
Hening___
Tak ada sepatah kata pun ketika Ryan dan Kaleea berada di ranjang yang sama, mereka berdua merasa canggung dan entah apa yang akan mereka lakukan ketika satu ranjang seperti itu..
''Kak.''
''Hmm.''
''Punya cerita dongeng gak? kok sepi amat yaa, udah mah mati lampu, gak ada suara pula udah kaya di kuburan aja.'' Celetuk Kaleea.
''Cerita apa? Kakak gak tau.''
''Cerita si kadang kuya sama si monyet nakal.''
''Hah, Cerita apa itu.?''
''Uyut aku suka nyeritain itu waktu aku masih kecil, yang bunyi nya gini. Khem_ khem, Kaleea berdehem terlebih dahulu. ''Sakadang kuyaaa, Kuuuyy.''
Ryan menoleh dan terkekeh. ''Pantas saja ibu suka meledek mu Sun gokong, rupa-rupanyaaa____
''iiihhhh
''Gini aja, mmmm Kakak mau tanya boleh gak?''
''Boleh lah, masa gak boleh emang mau nanya apa Kak?''
''Kamu pernah pacaran sama siapa aja?'' Tanya Ryan membalikkan tubuhnya jadi miring dan menghadap Kaleea, dengan satu tangan di tekuk untuk menopang kepalanya..
Walau mati lampu, namun cahaya dari lilin membuat Ryan bisa melihat wajah cantik, hidung mancung milik Kaleea. Sungguh visual yang sempurna yang pernah Ryan lihat, dan Ryan semakin bingung kenapa dulu dia menolak Kaleea demi batu kerikil di jalan raya..
Sedangkan Kaleea masih diam, namun terdengar hala'an nafas. ''Aku gak pernah pacaran Kak, karna Ummah melarang keras untuk aku deket sama cowo selain anak-anak nya Ounty gesrek.'' Tutur Kaleea.
''Ahh, yang beneeerr.'' Tanya Ryan sedikit meragukan ucapan Kaleea, karna yang ada di pikirannya mana mungkin cewe bar-bar seperti istrinya belum merasakan pacaran dan lain-lain..
Dih, jangan samain mantan pacar mu sama istri mu bambang!!!
Kaleea menoleh dan mengangguk.'' Beneran sueerr deh Kak, ini aja bibir masih pe-ra-wan belum ada yang mendarat di bibir ku ini.'' Ucap Kaleea yang membuat Ryan tersenyum dan merasa senang jika istrinya belum merasakan bagaimana rasa berciuman..
__ADS_1
''Tapiii kalau liat di film-film yaaaa sering, namun belum pernah praktek sama cowo lagian siapa yang mau praktek sama bibir berkuman yang sudah terkontaminasi dan belum di sterilkan hehehe.'' Gurau Kaleea.
''Ouhhh jadi itu sebabnya kamu sering ngajak Kakak eemmm Wik-wik?''
Kaleea tersenyum menampilkan gigi putih nan rapih miliknya. ''Abisnya aku penasaran aja bagaimana rasanya heheheh, tapiiii jangan takut Kak, aku gak akan minta Itu lagi koookk sebelum kita saling mencintai.'' Tutur Kaleea yang mana membuat Ryan langsung lesu..
"Gak bisa di biarin ini..'' Gumam Ryan dalam hati lalu ia memikirkan cara lain yang akan membawa dia menuju perwik-wikan. ''Kaleea mau gak praktek ciuman sama Kakak? Kakak rela dan ikhlas menjadi kelinci percobaan.'' Tutur Ryan menyunggingkan bibirnya..
Othor : Ya Allah Ntuttttt anakmuuuu modussss..
Ryan : Abisnya sama Othor lama menuju Wik-wik nya, kapan aku bisa Wik-wik kalau nunggu Othor khilaf.
Othor : Salah sendiri kenapa dulu nolak Yeeee.. pake jual mahal segala, rugi sendirikan loh sekarang berjuang deh sana..
