Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh

Mr. Perfect Vs Mrs. Ceroboh
Aah begitulah


__ADS_3

Beberapa jam sebelumnya...


...~~...


PLETAK 💢


Aiiiii...


"Bagus Lu yaaa dasar Seti biang masalah biang hasut, ngapain nangkring di sini? Lu tau nggak! gara-gara Elu disini si Author ngamok nyuruh nyadarin Lu supaya pergi dari sini." Amuk si Mala berkacak pinggang dengan rambut acak acakkan karna di jambak oleh sang Author..


"Ish emang Gue pikirin! Awas aahhh ngapain sih ganggu kesenangan orang aja! ini kan udah jadi kerjaan aku. Dari pada ngamuk mending kita nonton bareng nyoookk sini sini duduk sini." Si Seti menggeser tubuhnya dan menyuruh si Mala untuk duduk..


"Emang udah sampe mana?"


"Tuh, masih pandang memandang di atas sofa."


•


•


...~~~...


...Happy reading ziyeng....


•


Sha Sha bingung apa yang harus dia jawab ketika Dayan meminta itu padanya, hatinya menolak namun tubuhnya dan pikiran enggan untuk bekerja sama..


''Tapi Kak, Sha Sha takutttt.'' Sha Sha bergunam dengan pelan, namun masih terdengar oleh Dayan..


''Heiii jangan takut, bukankah sebentar lagi kita akan menikah?'' Bisik Dayan sambil memancing birah** Sha Sha..

__ADS_1


Sementara Sha Sha tak bisa menjawab, namun ia tengah menikmati apa yang sedang Dayan lakukan padanya, ini begitu nikmat untuk di lewatkan begitu saja hingga Sha Sha seperti terhipnotis dan berkata.


''Lakukanlah Kak.'' Bisik Sha Sha yang membuat Dayan semakin gencar memancing birah** Sha Sha, hingga Sha Sha bergerak gelisah saat kedua aset berharganya di rema** dan di kecup beberapa kali hingga meyiksakan bekas merah ke ungguan di area gundukkan sintal milik Sha Sha..


Ahhhh...


Satu gerama** panjang keluar dari mulut Sha Sha, yang tidak kuat menerima rangs**ngan yang memabukkan... Kini Sha Sha berpikir dalam otak mesumnya, pantas saja orang-orang selalu membicarakan jika melakukan perpepewan sangat nikmat rasanya dan dia sedang berada di fase kenikmatan yang pernah dia dengar sebelumnya..


Sha Sha yang masih kaku dalam berhubungan badan, namun ia tidak mau kalah oleh Dayan hingga Sha Sha membalas sentuha-sentuhan yang Dayan lakukan padanya.


Rasa panas penuh gairah membakar tubuh mereka, ruangan yang dingin karna ac pun tidak membuat mereka menggigil kedinginan. Mereka berdua semakin gencar melakukan hal yang tidak seharusnya mereka lakukan sekarang.


Dayan yang sudah gelap mata, tidak berfikir jernih dengan resiko yang akan dia hadapi kedepannya karna mencoblos sebelum waktunya..


Ummhhh..


Tubuh Sha Sha di gendong oleh Dayan dan membawanya ke area kamar tanpa melepaskan tautan bibir mereka, Dayan mebaringkan tubuh Sha Sha dengan lembut dan penuh dengan hati hati..


''Baaabyy, apa kamu benar mau melakukannya sekarang? jika pun tidak kita bisa berhenti disini.'' Ucap Dayan namun bola matanya menggelap penuh nafsu.


Tanpa Dayan sadari jika dia tidak akan pernah tau apa yang akan di alami kedepannya..


Setelah mengantongi izin dari Sha Sha, Dayan dengan perlahan melepaskan jens yang di pakai Sha Sha dengan perlahan hingga Dayan bisa melihat benda keramat yang menutupi si Meky milik Sha Sha...


Sedangkan Sha Sha yang malu langsung membuang muka ke arah kiri dengan jantung yang berdegub kencang..


Pluuukk..


Celana milik Sha Sha di lempar ke sembarang arah lalu Dayan meraba si Meky yang sudah basah, dengan perlahan tapi pasti jari Dayan meraba titik lemah si Meky membuat Sha Sha tersentak geli sekaligus nikmat, hingga Sha Sha tidak bisa berkata-kata dengan apa yang sedang dia rasakan..


''Kak Ahhhh geliii.'' racau Sha Sha, namun kakinya menekan kepala Dayan yang sedang mencicipi si Meky dengan lidahnya hingga membuat Sha Sha mendapatkan pelepasannya.

__ADS_1


Dayan merasakan tubuh Sha Sha sudah siap untuk di masuki alat tempurnya, hingga Dayan membuka celana yang dia pakai hingga polos tanpa sehelai benang pun..


''Hey.. look at me.''


Sha Sha mengangkat tubuhnya untuk melihat Dayan, namun matanya malah langsung fokus pada alat tempur milik Dayan yang besar dan kokoh..


''Kak.'' keberanian Sha Sha langsung down seketika melihat cicit sugiono tengah berdiri tegak yang akan menerobos si Meky yang masih cempit dan masih tersegel dengan rapat.


Dayan meraba miliknya dan mendekat ke arah si Meky. ''Jangan tegang sayang.'' Ucap Dayan sambil mendorong miliknya ke daerah si Meky, hingga Sha Sha menggigit bibir bawahnya karna merasakan sakit ketika di bobrak oleh cicitnya Kakek sugi dengan paksa


''Ahhhkk kakak.'' Pekik Sha Sha dengan wajah sendu, saat Dayan berhasil menghentak memenuhi liang si Meky..


Dayan terdiam saat miliknya sudah masuk semua bersamaan dengan keluarnya darah perawan yang mengalir ke atas sprei, lalu mencium bibir Sha Sha agar calon istrinya tidak tegang dan bisa menikmati apa yang sedang mereka lakukan..


Aarrrghh..


Dengan perlahan dan sangat hati-hati, Dayan bergerak naik turun di atas tubuh Sha Sha hingga Dayan merasakan miliknya seperti di cengkram oleh sesuatu yang membuat Dayan meracau tak karuan..


Setelah beberapa menit berlalu, kini suara-suara erotis mulai terdengar dari mulut keduanya tanpa bisa mereka tahan ketika Dayan terus memompa pinggulnya sambil menghentak dengan ritme perlahan..


Keduanya mulai menikmati permainan, hingga Sha Sha meminta Dayan untuk mempercepat ritmenya yang mana gerakan cepat itu membuat Sha Sha menggila hingga racawan racawan keduanya menggema di kamar bernuansa broken white..


Apakah keduanya akan menyesali apa yang sudah mereka lakukan? heh tentu saja tidak, malah mereka sangat menikmati dengan kegiatan yang akan membuat candu unruk mereka berdua..


Hingga akhirnya suara geraman dari Dayan keluar saat ia mendapatkan puncak dan menyemburkan lahar panas di rahim Sha Sha...


•


•


Disisi lain seorang wanita cantik keluar dari bandara, iya menutup telponnya ketika ia sudah mengabari jika dia menunggu untuk di jemput..

__ADS_1


...Ini Part 20 yang di tolak oleh Si Ntun, tapi Author tambahin sedikit....


...Jangan lupa LIKE.KOMEN.VOTE...


__ADS_2