Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh

Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh
Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh Part 68


__ADS_3

Flashback in Paris•


...•••••...


Aurell sedang duduk di kursi dekat balkon, ia melihat gemerlap cahaya di luar sambil mengelus perutnya yang sudah mulai membuncit.. Beberapa hari ini Aurell merasakan gelisah tak menentu, karna Ayman sudah satu minggu ini tidak pernah pulang ke apartemen nya lagi..


Pikirannya berkecamuk kacau, dan mengira jika Ayman memiliki wanita lain di dalam hidupnya dan akan melupakan dirinya dan bayi yang ada di dalam perutnya.. Aurell tidak mau kehilangan Ayman, terutama dia tidak mau hidup susah dan serba kekurangan di dalam hidupnya, Aurell sudah nyaman dengan kehidupan mewah yang Ayman berikan padanya..


Ting..


Suara ponsel berbunyi menandakan jika ada pesan masuk, Aurell pun melihat ponselnya dan membelalakkan matanya saat ia melihat isi pesan dari seseorang..


Sebuah poto Ayman dengan seorang gadis di club malam sedang berciuman mesra, membuat Aurell kesal bercampur dongkol.. ''Berengse*, benar dugaan ku jika dia memiliki wanita lain di luar sana." geram Aurell meremas ponselnya lalu berdiri menyambar tas dan kunci mobil untuk menyusul keberadaan Ayman..





Beberapa menit Aurell mengendarai mobilnya untuk pergi ke club, namun baru saja ia akan membuka pintu untuk turun dari mobil Aurell melihat Ayman keluar dari club menggandeng seorang wanita..


Aurell pun tidak jadi turun dan lebih memilih untuk mengikuti kemana mobil Ayman pergi, dia ingin memberikan pelajaran untuk wanita yang sudah merebut Ayman darinya..


Namun Aurell di buat bingung karna mobil Ayman berhenti di gedung apartemen yang dia tinggali, di dalam benak Aurell apa perempuan itu juga tinggal di apartemen yang sama?


''Tidak bisa di biarkan!'' geram Aurell marah lalu turun dari mobil mengikuti Ayman sampai ke lantai atas.


Lagi dan lagi Aurell di buat tertegun diam saat Ayman membawa perempuan itu kedalam apartemen nya.n''Sialan! dasar manusia manusia hina!'' Kata Aurell masuk kedalam apartemen nya dannnn..


BRAAKK..


Pintu di tendang oleh Aurell dengan sangat kencang, membuat kedua insan yang akan bercumbu mesra langsung terkejut..


"KALIAN!


''Aurell! apa yang kau lakukan disini hah!'' teriak Ayman setengah teler akibat minuman beralkohol terlalu banyak, sampai-sampai dia tidak sadar membawa wanita lain ke dalam apartemen yang Aurell tempati.


''Aku yang seharusnya bertanya! kalian sedang apa di apartemen ku hah!


''Hah, apartemen mu? benarkah?''


PLAK..

__ADS_1


Ayman menepuk keningnya lalu berdiri membawa wanita itu pergi, namun Aurell mencegah dan mendorong wanita itu hingga terjelembab ke lantai..


Dhuuk..


Aouchh..


''Jal*ng ini sudah kemari! dan dia tidak akan pernah bisa keluar dari sini dengan selamat.'' Tunjuk Aurell tepat di depan wajah wanita itu..


''Jal*ng teriak jal*ng.'' ucap wanita itu tidak mau kalah dari Aurell, yang membuat Aurell murka dan menatapnya dengan kemarahan..


''Apa kau bilang! heh aku ini bukan jal*ng, apa kau tidak bisa melihat jika aku sedang mengandung anak dari Ayman.'' teriak Aurell langsung menjambak rambut wanita itu..


Dan terjadilah perang jambak menjambak, cakar mencakar dan sudah pasti sambil berguling gulingan di lantai. Walau Aurell tengah hamil, tak membuat dia kesusahan untuk berkelahi dengan gadis yang dia cap sebagai Jal*ng..


Sedangkan Ayman yang duduk di sofa, melihat kedua wanitanya berkelahi merasa nggan untuk memisahkan mereka, dia malah berdiri ingin mengambil minumannya di kulkas namun baru juga dua langkah Ayman terpeleset dan__


BRAAAKK ...


Ayman terpeleset dan terjatuh ke atas meja, membuat kepalanya berdarah dan meninggal di tempat karna pecahan kaca menancab di kepalanya..


