
...•••••...
Agam merasakan hatinya hancur jutaan keping saat orang yang begitu ia cintai dengan sepenuh jiwa dan raganya dengan tega menduakan dirinya.. Yang lebih membuat hati Agam hancur adalah, sang kekasih berselingkuh dengan adik kandungnya..
Sungguh, ingin sekali Agam tertawa kencang dengan lelucon yang sedang di mainkan oleh Maria dan Gano. Cintanya yang kokoh pada Maria membuat Agam tidak begitu percaya dengan apa yang dilihat dan dengar.
Agam melangkah ke hadapan sang adik, tiba-tiba mencengkram kerah baju yang Gano pakai lalu mendorong Gano ke dinding.
Dugh.. Ahhk..
''Bilang padaku jika semua ini hanya prank. Bilang padaku jika semua ini hanya kebohongan semata.'' Agam bertanya dengan nada yang menekan.
Sedangkan Gano diam tak bisa menjawab. Membuat Agam menggertakkan giginya hingga cengkraman itu semakin kuat, membuat Gano tak bisa bernafas dengan leluasa. ''Brengsek! apa yang kau pikirkan Gano, kau adalah adikku! kebanggaanku, teganya kau berbuat ini padaku GANOO.'' Kedua adik kakak itu saling menatap penuh kobaran api peperangan..
''Apa yang harus aku katakan Hah! bukan aku yang mencurinya darimu, tapi K-A-U yang mencurinya dariku Agam! aku yang lebih dulu bertemu dengan Maria. Aku yang pertama kali mencintainya bukan dirimu, Kau yang sebenarnya orang ketiga antara aku dan Maria.'' Teriak Gano menggebu dengan hati yang di selimuti kekesalan, mengatakan yang sebenarnya bahwa dia lah orang pertama yang mencintai Maria dalam diam. Namun seringnya waktu gayung bersambut, Maria menyatakan cinta padanya dan meminta dirinya untuk menjadi kekasih gelapnya karna Maria sebenarnya mencintai Gano bukan Agam...
Heiii margano itu cuma akal bulusnya si Maria aja, Ular di percaya..
''Bohong! kau mulai berbohong padaku Gano.''
Gano yang masih di cengram lehernya hanya terkekeh, seakan mengejek sang Kakak atas kebodohannya. ''Jika Kamu tidak percaya tanyakan saja pada Maria! apa yang aku katakan bohong atau kebenaran.''
__ADS_1
Agam menoleh pada Maria yang sedang menatapnya lalu menunduk, seakan Maria meng'iyakan perkataan Gano..
Cekalan Agam di leher Gano mulai mengundur dan terlepas.
Dugh..
Agam mendorong Gano hingga terjatuh ke lantai atas lalu ia melihat Maria dengan seksama. ''Jika aku adalah orang ke tiga dalam hubungan kalian, mengapa kalian tidak jujur lebih awal? Jika kalian jujur, mungkin rasa yang ada di dalam hatiku tidak akan sebesar sekarang.''
''Forgive me.'' Ucap Maria yang merasa kasihan terhadap Agam yang sedang terluka..
"Forgive you? fine I will forgive you, but on one condition. You must cut off your relationship with my brother.'' (Memaafkan mu? baik aku akan memaafkan mu, tapi dengan satu syarat. Kau harus memutuskan hubungan mu dengan adikku.)
Gano yang masih terduduk di lantai langsung mendongkak dan berdiri. ''Jangan gila Agam! Maria sedang mengandung anakku.'' Teriak Gano..
Jantung Agam seperti tersemas tak bisa bernafas, ia tidak tau lagi harus bagaimana. Tangan Agam mengepal menatap sang adik dengan tajam, susah payah ia menahan amarahnya karna ia tidak mau melukai adik kesayangannya tapi apa yang ia dengan barusan..
Mengandung anakku?
Itu berarti hubungan antara kekasihnya dan sang adik sudah sangat dalam, dan selama ini mereka diam dan tertawa di belakangnya akan kebodohannya selama ini..
''Kurang ajar!'' Agam melangkah ke arah Gano dan....
__ADS_1
Bugh.. Bugh.. Bugh..
Kedua Kakak beradik itu saling adu jotos, tanpa ada yang mau mengalah. Hingga Maria berteriak histeris tak menyangka jika Agam sangat brutal jika sedang marah..
Maria berlari ke luar apartemen lalu berteriak meminta tolong hingga semua orang keluar dan menghampiri Maria dan masuk kedalam.
Semua orang terkejut melihat dua orang sedang berkelahi, dan mencoba untuk memisahkan Kakak beradik itu. Yang paling memperihatinkan adalah Gano, wajahnya sudah tak berbentuk berlumuran darah akibat amukan Agam yang tidak bisa terkontrol..
Inget reader yaaa Kontrollll bukan contele awas itu lidah kepeleset ya sayang yaaa..
•
...•••••...
...🤧🤧🤧 kurang enak badan Othor tuh...
...Batuk...
...pilek...
...Tenggorokan sakit.....
__ADS_1
...Pala pusing...