus menghentak dengan sengaja menghentakkan pinggulnya dengan keras, membuat Kaleea menjerit nikmat sambil merem melek di buatnya..


Ahhkk__


''Kak, aku lelah! lagian kamu ngapain bangun dari tidur segala sih Kak.'' Kaleea merengek meminta berhenti karna dia merasakan lelah, bagaimana tidak. Kaleea sudah mendapatkan pelepasannya sebanyak lima kali, sedangkan Ryan dalam dua kali permainan hanya sekali dan terus menerus menghujaninya tanpa ampun..


Mereka tadi tidur lelap namun Kaleea terganggu dengan aktivitas Ryan yang mana membuat ia bangun dan melanjutkan ronde ke dua..


Eeunghh_


Kaleea berteriak pasrah saat Ryan membalikkan tubuhnya untuk menunggin** dan memasukkan si Kemed ke dalam lubang Momoki yang sudah kelelahan sedari tadi mengeluarkan selai vanila nya..


Aarrgghh..


Geraman panjang keluar dari mulut Ryan, saat ia mengeluarkan bibit unggul untuk kedua kalinya di rahim sang istri.


Ryan pun ambruk di tas punggung Kaleea dengan nafas masih memburu dan merasa lelah bergoyang dimana sedari tadi..


Cup..


Cup..


''Terima kasih Honey.'' Ryan mengecup punggung istrinya lalu mencabut si Kemed dan berbaring di samping membawa tubuh Kaleea dalam pelukannya untuk kedua kalinya..


''Aku capek, lelah, letih, lesu!! apa kau tidak punya perasaan menggempurku hingga dini hari?! gerutu Kaleea namun dengan mata terpenjam..


Ryan hanya terkekeh, dan mengecup kening Kaleea beberapa kali. ''Siapa yang memulainya? bukankah sudah aku bilang jangan memulainya? Ryan merapihkan rambut Kaleea yang berantakkan..

__ADS_1


''Ish sudahlah aku mau tidur ngantuk.''


''Tidurlah sayang, maafkan aku karna membuat mu lelah.'' bisik Ryan mengusap usap rambut Kaleea dengan lembut.


Keduanya tanpa sadar terlelap masuk ke dalam mimpi indah, melupakan rasa pegal di pinggang dan nyeri di area tertentu..


Ck, mana yang nantangin tujuh ronde? preeet ahh..






Pagi hari•


Ryan sudah rapih dengan kemejanya, ia melihat jika Kaleea masih tidur dengan pulas membuat ia tak tega untuk membangunkan istrinya yang sudah dia gempur habis habisan semalaman..


Muuuaaaccchhh..


Ryan mengecup kening, hidung, kedua pipi dan terakhir di bibir cukup lama. ''Honey, Kakak berangkat dulu yaaa hati-hati di rumah dan jangan buat gaduh selama aku pergi.'' bisik Ryan di telinga Kaleea, membuat Kaleea membuka matanya dengan perlahan..


''Kakak berangkat sekarang?'' Tanya Kaleea dengan suara serak khas orang bangun tidur..


''Hemm, jangan nakal ya Sayang.''


Kaleea mengangguk lalu merentangakan kedua tangannya minta di peluk. Ryan yang peka langsung menghambur kepelukan Kaleea dengan erat.


''Jangan lupa jika sudah sampai kabari aku yaaa Kak.''


''Baiklah Hon, kau lanjutkan tidur lagi Kakak berangkat yaa.''


''Byeee.'' ucap Kaleea kembali menggulung tubuhnya dengan selimut.

__ADS_1


Ryan keluar dari kamar menyeret kopernya, lalu menutup pintu kamar dengan perlahan..


Sedangkan di teras, sudah ada Bi Mina dan Tantan yang sudah menunggu Ryan. Bi Mina langsung mengambil koper yang di bawa Ryan lalu memasukkan nya ke dalam bagasi mobil.


Ryan mengekus kepala Tantan yang botak lalu tersenyum dan mengeluarkan uang berwarna biru empat lembar.


''Ini upah buat kamu untuk jaga Kak Ella yaa, jangan sampai dia naik-naik ke atas pohon! apa lagi sampai ikut tauran antar komplek yang sering terjadi akhir-akhir ini.'' ujar Ryan memberikan uang itu..


Tantan tersenyum lalu mengacungkan dua jempolnya, pertanda dia siap untuk menjaga orang yang selama ini selalu membuat harinya susah dan sial.


Namun Tantan tidak keberatan menemani Kaleea karna Ryan sudah memberikan uang Dp padanya untuk menjaga istrinya. ''Siap kak, Tantan akan menjaganya dengan baik.'' Ucap Tantan semangat 86.


Ryan mengangguk lalu masuk kedalam mobil dan pergi ke bandara menyusul atasannya yang sudah berada di bandara..





Sedangkan di tempat lain, Diandra sedang menggerutu kesal di depan kantor di mana Ryan bekerja. Ia sudah berdandan cantik dan seksi sedari subuh untuk bertemu dengan Ryan.


Diandra akan mengadu prihal istrinya yang membully nya di kamar mandi sewaktu reuni di hotel Kzn.


Namun Diandra harus menelan kecewaan karna Ryan tidak ada di tempat, Security memberi tahunya jika Ryan sedang melakukan perjalanan dengan Presedir keluar negri..


''Argh aku gak boleh kalah, aku harus balik mengerjai wanita bar-bar itu! Awas saja jika bertemu.'' Gerutu Diandra di dalam mobil menahan kesal.




...😂kaya mampu aja ngerjain titisan Sun Gokong?...


...JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK...

__ADS_1


...LIKE.KOMEN.VOTE...


__ADS_2