Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh

Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh
Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh Part 27.


__ADS_3

Di kantor•


...•••••...


Ryan tengah merentangkan kedua tangannya karna baru selesai dengan tumpukan berkas yang sedari tadi pagi dia kerjakan..


Kreek__


Kreek__


"Ahhh pegal sekali.'' Ryan melihat jam di pergelangan tangannya lalu berdiri mengambil kunci mobil karna ia harus menjemput Kaleea di kampusnya..


Namun saat Ryan keluar dari ruangannya, Asisten pribadi pemilik perusahaan memanggil dirinya..


''Ryan.''


''Saya pak, ada yang bisa saya bantu?'' Tanya Ryan dengan ramah.


''Tuan muda Danesh memanggil mu ke ruangannya.''


Deg..


Ryan menelan ludahnya kasar, ia takut untuk bertemu apa lagi berhadapan dengan pemilik perusahaan NY dan RA Group. Yang dingin seperti kutub utara bahkan dia lebih kejam di bandingkan pemilik perusahaan nya yang dulu alias neneknya..


''Ryan mengapa kau masih melamun? Ayo ikut aku.'' Ucapnya sambil melangkah ke arah lift.


''Hah, oh iya pak Jef kira-kira apa yang membuat Bos memanggilku yaa?'' Tanya Ryan sedikit merinding..


''Kenapa rupanya, apa kau takut?'' Tanya nya sambil terkekeh.


Ryan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal sambil terkekeh. ''Siapa yang tidak takut berhadapan dengan nya pak, jika tidak kuat mental mungkin sudah ngompol di celana hanya dengan bertatap muka dengannya saja.'' Tutur Ryan yang mana membuat Jefry sang asisten pribadinya tertawa..


Puk..


Puk..


Dia menepuk pundak Ryan. ''Jangan takut, Bos hanya menanyakan pengeluaran uang bulan lalu.''


Haaaaahhh


Ryan mengelus dadanya merasa lega, dia bekerja di perusahaan ini bukan satu dua tahun. Tapi Ryan bekerja di perusahaan ini sudah lebih lima tahun, hingga dia bisa di percaya menjadi Maneger keuangan di perusahaan sebesar ini karna ketekunan dirinya dalam bekerja..


__ADS_1


...•••••...


Di kampus•


Kaleea baru keluar dari kelasnya lalu mengirim pesan pada Ryan untuk menjemput dirinya. Tak lama Ryan membalas bahwa dia sedang berada di perjalanan menuju ke kampus..


Kaleea tersenyum dan berjalan menuju gerbang kampus, namun seseorang memanggil dirinya yang tidak lain adalah Mahendra..


''Kaleea.''


Kaleea menoleh lalu berjalan lebih cepat, karna dia benar-benar malas meladeni playboy cap koplak jika sudah berbicara..


''Kaleea tungguuu.'' Mahendra berlari mengejar Kaleea lalu menarik tangannya..


''Heiii tungguuuu.''


''Ada apa sih?'' Kaleea menepis tangan yang di pegang oleh Mahendra..


''iihh si cantik galak banget sih, Abang cuma mau ngasih kamu sesuatu.'' Ujar Mahendra mengambil kotak berwarna abu di dalam tasnya..


''Inii, untuk kamu gadis yang paling cantik di kampus ini.'' Mahendra menyodorkan kotak kecil persegi empat, namun Kaleea masih diam bahkan enggan untuk mengambil kotak itu..


Sedangkan teman-teman Mahendra sedang melihat perjuangan temannya yang sedang mendekati cewe baru di kampus mereka..


''Heh, apa dia berhasil?''


''Aku rasa kali ini dia gak bakalan berhasil deh, liat cewenya aja kaya ngehindar gitu.'' Kata salah satu pria di atas motor..


''Kita lihat saja hasilnya.''


Mahendra melihat Kaleea hanya diam saja, ia pun membuka kotak itu dan ternyata hanya sebuah penjepit rambut. ''Ini kado dariku, masa kamu gak mau nerima sih.''


Kaleea menghela nafas. ''Aku itu gak lagi ulang tahun Mahe.'' Kaleea bersikukuh menolak pemberian Mahendra.


''Ayolah, sebagai tanda pertemanan kita yaa yaa yaa plissss.'' Mahendra memohon..


Kaleea membuang nafasnya dengan kasar. ''Baiklah aku terima.''


''Eitt langsung di pakai donk yaa, sini biar aku pakaikan.''


Kaleea pasrah saat Mahendra memakaikan jepit di rambutnya, tanpa dia sadari jika Ryan sudah ada di sana melihat Kaleea..


''KALEEA!'' Ryan berteriak dengan kencang, yang mana membuat Kaleea dan Mahendra menoleh secara bersamaan..

__ADS_1


''Kakak!''


Ryan mengepalkan tangannya saat pria lain membelai rambut istrinya. Ia pun melangkah dengan cepat menghampiri mereka dan berdiri di samping Kaleea memandang jepitan berbentuk mutiara itu dengan tatapan membunuh..


Ryan melepasakan jepitan itu dengan kasar dan melemparkan ke bawah.


BRAAAKK__


Ryan menginjak jepitan itu hingga berkeping-keping, yang mana membuat Mahendra mengepalkan tangannya.


''Heii apa maksud mu merusak barang yang aku berikan pada pacarku.'' Teriak Mahendra yang mana membuat Ryan langsung melotot dan melirik Kaleea dengan tatapan membunuh..


Kaleea menggelengkan kepalanya dengan cepat. ''Bohong Kak, dia bukan pacar aku sumpah. Sumpah jangan percaya dia, dia itu playboy cap koplak!'' Kaleea membela dirinya sendiri karna takut melihat tatapan Ryan padanya..


Ryan meremas baju Mahendra dengan kasar dan menatapnya dengan dingin. ''Apa kau pacarnya?


Gluk__


Nyali Mahendra langsung menciut dan menggelengkan kepalanya.'' Ma_ Maksud saya calon pacar saya Kak.''


Ryan semakin mengeratkan cengkraman di lehernya. '' JANGAN PERNAH BERANI MENDEKATI ISTRIKU.!!


Deg..


Mahendra menoleh ke arah Kaleea yang sedang menyunggingkan bibirnya, lalu menatap Ryan dan menganggukkan kepalanya..


''APA KAU MENGERTI!!


''Iy_ iya Kak aku mengerti.''


Ryan melepaskan cengkraman nya, lalu menarik Kaleea pergi meninggalkan Mahendra yang masih shock.




...•••••...


...😦 Apa yang akan terjadi dengan Kaleea???...


...LIKE.KOMEN.VOTE...


...Jangan lupaaa untuk komen yaaa Ziyenggg...

__ADS_1


...Voteeeeeeeeee...


...Bunga sekaliannnnn kebon nya...


__ADS_2