Ryan : Ya udah minta doa restu ya thor, biar cepet Wik-wik..
Othor : kaga adaaaaaa..
Ryan : Dih pelit..
Othor : πππ
β’
Kaleea terdiam menatap mata Ryan, dia melihat wajah Ryan yang menurutnya sempurna dengan alis tebal, rahang tegas dengan Bibir atas yang tipis, serta mata coklat terang dengan bulu mata begitu lentik seperti memakai mascara..
''Emangnya kakak mau ciuman sama aku?" Tanya Kaleea memastikan apa yang dia dengar tadi, karna ia sudah bosan dan malu di tolak saat dulu ia meminta Wik-wik
Untuk itu Kaleea tidak pernah lagi meminta perwik-wikan karna dia sudah bosan di tolak, namun tanpa di duga dan Ba Bi Bu Ryan mencium bibir ranum Kaleea yang sangat ingin dia cicipi..
Hmmppptt__
Kaleea terkejut saat bibir Ryan menciumnya dan memaksakan lidahnya masuk kedalam mulut Kaleea, tak lama Ryan menghempit tubuh mengil Kaleea dan mengarahkan istrinya untuk mengalungkan kedua tangannya ke leher..
Ryan semakin memper'erat pelukannya, saat Kaleea sama sekali tidak menolak dengan apa yang Ryan lakukan. Ryan menempelkan dada bidangnya ke dada kenyal milik Kaleea yang mana membuat si kemed Junior bangun dari semedinya..
__ADS_1
Semakin lama ciuman itu semakin menuntut, lidah mereka saling bertautan dan saling menghisap satu sama lain. Kaleea yang awalnya kaku, kini ia bisa menyeimbangi lumata*tan yang di lakukan Ryan pada nya..
Tak tinggal diam, Ryan memancing titik birah* istrinya dan menjila** belakang telinga Kaleea, yang mana membuat Kaleea merasakan geli sekaligus nikmat..
Ahhh..
Suara itu lolos begitu saja dari mulut Kaleea, dan itu juga membuat Ryan semakin gencar dan semakin berani menggesek-gesekkan si kemed Junior di area nyai Momoki walau terhalang celana tidur, tapi tak membuat si Kemed kecewa..
Gesekkan kecil itu membuat keduanya merasakan nikmat, Kaleea tidak lah bodoh soal hal beginian. Dia tau jika Ryan menginginkan dirinya namun ia tidak bisa memberikannya sekarang..
''Aahh Kak, jangan seperti iniiii akuhhhh__
''Kakak tau jika kita belum saling mencintai, tapi Kakak janji hanya kamu satu-satunya wanita yang menjadi istri Kakak satu untuk selamanya percayalah..
Kaleea terdiam, mata mereka saling memandang cukup lama hingaaa___
''Aku percaya sama kakak, tapiii kita tidak bisa melakukan nya sekarang kak..
''Why??
''Karna si bulan lagi datang.''
''Apa?''
''iiihh aku lagi datang bulan kak.''
''Haaaaahhh.'' Ryan sangat kecewa, dia benar-benar sudah di prank oleh istrinya. Birah*nya sudah membuncah dan siap mengeluarkan para kecebong unyu-unyuuu miliknya, tapi si Kemed harus menelan pil pahit ketika mendengar dedek Momoki sedang berselai stawberry..
Kaleea yang melihat Ryan yang lesu hanya terkekeh, ia tidaklah bodoh karna ia tau jika alat tempur milik suaminya sudah on..
Cup..
''Tidak apa-apa, lain hari kita bisa melakukannya, sekarang tidurlah.'' Ryan memeluk tubuh mungil istrinya.
Mereka tidur berpelukan, walau awalnya Ryan tidak bisa meredam si kemed Junior namun pada akhirnya dia tidur sendiri dan bersemedi kembali di dalam Goa..
β’
__ADS_1
β’