Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh

Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh
Pergi...


__ADS_3

Di sebuah apartemen yang di tinggali oleh Siska, kini terdapat satu dokter dan satu orang perempuan suruhan Gano untuk mengurus Siska.


Sedangkan Siska masih tak sadarkan diri, hingga sang dokter selesai memeriksanya pun Siska tak kunjung bangun.


''Ini resep vitamin bu, pastikan jika anak anda meminum vitamin nya.''


''Baik terimakasih dokter, mari saya antar sampai ke depan.''


Dokter dan orang suruhan nya Gano pergi dari kamar, dan tak lama kelopak matanya Siska bergerak dan membuka matanya secara perlahan. Pandangan mata Siska masih buram dan berkunang kunang, sedetik kemudian Siska langsung teringat apa yang terjadi padanya..


Siska memejamkan matanya mencoba untuk tidak menangis, ia benci dengan perasaan yang tiba-tiba saja menjadi cengeng dan suka gampang menangis.. Tapi seberapa pun Siska menahannya tetap saja air mata sialan itu lolos begitu saja tanpa di komando..


''Aku membencimu!'' Teriak Siska melemparkan bantal dan guling yang ada di dekatnya, meluapkan segala emosi yang membakar hatinya. ''Aku membencimu Ganoooo, sampai kapan pun aku tidak akan pernah memaafkan mu walau kau bersujud di kakiku hissskk, hissskk, kau jahat!''


''Nona anda baik-baik saja?'' Orang suruha Gano baru saja tiba, ia berlari karna mendengar teriakkan dari lantai atas..


''Ka_ kau siapa?''


''Maaf nona jika saya mengagetkan anda, saya pengurus apartemen ini dan mengurus anda untuk sementara sebelum anda pergi dari sini.''


''Kau mengusirku?''


''Heh tidak nyonya, saya hanya menjalankan tugas saya saja.''


''Tugas? jadi kamu di tugaskan Gano untuk mengusirku.''


''Bukan seper___


''Aahh sudahlah, aku juga akan pergi dari sini.'' Siska turun dari ranjang.


''Nona berhati-hati lah jika sedang berjalan, karna anda sedang hamil.''


Deg..


Langkah kaki Siska langsung terhenti ketika mendengar jika ia sedang hamil what the f**k bagaimana dia bisa hamil? Siska bergumama dalam hati lalu menoleh kebelakang.

__ADS_1


''Apaaa! apa aku tidak salah dengar?''


''Tidak nona, anda sedang hamil dua minggu dan baru saja dokter memeriksa mu dan di sarankan untuk ke rumah sakit agar di periksa lebih lanjut.''


Haaah.... Kepala Siska langsung berdenyut nyeri saat ia mendengar jika dirinya sedang hamil.


''Nona hati-hati.''


''Aku tidak apa-apa.'' Siska berjalan begitu saja ke dalam kamar mandi dan menutup pintu, menyalakan shower dan mengguyur tubuhnya dengan air dingin..


''Aaaahhhhhh hisk, hisk. Mengapa? mengapa kau berikan cobaan yang selalu berat padaku tuhaaaannn aku tak sanggup.'' jerit Siska yang sudah tak tertahankan dengan semuanya..


Ia harus pergi kemana? Siska tak mempunyai siapapun lagi, apa salahnya hingga Gano begitu tega mempermainkan dirinya. Bukankah sedari awal Gano menikahinya karna tanggung jawab? tapi mengapa kini Siska di ceraikan dan di campak kan begitu saja layaknya sampah.




Setelah cukup berdiam diri dan merenungi nasibnya, Siska keluar dari kamar mandi lalu membereskan semua barang-barang miliknya dan memasukkan semuanya kedalam tas.


''Saya pergi.'' Pamit Siska pada orang suruhan Gano.


''Hati-hati di jalan Nona.''


Siska mengangguk lalu berjalan gontai ingin segera keluar dari gedung Apartemen, namun tanpa di sangka ia bertemu dengan Satria di dalam lift membuat keduanya saling mematung..


''Siska.''


''Satria.''




__ADS_1


DI RUMAH SAKIT•


''Gokongggggg.''


Kaleea dan Ryan menoleh ke arah pintu masuk saat teriakkan cempreng dari kedua ibu mereka menggema di ruang inap Kaleea.


''Ummah, ibu Abba.'' Kaleea tersenyum senang saat orang yang dia sayangi sudah datang..


''Mabruk eazizati laqad 'asbahat 'amaa.(Selamat yaaa sayanggg kau sudah menjadi seorang ibu.)'' Omar mencium pucuk kepala putri kesayangan nya, begitu pun dengan Lintang..


Sementara Tuti langsung melihat cucunya yang tertidur dengan lelap di box bayi, menatapnya penuh haru dan bahagia.


''Aku mencium bau bau dolar di setiap hembusan nafas cucuku hehehe.'' Gumam Tuti dalam hati cekikikan sendiri membayangkan jika cucunya pasti akan memegang setengah kekayaan dari keluarga Arrashid...


Dahlah, keluar mata duitan nya ini mah si ntutttt..


''Siapa namanya?'' tanya ayah Asad..


''Namanyaaa__


''Tunggu! si Gokong nggak ngasih nama yang ada unsur kudanya kan?''


Kaleea mencibikkan bibirnya pada ibu Tuti. ''Nggak bu, orang yang ngasih nama kak Ryan kok.'' Ucap Kaleea


''Yaa takutnya kamu jadi ngasih nama cucuku dengan nama Contolatos mama mia lezatos.'' Guyon sang mertua membuat Kaleea tambah cemberut..


''Namanya Guntur Arrashid Putra Adiwangsa.'' Ucap Ryan yang membuat semua orang bernafas lega karna nama yang di berikan begitu masuk akal..


Para nenek nenek dan Kakek kakek begitu antusiasi menggendong cucu pertama mereka yang sudah lama di tunggu kehadirannya..



...••••...


...LIKE.KOMEN.VOTE...

__ADS_1


...Jangan lupa kasih gift bunga juga....


__ADS_2