
Di Rumah sakit.#
.
Braaakk..
Ryan menggebrak meja dengan kencang, membuat Dokter yang ada di depannya terkejut! Apa lagi Suster yang sedang berdiri di samping Dokter, lagi dan lagi tergagap menghadapi sikap Ryan yang selalu membentak..
''Sudah saya bilang dia bukan suamiku! Eh salah, istriku maksud saya! Dia itu hanya secuil sampah yang aku pernah buang pada tempatnya, tapi entah siapa yang memeungutnya kembali hingga mengganggu ketenangan hidup saya.''
''Sabar pak, sabar, maafkan saya dan bisa tolong duduk sebentar.''
Ryan pun duduk dan menatap Dokter dengan malas. ''Jadi apa? kalian pikir aku tidak punya pekerjaan? Ucap Ryan dengan nada nyolot, untung saja Dokter mau pun suster nya sedang baik hati dan tidak mau ambil pusing..
Dokter pun menjelaskan perihal kandungan Aurell yang harus di perhatikan, terlebih kondisi sang ibu yang memprihatinkan dan jangan terlalu banyak pikiran..
Ryan yang mendengarnya ingin sekali tertawa, untuk apa Dokter menjelaskan kondisi Aurell padanya. Sudah jelas-jelas Ryan mengatakan jika dia bukan suaminya! Apa Dokter yang ada di depannya ini budek atau apa.?
''Dokter begini saja, aku akan menelpon keluarga pasien dan anda bisa menjelaskan secara rinci pada keluarganya. Karna percuma anda menjelaskan pada saya yang bukan siapa-siapa dia.'' Ujar Ryan berdiri keluar dari ruangan Dokter untuk menghubungi ibunya Aurell..
๐...............
Setelah sekian lama menghubungi nomer ibunya Aurell, namun nomernya tidak ada yang aktif yang membuat Ryan kesal dan ingin sekali menyumpah serapahi ibunya Aurell yang menghilang di saat seperti ini..
Sedangkan di ruang pasien Aurell sudah sadar dan masih di periksa oleh Suster yang lain, namun netra mata Aurell terus melihat ke arah pintu dan berharap jika Ryan yang masuk melihat kondisinya.
''Ummm Sus, suami saya mana yaa.? Tanya Aurell, yang benar-benar mengaku jika Ryan suaminya..
Suster itu tersenyum. ''Sepertinya tadi saya liat sedang di ruang Dokter Bu.''
__ADS_1
''Ouhhh, ya sudah terimakasih Sus.''
''Sama-sama, kalau begitu saya permisi.'' Suster membungkuk kan kepalanya sedikit lalu melangkah pergi. Namun ketika Suster membuka pintu, ia berpapasan dengan Ryan dan tersenyum..
Beda halnya dengan Aurell yang langsung menampilkan mimik muka tersakiti dan menderita agar Ryan mau membantu dirinya..
''Ryaaann..'' Lirih Aurell yang senang jika Ryan masih perduli dengannya, terbukti jika Ryan masih mau mengantar dia ke rumah sakit.
Terpaksa heiiii terpaksaaaa, jangan geerrrrrrr..
Namun bedahalnya dengan tatapan Ryan pada Aurell. ''Kenapa kamu selalu menyusahkan aku sih? bisa nggak jangan sangkut pautin aku dalam masalah mu? aku ini udah punya keluarga Rell. Kamu nggak bisa begini terus!''
''Tapi Yan aku__
Pluuk...
Ryan melemparkan amplok coklat lumayan tebal pada Aurell. ''Uang itu cukup sampai kamu melahirkan, dan aku mohon jangan pernah mengganggu aku dan merecoki rumah tanggaku yang damai.'' Ucap Ryan pergi meninggalkan Aurell yang masih diam terpaku menatap amplop di depannya, namun dengan tangan mengepal kuat..
.
...........
''Eehh mbak Kaleea habis dari mana.? tanya para ibu-ibu yang sedang bergosip di warung bu Rita..
Kaleea tersenyum. ''Habis beli makan buu, di rumah makan Bu Yeni.'' Jawab Kaleea ramah.
''Lho emang Bi Mina nggak masak Neng.?
''Nggak bu, bi Mina lagi beres-beres barang yang mau di bawa ke rumah baru.''
__ADS_1
''Ouhh pindahan nya jadi toh mbak e.?
''Insyaallah jadi Bu, jangan lupa main ke sana yaaa.''
''Iyaaa mbak.''
''Kalau begitu saya pamit dulu bu ibuuu.''
Kaleea pun melangkah ke arah rumahnya, dia rela berjalan kaki panas-panasan hanya untuk beli gigi kambing di gulai yang hanya ada di warung bu Yeni..
Kaleea bisa saja menyuruh Bi Mina untuk membelikan apa pun yang dia mau, namun Kaleea selalu merasa tak enak hati jika harus menyuruh Bi Mina yang sudah tua rentan berjalan panas-panasan..
Ketika Kaleea membuka pagar rumahnya, dia di panggil oleh seseorang dari arah samping..
''Permisi Mbak.''
Kaleea menoleh. ''Yaa cari siapa mas.?
''Ada paket untuk pak Ryan.'' Ujar sang Kurir memberikan amplop tipis pada Kaleea..
''Baiklah terima kasih.''
Kaleea pun masuk dan menutup pagar, dia membolak balikkan amplop itu dan membukanya saking penasaran..
Dannnnn___
Jeng jeng jeng poto apa ituuuuu...
.
__ADS_1
...........
...LIKE.KOMEN.VOTE...