
KEDIAMAN RYAN•
...•••••...
Semua keluarga sudah berkumpul, termasuk Yanti dan Serkan beserta ketiga anaknya yang buru datang bersamaan dengan Susi dan antek-anteknya eh salah, maksudnya suami beserta anak-anaknya dan Affan sang menantu kebanggaan nya..
Yang belum berkumpul hanya Sha Sha dan Dayan, karna mereka sedang wenak-wenak di Apartemen tanpa sepengetahuan keluarga..
Apa yaa reaksi mereka jika tau Sha Sha dan Dayan tengah melakukan coblos mencoblos sebelum waktunya?
Yang pasti jika tau bisa di kebiri hidup hidup itu si Dayan sama si Ntut..
Mereka semua tengah berkumpul bercanda tawa, para Nyonya-Nyonya tengah berada di dapur menyiapkan makan malam di bantu oleh Siska. Sedangkan para hot baba masih asik mengobrol di teras rumah membicarakan bisnis mereka, sementara anak-anaknya tengah berada di ruang tamu semua..
Ada yang sedang duduk dan fokus dengan ponselnya, ada yang fokus menonton film di leptop, ada juga si kembar tak seiras tiga D yang sedang bermain Ps.(Anak Yanti dan serkan) ada pula Ryan dan Gano yang berebut Kaleea sedari tadi..
''Eh, bisa nggak jangan mengelus perut istri ku terus!'' Sentak Ryan pada Gano yang sedari tadi menguyel uyel perut Kaleea, entah mengapa Ryan tidak suka istrinya di sentuh oleh orang lain selain dirinya bahkan Gano sekali pun..
''Minggir nggak kesana, agak jauh dari istriku.'' Ryan mendorong tubuh Gano agar pindah tempat duduk di sofa yang lain..
''Dih si posesif ngamok.'' Ledek Gano, namun tak ayal dia pindah tempat duduk di sebelah Dhea anaknya perempuan Yanti dan Serkan..
''Hai bocil.'' Sapa Gano pada Dhea.
''Apa sih! ganggu aja minggir.'' Sentak Dhea dengan nada dingin yang membuat Gano merinding jika berhadapan dengan Dhea..
__ADS_1
''Ih galaknya calon istriku.'' Canda Gono, membuat Dhea langsung menatap tajam Gano.
''Najis!''
Singkat, padat, jelas, itulah yang selalu keluar dari mulut Dhea, ia tidak suka berasa basi layaknya sang Ayah yang tegas dan berwibawa. Sedangkan kedua Kakak nya tak jauh beda sengkleknya dari Kaleea, Affan, Sha Sha, Yasmien, Agam dan Againo..
''Sekarang aja bilang Najis, nanti lama lama suka lho hayooo gimana?'' Gano belum puas jika tidak melihat Dhea marah dan kesal jika ia goda dengan candaan recehnya..
Dhea yang mendengar itu langsung mengambil hiasan di meja dan mengayunkan hiasan itu pada Gano. ''Pergi nggak!''
''Eeeh, iya iya iya sorry jangan marah donk yaaa, aku kan cuma becandaaaaa galak amat sih calon istri orang.'' Gano mengangkat kedua tangannya..
''Gak lucu!'' Ketus Dhea..
Sedangkan yang lainnya hanya terkekeh melihat Gano dan Dhea yang sedang bertengkar, dan tak lama ponsel Agam berbunyi lalu menjawab sambungan telpon dari seseorang membuat Gano menatap sang Kakak yang langsung berdiri saat menerima panggilan telpon dari seseorang..
''Kemana dia akan pergi?'' Guman Gano dalam hati..
APARTEMEN•
Fly?
Itulah yang sedang di rasakan Dayan dan Sha Sha saat ini, keduanya saling memeluk satu sama lain saat mereka sudah melakukan perpepewan sebanyak tiga kali..
Cup..
__ADS_1
''Terima kasih sayang, aku sangat mencintaimu tetaplah bersamaku hari ini dan seterusnya.'' Ucap Dayan mengeratkan pelukannya..
''Aku juga mencintaimu Kak.'' Jawab Sha Sha..
''Ayo kita mandi, agar tubuhmu fres dan anggota keluarga tidak curiga dengan apa yang sudah kita lakukan.'' Dayan menggendong tubuh Sha Sha ke kamar mandi, lalu dengan perlahan mendudukkan Sha Sha di atas bak mandi..
''Makasih Kak.''
Cup..
Dayan mencium bibir Sha Sha lalu dia ikut berendam, yang mana membuat Sha Sha mengerutkan keningnya. ''Kakak ngapain?''
''Mandiin kamu lah.''
''Ihhh Sha Sha bisa mandi sendiri kok.'' Jawab Sha Sha dengan rona merah di wajahnya karna masih malu melihat alat tempur milik Dayan..
''Kenapa kau malu hemmm? aku sudah melihat semuanya dan tidak perlu malu karna setelah menikah kita akan melakukannya sesering mungkin.'' Ucap Dayan menarik tubuh Sha Sha dan memancing gairah Sha Sha kembali..
Hingga Sha Sha dengan kesekian kalinya tidak menolak saat Dayan memintanya lagi dan lagi..
Dan sore itu mereka melakukannya lagi, hingga air yang tenang jadi plak plek plok seperti ombak menubruk karang hingga menembus kedalaman mencapai 7,4 skala lihter dengan goncangan abu Janda yang duahsyat..
Bengek Aing...
...JANGAN LUPA LIKE.KOMEN.VOTE*...
__ADS_1