
RUMAH SAKIT•
Semua keluarga tengah berkumpul di ruangan dimana Kaleea sedang di rawat, dan kabar baiknya Kaleea sudah bisa pulang setelah dua hari berada di rumah sakit..
Affan dan Yasmien, Sha Sha dan Dayan pun tengah berkumpul bersama. Mereka semua tengah membicarakan prihal pernikahan Sha Sha dan Dayan yang akan di gelar di Indonesia..
Bahkan Tuti dan Asad begitu senang saat pendapat mereka di setujui oleh anak dan calon menantunya..
Kini pernikahan mereka akan di gelar minggu depan yang akan membuat semua orang sibuk pastinya, namuuunnn__ semua akan terlihat mudah jika uang sudah berbicara dan bergerak lebih cepat..
''Kalian mau kemana?'' Tanya Tuti pada Sha Sha dan calon menantunya.
''Mau cari makan Bu, Sha Sha laper katanya.'' Jawab Dayan yang langsung mendapatkan capitan kepiting tuan crab di perutnya.
''Aiii sakit Sha.''
''Rasakan!'' ketus Sha Sha membuang muka, padahal jelas-jelas Dayan lah yang berkata lapar dan ingin makan namun malu untuk meminta..
Tuti pun mengizinkan mereka pergi, dan kembali ke rumah Kaleea dan Ryan karna Kaleea akan pulang hari ini dan harus berkumpul di rumah Ryan untuk makan malam.
•
•
Setelah berkeliling akhirnya Sha Sha dan Dayan masuk ke sebuah tempat makan yang menggiurkan mata, lalu duduk dan memesan makanan yang belum mereka makan sebelumnya..
Setelah menunggu beberapa menit, makanan pun di sajikan di meja oleh para pelayan. ''Ini makanlah, makan yang banyak Sha.'' Dayan memasukkan lauk pauk kedalam piring milik Sha Sha..
''Makasih Kak, tapiii Sha Sha ke toilet dulu yaa Kak gak tahan.''
''Ya sudah hati-hati yaa.'' Ucap Dayan dengan lembut.
Entah sejak kapan mereka berdua saling menerima satu sama lain, dan nyaman jika mereka berdua berdekatan yang jelas sekarang mereka sudah saling melengkapi..
Di amar mandi Sha Sha sudah selesai membuang air kecil, lalu ia mencuci tangan dan bercermin merapihkan penampilannya. Tak berapa lama dua gadis masuk kedalam dan mendorong Sha Sha. ''Minggir, aku juga mau ngaca!''
''Apaan sih kalian, kan itu masih luas ngapain kalian dorong dorong aku segala.''
Bukannya meminta maaf, kedua gadis itu malah tak terima lalu mendorong bahu Sha Sha. ''Kenapa nggak terima Hah!''
__ADS_1
Sha Sha yang sudah jengkel lalu melawan dan mendorong bahu gadis cabe-cabean dengan kasar hingga jatuh di lantai. ''Jelas aku nggak teriama! Kau pikir ini toilet punya nenek moyang mu apa!'' Bentak Sha Sha berkacak pinggang lali melangkah pergi.
Namun batu saja dua langkah, gadis itu berdiri dan menendang Sha Sha hingga Sha Sha langsung tersungkur ke tanah.
''Rasakan! berani sekali kamu melawanku!'' Ucap gadis itu dengan angkuh.
Kejadiannya begitu cepat dan Sha Sha tidak melihat jika ia akan di tendang, Sha Sha mengepalkan tangannya lalu berdiri menatap kedua gadis itu dengan tajam..
Bhaakk..💫 Dhuuug..💢 Bugh..💥
Dan terjadilah jambak menjambak dan baku hantam di dalam toilet dua lawan satu, membuat beberapa orang yang akan masuk kedalam toilet histeris melihat perkelahian di depannya..
Anaknya Tuti ini Bosssss, dua lawan satu mah ceteekk..
•
•
RUANG BAWAH TANAH•
''Aiiiirr...
''Aiiiirr..
Kemarahan seorang ibu membuat Lintang enggan merasa kasihan pada Nadia, bahkan saat Lintang memberikan perintah pada anak buah Omar untuk tidak memberi makan atau minum pada Nadia tidak membuat Lintang merasa kasihan sedikit pun.
''Bagaimana, apakah ada jawaban dari si bos?'' Tanya salah satu pria yang menjaga Nadia.
''Bos menyuruh kita untuk membuang wanita itu ke tempat yang jauh, Ayo kita laksanakan.'' Ucap pria berinisial A yang baru saja berkomunikasi dengan Lintang.
''Tunggu.'' Pria berinisial D menghentikan langkah ke tiga temannya..
''Kenapa?'' Tanya Pria A.
''Bos kan suruh kita untuk membuang wanita itu, emmm kenapa kita tidak pakai saja toh cuma sekali?'' Kata pria berinisial D yang memang otaknya Saranghean..
Author : Cuma sekali, tapi kalian ber empat bambang.
Mereka semua saling saling pandang satu sama lain dan tersenyum mengerikan.
__ADS_1
''Cepat beri wanita itu makan dan minum, biar ada tenaganya sedikit sebelum kita buang.'' Ucap pria berinisial B dengan girang..
•
Mereka berempat pun turun ke ruang bawah tanah lalu masuk membawa makanan dan air untuk Nadia makan.
Pluuk..
Salah satu pria itu menjatuhkan makanan di depan Nadia. ''Makanlah.'' Ucapnya membuat Nadia yang lasu tak bertenaga kini mengambil kantung keresek yang isinya ada air dan satu bungkus roti.
Glukk.. Gluukk.. Gluukk..
Nadia meminum air itu membasahi tenggorokan yang kering, lalu membuka satu bungkus roti itu dan memasukkan kedalam mulutnya..
Sementara ke empat pria itu tersenyum satu sama lain, dan pria berinisial B melangkah mendekati Nadia lalu dengan tidak tau malunya membuka celana di depan Nadia yang sedang memakan roti..
Pluk..
Roti di tangan Nadia jatuh, lalu Nadia mendongkakkan kepalanya untuk melihat siapa orang yang ada di depannya. ''Ka_m kamu mau apa?'' Tanya Nadia yang sudah panik dalam hatinya..
''Puaskan kamiiii hahahaha.'' Pria itu mencengkram pergelangan tangan Nadia dan menindihnya.
''Aaahhhhkkk jangan! dasar brengsek lepaskan.'' Teriak Nadia memberontak, namun percuma karna Nadia tidak memiliki tenaga karna lemas..
Ke empat pria itu dengan ramai-ramai menggilir Nadia untuk memuaskan hasrat mereka yang memang sudah lama tidak tersalurkan. Jerit pilu yang keluar dari mulut Nadia menggema di ruang bawah tanah yang pengap.
Tak pernah Nadia bayangkan jika hidupnya akan berakhir seperti ini, namun segala sesuatu pasti ada karma untuk orang yang sudah berbuat salah.
•
•
...Nanti up lagi siang 🥱🥱🥱 othor ngantuk.. ...
Selamat menjalankan puasa Rajab yang melaksanakan..
...Oh iyaaa makasih yaaa untuk para pembaca setiaaa, maaf jika alurnya garing dan sebagainya.....
...LIKE.KOMEN.VOTE ...
__ADS_1