Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh

Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh
Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh Part 28.


__ADS_3

Ryan membawa Kaleea ke kantornya karna dia masih banyak pekerjaan yang tidak bisa di tinggalkan. Kini mobil Ryan sudah terparkir di area gedung namun Kaleea celingak celinguk melihat sekitar, karna ini kali pertama Ryan membawa Kaleea ke kantornya..


''Kak, ini kantor Kakak bekerja?'' Tanya Kaleea yang hanya merespon deheman oleh Ryan..


Kaleea menatap Ryan dengan bingung. ''Kakak masih marah?'' Tanya Kaleea dengan pelan..


Ryan menoleh dan menatap Kaleea. ''Marah? Kenapa kakak harus marah?''


''Yang masalah si playboy cap koplak itu jangan di dengerin kak, dia mah gituuuuu kak! Udah lah yaaa kaaaakk jangan cemburu lagiii.'' ujar Kaleea sambil menoel-noel bahu Ryan.


''Heisss siapa yang cemburu? kepedean sekali kamu heh! Tentu saja aku cemburu karna aku suami mu. PUAASS!! Ryan nyolot namun membuat Kaleea terkekeh karna gemas melihat tingkah laku suaminya yang unyuuu unyuuu gimanaaaa gituu..


Namun sedetik kemudian Ryan menghela nafas panjang sambil menyenderkan kepalanya lalu menoleh ke arah Kaleea. ''Ayo turun, dan temani Kakak menyelesaikan beberapa berkas lalu kita pulang bersama.'' Kata Ryan melepasakan sabuk pengamannya..


Kaleea mengerucutkan bibirnya. ''Isshh nanti aku bosan Kak, lebih baik aku pulang dan melihat tetangga berantem!! protes Kaleea yang mana membuat Ryan mengelus dadanya..


''Ella sayanggg, yang cantik paripurnaaaaa Ella hanya cukup duduk manis menatap suami mu yang tampan ini dan Kakak jamin tidak akan bosan. Ayo turun..'' ucap Ryan dengan Nada kesal karna memang dia masih kesal dengan Mahendra karna sudah berani mendekati istrinya dengan gamblang..


Kaleea pasrah dan mengikuti Ryan dari belakang, namun Ryan menghentikan langkahnya dan menoleh kebelakang..


''Ayoo cepat sedikit.'' Ryan menggenggam tangan Kaleea masuk kedalam lift..


Di dalam lift, Ryan dan Kaleea bergandengan tangan. Membuat dua karyawan di belakang mereka saling pandang dan saling bertanya dalam hati..


''Khem_ Selamat siang pak Ryan.'' Sapa kedua karyawan itu secara bersamaan..


Ryan menoleh sebentar. '' Siang juga.''


''Tumben pak bawa adik ke kantor? tanya salah satu karyawan pria sambil melihat Kaleea, yang mana membuat Ryan langsung menoleh lalu menatap kedua karyawan itu dengan horor..

__ADS_1


Glek...


Kedua karyawan itu menelan ludahnya dengan kasar, saat melihat tatapan Ryan yang seakan ingin menelan mereka hidup hidup..


Ting__


Pintu lift terbuka, namun Ryan masih menatap dua karyawan itu dengan tatapan tajam! Ryan melangkah satu langkah, yang mana membuat kedua karyawan itu terpojok..


''Dia adalah istriku. Istriku dan bukan adikku. Apa kalian mendengarnya? gadis yang sedang aku pegang tangannya adalah Istriku. Kalian mengerti.?? ucap Ryan dengan Nada menekan..


Kedua karyawan pria itu mengangguk secara bersamaan. ''Mengerti pak.''


Ryan dan Kaleea pun keluar dari lift, yang mana membuat kedua pria itu bisa bernafas lega. lalu mereka menyebarkan gosip di seluruh kantor, jika Maneger perusahaan yang di eluh eluhkan para karyawan wanita sudah menikah yang pastinya akan membuat patah hati masal..


...•••••...


Kaleea pun duduk di samping suaminya lalu memeluknya dengan erat. ''Jangan marah Kak, nanti cepat mati. Eh salah maksud Ella nanti cepat tuaaaa.''


Ryan tak bergeming..


''Kaaakk, Kalau Kakak gak marah lagi, Ella janji akan belajar masak sama Bi Mina.'' bujuk Kaleea


Ryan langsung menoleh. ''Jangan sentuh dapur jika tidak ingin meledak.! Biarkan Bi Mina yang mengurus dapur.''


''Hehehe, Ya sudah jangan ngambek yaaaaa yaaaa_ Kalau ngambek nya hilang, nanti jika si bulan sudah pergi Ella kasih Wik-wik. '' ucap Kaleea yang mana membuat Ryan terdiam.


''Nggak ah, masih lama.'' Tolak Ryan namun sudut bibirnya tersenyum bahagia..


''Nggak lamaaa koo, nunggu satu hari lagiiii. Bilang Kakak mau apa sekarang hmmm? Kaleea masih membujuk Ryan agar tidak marah, namun Kaleea tidak pernah tau apa yang ada di pikiran Ryan saat ini..

__ADS_1


''Baiklah karna istri kecilku ini memaksa, dengan senang hati Kakak gak marah lagi. Tapi kakak mau satu hal boleh.'' Pinta Ryan yang sudah tersenyum licik.


Kaleea mengangguk. ''Boleh donk, apa sih nggak untuk Kakak?


Ryan tersenyum senang dan menatap Kaleea dengan nakal. ''Kakak mau itu.'' tunjuk Ryan ke arah dada Kaleea yang sintal dan pas di tangannya..


Kaleea melihat arah yang di tunjuk Ryan, lalu menutup aset nya. ''iisshh kakak, ini kantor dan lagi ada cctv yang akan merekam semuanya.'' protes Kaleea saat melihat Ruangan Ryan ada cctv nya..


''Baiklah ayo kita pulang.'' Ryan langsung berdiri dengan semangat empat lima..


''Kakaaaaakkk, katanya banyak kerjaan. Selesaikan dulu kerjaannya nanti aja di rumah minta nene**nya..


''Bener yaaa? awas kalau bohong! Pulang nanti pokonnya Kakak mau itu.!! tunjuk Ryan


''iihhh dasar anakya Onty ntut mesum, sama kaya emaknya.''


''Heyy sayanggg apa kau lupa dia sekarang sudah jadi mertuamu?''


''Hehehehe__ iya yaaa aku lupa soal itu.''


...•••••...


Sedangkan di Dubal, Affan tengah menyiapkan sesuatu yang sangat romantis untuk Meda Yang mana tidak akan pernah Meda lupakan begitu saja..



...Di periksa lagi ayooo jangan sampai lupa ngasih Like...


...LIKE.KOMEN.VOTE ...

__ADS_1


__ADS_2