Flashback off••




Affan mengendarai mobilnya memasuki halaman Qars (Mansion) yang dia tempati dari kecil hingga ia dewasa sampai sekarang. Namun beberapa bulan ini Qars terlihat sepi, karna si biang rusuh Mrs. ceroboh tinggal bersama suaminya di Indonesia yang membuat Qars ini hampa tanpa seorang Kaleea..


Affan keluar dari dalam mobil, lalu berjalan lunglai memasuki rumah. ''Asalamualaikum.'' ucap Affan menggema di ruang tengah..


''Kamu udah pulang Nak?'' Sapa Lintang dari atas tangga, lalu turun menghampiri sang anak..


Dugh..


Affan duduk di sofa menyenderkan badannya, hari ini dia merasa lelah dan kurang asupan energi. ''Cape Ummah, oh iya mana Kaleea?'' tanya Affan.


''Di rumah mertuanya dia, nanti malam pada dateng kumpul disini sekalian ngomongin pernikahan kamu sama Yash.''


''Ohhh jadi Fixs nih aku nikah sama bocil?''


''Ohhh jadi kamu gak mau nih? gak papa, kalau kamu gak mau mah masih banyak cowo yan__


''Ehh kok gitu, aku becanda kali Ummah ahh.'' Serobot Affan, karna takut pernikahannya tidak jadi..

__ADS_1


Mau di taruh di mana hati seorang Affan jika pernikahannya batal untuk kedua kalinya, yang pertama Affan memaklumi jika percintaannya gagal karna dia sadar bahwa dia terlalu memaksakan. Namun untuk kali ini Affan tidak mau gagal, karna entah mengapa dia sangat menginginkan gadis yang sudah dia anggap sebagai adik sendiri untuk menjadi istrinya..


Tuiiinggg..


Lintang tiba-tiba mentoyor kepala Affan yang sedang melamun. ''Mangkannya, jangan sok jual mahal!! Si Yasmien bocil bocil kaya gitu, bisa buat kamu saranghe kan.!!


''Dih, ada orang tua bahasanya gak di filter.''


Tuiingg..


Lagi dan lagi Affan di toyor oleh sang ibu. ''Suka suka Ummah lah, mau di filter apa nggak! kau harus ingat, jika seorang ibu sudah berbicara makaaaa__


''Maka yang dia bicarakan adalah kebenaran dan mutlak tidak bisa di ganggu gugat!'' kata Affan meneruskan perkataan sang ibu..


''Nah itu tau. Jadiii__


''Jadiii aku mau ke atas, dan membersihkan tubuhku dulu okeee karna tidak mungkin Ananda pangeran ini bertemu dengan calon istrinya belum mandi dan masih bau terasi bakar byee.'' Affan berdiri melangkah ke arah kamarnya, jika dia terus duduk dan mendengarkan ocehan sang ibu, bisa bisa tidak akan selesai sampai nanti malam..


''Yah syukur lah jika nyadar diri, kalau tubuhmu itu bau terasi bakar yang siap untuk di ulek dengan cabai.'' teriak Lintang..





Di sisi lain, semua orang sudah siap untuk pergi makan malam ke rumah Lintang, begitu pun dengan keluarga Lulu dan Susi yang sudah dalam perjalanan ke rumah Lintang..


Namun di kediaman Tuti, mereka masih menunggu nyonya besar yang belum selesai berdandan. Asad bersama Ryan menunggu di luar sambil berbincang-bincang masalah pria..


Sedangkan Sha Sha dan Kaleea duduk di sofa sambil bergosip, namun Kaleea merasakan jika sahabat sekaligus adik iparnya ini tidak bersemangat dan seceria dulu...


''Sha, kamu kurang enak bandan?'' tanya Kaleea melihat sahabatnya yang terlihat murung..


Sha Sha tersenyum dan memeluk Kaleea. ''Tidak ko Lee, aku baik-baik sajaa cuma aku kurang enak badan aja akhir-akhir ini.''


Kaleea mengelus punggung Sha Sha. ''Apa perlu kita pergi ke dokter?''tawar Kaleea yang langsung di jawab gelengan oleh Sha Sha.


''Aku tidak butuh di periksa dokter, tapi aku butuh dokter cinta.'' Gumam Sha Sha dalam hati..



...•••••...

__ADS_1


...Jangan Lupa Like Setelah Membaca...


...LIKE.KOMEN.VOTE...


__ADS_2