Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh

Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh
Gano vs Siska II


__ADS_3

Mobil yang di kendarai oleh Gano melaju dengan cepat entah kemana, membuat Sha Sha sedikit panik dalam hatinya. ''Pak Gano kau mau membawa aku kemana?'' tanya Siska sudah mulai panik.


Gano tak menjawab ia fokus mengemudi, dan terus melajukan mobil itu tanpa arah dan tujuan lalu tak lama berhenti di persimpangan jalan sepi bahkan karang ada orang yang lewat..


''Bukankah sudah aku bilang jangan ikut campur, mengapa kau begitu keras kepala HAH?'' sentak Gano.


''Aku tidak ikut campur pak, siapa juga yang mau ikut campur urusan anda. Aku hanya menceritakan dongeng tentang perselingkuhan saja pada pak Agam, memangnya saya sebut nama anda apa?''


Kobaran api kemarahan terlihat dari mata Gano, ia keluar dari mobil lalu membuka pintu belakang dan menyeret Siska untuk keluar. ''Kau menyangkalnya, maka jangan salahkan aku jika kau harus aku beri hukuman dan sekarang turun dari mobilku.


''Aku nggak mau?'' Siska menggeleng dan memegang erat pada kursi depan saat Gano menariknya agar keluar dari mobil.


Gano tidak mau kalah dan terus memaksa Siska untuk keluar, tanpa di sangka Gano malah merobek baju Siska hingga punggung putih mulusnya terlihat oleh Gano..


Sreeekk..


''Apa yang kau lakukan?'' teriak Siska, saat ia merasakan baju yang dia pakai sobek.


Sementara Gano mempunyai ide gila agar Siska tidak membocorkan rahasianya. ''Dengar Siska! jika kau membocorkan rahasia ku, maka kau akan aku perkosa di sini.'' ancam Gano..


Deg..


Siska langsung menyilangkan kedua tangannya di dada. ''Apa kau sudah gila, jika kau berani memperkosa ku maka aku akan berteriak di sini.'' Siska balik mengancam Gano.


''Heh, coba saja kau teriak! apa kau tidak bisa melihat jika tempat ini sepi?'' Ucap Gano lalu menarik baju robek yang masih menempel di tubuh Siska, hingga mereka saling tarik menarik hinggaaa.


Sreekk..

__ADS_1


Baju sisa yang menempel di badan Siska di tarik paksa oleh Gano hingga sampai ke braa* yang di pakai pun ikut tertarik. Membuat Gano bisa melihat gundukan sintal milik Siska yang masih berdiri tegak dengan bulatan yang begitu sempurna karna belum ada yang menjamahnya..


Gleekk..


Gano menelan ludahnya membasahi tenggorokan yang tiba-tiba mengering, bukan hanya tenggorokan nya saja yang kering! bahkan alat tempur yang bernama si Jeki langsung bangun hanya melihat gundukkan sintal yang indah tiada duanya.


Aahhhhh Tolongggggg...


Siska berteriak sambil menutupi kedua aset berharga miliknya, namun tanpa di sangka Gano menyumpal mulut Siska dengan baju yang robek sampai-sampai Siska tidak bisa bicara..


Hmmmppttt..


Gano begitu tergiur ingin mencicipinya sedikit saja, itung-itung memberikan pelajaran pada Siska agar tidak membocorkan rahasianya.


Tanpa di pikir panjang lagi, dalam hitungan detik Gano mendorong tubuh Siska dan menindihnya lalu mengikat kedua tangan Siska memakai braa* sampai Sisak tidak bisa berkutik.


Namun Siska berteriak meminta maaf dan memohon untuk melepasakn nya, Siska menganis meraung namun tanpa suara karna mulutnya di sumpal oleh baju yang tebal.


Gano benar-benar tidak bisa menahan hasrat yang ada di dalam dirinya, hatinya berkata jika harus berhenti melakukan ini namun tubuhnya enggan untuk melepaskan kenikmatan yang sudah di suguhkan di depan mata. Apa lagi si Jeki bawah sana terus saja meminta di puaskan..


Siska terus saja memberontak saat bibir Gano terus menelusuri perut bagian bawah pusatnya, membuat Siska sedikit geli dengan rasa yang baru dia rasakan..


*Hmmpppptttt..


"Tolong jangan! aku minta maaf. aku tidak akan mengurusi urusan mu lagi*." Teriak Siska namun tidak jelas, ia berdoa dalam hati agar ada seseorang yang lewat dan menyelamatkannya..


Plukk..

__ADS_1


Gano melempar celana yang di pakai Siska hingga ia bisa melihat area sensitif milik Siska yang boleh di bilang tembem dan indah untuk di nikmati..


Wew ahh..


Gano yang sudah tidak sabar, ia mengeluarkan si Jeki dari sangkarnya lalu membuka kaki Siska dengan lebar walau tidaklah mudah karna Siska memberontak..


Mmmmppptt..


Teriak Siska menahan sakit, ketika ia merasakan benda besar menerobos masuk ke area sensitif miliknya.. Bahkan beberapa kali menghentak, membuat Sika merasakan sakit yang luar biasa..


Sementara Gano merasa heran karna memasukkan senjatanya terasa sulit, tidak seperti Maria yang langsung loss dol begitu saja..


"Shiit! apa Siska masih perawan." gumam Gano dalam hati, lalu ia melirik Siska yang mengeluarkan air mata..


Merasa kasihan ingin sekali Gano berhenti, namun alat tempurnya menghentak sendiri seakan enggan untuk masuk kembali kedalam sangkarnya sebelum mencicipi perawan yang masih ori..


Arrrghhh..


Gano menggeram ketika si Jeki sudah masuk masuk sempurna dan merobek selaput keperawanan yang Siska jaga untuk suaminya kelak..


Sedangkan Siska meraung mangis dalam diamnya, ketika mahkota yang selama ini dia jaga hilang sudah oleh orang yang sangat dia tidak suka. Bahkan Siska sangat membenci Gano sekarang..


Sedangkan Gano mulai naik turunkan pinggangnya, dan menjelajah di dalam sana yang mana liang sempit milik Siska seolah sedang memijat mijat si Jeki.


Mobil yang awalnya diam kini bergerak sesuai yang di lakukan Gano, hingga sampai akhirnya geraman panjang keluar dari mulut Gano saat ia sampai pada puncaknya..


Sungguh malang nasib Siska..

__ADS_1


...•••••...


...JANGAN LUPA YAA ZIYENG UNTUK LIKE LIKE.KOMEN.VOTE.BUNGA...


__ADS_2