Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh

Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh
Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh Part 25.


__ADS_3

PAGI HARI•


...•••••...


Cahaya mentari di pagi hari, masuk di sela-sela gordeng dan menyilaukan sepasang mata yang awalnya terlelap dalam tidurnya..


Kaleea membuka matanya secara perlahan, dan yang pertama kali dia lihat saat membuka matanya ia lah dada bidang yang kokoh sedang dia peluk..


Kaleea sedikit tertegun lalu mendongkak kan kepalanya ke atas dan melihat Ryan masih terlelap tidur dengan damai.


"Aku semalaman tidur sambil ngetek? untung saja ketek Kak Ryan gak buluan dan gak bau bawang." Gumam Kaleea dalam hati..


Kaleea pun melepaskan pelukannya secara perlahan, ia melihat sekitar sangatlah rapih dan bersih. Ini juga kali pertama Kaleea melihat kamar suaminya semenjak ia masuk kedalam rumah ini, Kaleea juga tidak melihat ada bingkai poto siapapun di dinding..


Ya ialah, kan udah di buang dan di bakar :D..


''Kak banguuunnn udah siang, Kakak bisa telat masuk kantor.'' Kaleea menggoyangkan bahu Ryan dengan perlahan..


''Hmmmm sebentar lagi yaa sayang..''


Awwwww..


Kaleea di tarik dalam pelukan Ryan yang erat lalu menindih nya dan langsung mencium Kaleea dengan lembut, yang mana membuat mata Kaleea membulat sempurna..


"Kenapa harus ciuman di pagi hari sih? aku bau jigong gak yaaa aaahhh aku mau gosok gigi duluuuuuu." Teriak Kaleea dalam hati


Ryan masih asik memainkan lidahnya di dalam rongga mulut Kaleea yang manis menurutnya, dan sesekali menggigit bibir bawah Kaleea karna gemas..


Othor : iyuuukk jigong semua itu, ya ampun anaknya si Ntutttt..


Decapan bibir keduanya saling terdengar merdu di telinga mereka berdua, Ryan melepaskan Ciumannya walau merasa nggan lalu menatap mata Kaleea dan tersenyum manis..


''Selamat pagi sayang.''


Muuuaaacch..

__ADS_1


''Hehe pagi Kak.''


''Mau di lanjutkan praktek ciuman nya? atauuu___


''Nggak.'' Kaleea menggeleng dengan cepat. ''Aky harus mandi karna takut bendungan Ella jebol, yang akan membanjiri seluruh ruangan.'' Jawabnya lagi dengan cepat dan langsung turun dari ranjang..


''Bye Kak.''


Ryan hanya mengedipkan sebelah matanya dan tersenyum, Sedangkan Kaleea langsung berlari kecil keluar dari kamar Ryan..


Ryan turun dari ranjang dan mengambil baju yang akan dia pakai ke kantor, namun saat ia mengambil dasi Ryan malah tersenyum misterius..


''Heh, aku akan terus mencari kesempatan.'' Ucap Ryan keluar dari kamar menuju dapur. Sedangkan Kaleea baru keluar dari kamar mandi, dan melihat jika Ryan sedang fokus membuat sesuatu.


"Bi Mina kemana emangnya? kok Kakak yang buat sarapan yaaa. Ahh biarin lah, aku harus ganti baju dulu sebelum Kakak melihat dan menerkamku." Gumam Kaleea, lalu dengan perlahan berjalan ke arah kamarnya untuk berganti baju..


...•••••...


Tak berapa lama, Ryan dan Kaleea sudah rapih dan duduk untuk menikmati sarapan di meja makan namun Kaleea merasa senang jika Ryan sudah mau mendekatkan diri dengannya..


''Ella, bisa tolong pakaikan dasi untuk Kakak?


Ella mengangguk lalu menaruh tasnya. ''Sini kak.


Kaleea memakaikan dasi di leher Ryan, namun Ryan menyunggingkan bibirnya lalu memeluk pinggang Kaleea hingga kedua dada mereka bertubrukan.


''Kaaaakk, kalau seperti ini aku susah memakaikan dasinyaaa.'' protes Kaleea saat tangan nakal Ryan sedang meremas kedua bokong*nya..


"Lanjutkan saja dan jangan protes." ucap Ryan yang mana membuat Kaleea mengerucutkan bibirnya..


Cup..


"Jangan menampilkan mimik muka seperti itu, karna Kakak tidak tahan untuk meluma*tnya..


''iiissshh, Kakak itu kenapa sih? apa kepala kakak kebentur yaaa? Kakak jadi mesum.!! ucap Kaleea yang sudah selesai memakaikan dasi..

__ADS_1


''Bukan terbentur, Tapi sudah tertular virus mesum dari muuu yang mungkin tidak akan hilang sebelum kita Wik-wik. " kata Ryan sambil menaik turunkan kedua alisnya..


''iidihhhh__ Ayo lah kak, Ella sudah telat..


Ryan mengangguk dan menggandeng tangan istrinya keluar dari rumah..


Di perjalanan menuju Kampus Kaleea, Ryan tidak pernah melepaskan tangannya dari tangan Kaleea. Tangan itu saling membelit seakan tidak mau melepaskan diri dan sesekali Ryan mengecupnya..


Kaleea yang melihat itu tersenyum senang, Karna kini perjuangan nya tidaklah sia-sia...


Sesampainya di depan kampus, Kaleea seperti biasa menyalami tangan Ryan. Namun kali ini Ryan mengecup kening Kaleea dengan lembut dan tidak lupa mengecup bibir Kaleea juga..


''Aku pergi ya kak, Asalamualaikum.''


''Walaikum salam.'' Ryan tersenyum dan melihat punggung Kaleea yang akan masuk kedalam gedung. Namun Ryan mengerutkan keningnya saat melihat seseorang memanggil nama istrinya..


''Kaleea..''


Teriak Mahendra melambaikan tangan lalu berlari menghampiri Kaleea, sementara Kaleea menoleh dan sedikit cemberut melihat Mahendra yang selalu mengganggu dirinya..


Pria yang di cap playboy kampus ini selalu mengganggu nya semenjak peristiwa di perpustakaan..


Ryan melihat Kaleea sedang mengobrol dengan seorang pria yang menurut Ryan lumayan tampan. Hati Ryan tidak enak dan merasakan sesuatu yang tidak suka saat istrinya berinteraksi dengan seorang pria..


''Siapa dia?"



...•••••...


...LIKE.KOMEN.VOTE...


...Voteeeeeeeeee ziyenggg...


...Bunga sekalian yaaaaa...

__ADS_1


__ADS_2